Saat Musim Hujan,  Kondisi Jalan di Tigo Lurah Makin Parah

0
335
SOLOK,  JN-Kondisi jalan Kabupaten Solok yang berada di Kecamatan Tigo Lurah,  Kabupaten Solok,  terutama pada saat musim hujan seperti sekarang ini, benar-benar sangat memilukan dan menyedihkan.
Bahkan jalan satu-satunya yang menghubungkan Nagari Batu Bajanjang dengan Nagari Garabak Data,  mulai dari Jorong Muaro hingga batas Nagari Garabak sepanjang lebih kurang 12 Km,  mungkin tidak lebih bagus dari kubangan kerbau.
“Yang kita paling kasihan adalah anak-anak yang bersekolah SMP yang berasal dari Garabak Data,  mereka harus berjalan kaki hingga puluhan kilometer,  sebab pakai motor juga tidak akan bisa,  kecuali orang nekad karena kondisi jalan tanah yang licin dan becek, ” tutur Walinagari Batu Bajanjang,  Dahrul Asri,  Senin (19/11), saat meninjau jalan tersebut. Di Kecamatan Tigo Lurah,  hanya ada satu SMP yakni yang berada di Batu Bajanjang.
Walinagari Dahrul Asri dan Walinagari Garabak Data,  Pardinal,  mungkin termasuk 2 orang Walinagari di Tigo Lurah yang paling getol menyuarakan kondisi jalan di Nagari mereka yang sangat tidak layak ke pemerintah daerah.
“Kami ini selalu dijanjikan perbaikan jalan dari tahun ke tahun baik oleh caleg dan juga Calon Kepala Daerah,  tetapi setelah mereka duduk merka lupa janji dan hasilnya selalu nihil. Termasuk dana Rp 1 Milyar yang dijanjikan oleh anggota DPRD Sumbar untuk membangun Jalan dari Muaro menuju Nagari Garabak Data, yang akan cair tahun 2018, namun hingga hampir akhir Desember 2018 belum juga ada tanda-tandanya, ” tuetur Dahrul Asri.
Dahrul Asri sangat berharap Pemkab Solok dan Sumbar agar mau mendengarkan jeritan hati masyarakat Tigo Lurah, supaya mereka bisa keluar dari keterisolasian. Sebab kalau dengan menggunakan dana desa tidaklah mungkin,  karena masih banyak kebutuhan lain di nagari yang harus didanai dengan dana nagari.
Camat Tigo Lurah,  Sarmaini,  SH,  juga sudah beberapa kali menyampaikan aspirasi masyarakat Tigo Lurah, termasuk selalu mengusulkan ke Kabupaten pada setiap Musrenbang Kecamatan.
“Tetapi hasilnya belum ada tahun besok benar-benar bisa berubah, ” tutur Sarmaini (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda