Reinier Dicalonkan Menjadi Ayah GenRe Kota Solok

0
61

SOLOK, JN– Wakil Walikota Solok Reinier, yang dicalonkan menjadi Ayah GenRe (Generasi Berencana) Kota Solok dalam ajang pemilihan Ayah Bunda GenRe Award 2019, mengunjungi Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja jalur pendidikan, bertempat di SMA 2 Kota Solok, Senin (4/2).
Program Generasi Berencana (GenRe) sendiri ialah suatu program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan bekeluarga bagi remaja/mahasiswa yang diarahkan untuk mencapai Tegar Remaja. Generasi Berencana (GenRe) adalah remaja/mahasiswa yang mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.
 Pusat Informasi dan konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) adalah suatu wadah kegiatan program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja/mahasiswa yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja/mahasiswa guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja/mahasiswa serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya.
Reinier dalam arahannya mengatakan, saat ini masalah narkoba di Kota Solok memang cukup mengkhawatirkan. Untuk itu, peran nyata dari duta GenRe dan seluruh siswa untuk membasminya akan sangat diperlukan.

Sementara itu, Tegar Remaja adalah remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari resiko TRIAD KRR (seksualitas, Napza, HIV dan AIDS), menunda usia pernikahan, mempunyai perencanaan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera serta menjadi contoh, model, idola, dan sumber informasi bagi teman sebayanya.
“Saat ini, kita di Kota Solok merasa bangga kepada Polres Solok Kota yang telah menurunkan para babinsa ke sekolah-sekolah guna meminimalisir dan memberantas habis narkoba di lingkungan sekolah,” sebut Reinier.

Kemudian kesehatan Reproduksi Remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas dari penyakit atau bebas dari kecacatan, namun juga sehat secara mental serta sosial kultural.
Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) adalah upaya untuk meningkatkan usia kawin pertama saat mencapai usia minimal 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.TRIAD KRR adalah tiga resiko yang dihadapi oleh remaja/mahasiswa, yaitu resiko-resiko yang berkaitan dengan Seksualitas, Napza, HIV dan AIDS.
Selanjutnya, masalah seks pranikah juga harus segera diatasi. Perilaku negatif yang jelas akan merugikan orang tua dan perempuan itu jangan sampai terjadi di lingkungan ataupun remaja yang ada di Kota Solok ini. Kesadaran akan perilaku negatif itu diharapkan dapat menjadikan para generasi muda Kota Solok terhindar dari segala hal yang berbau negatif.
“Untuk itu, kita bergabung kepada kepala sekolah, guru, dan perangkat lainnya di sekolah untuk membentuk dan membentengi murid dari segala perilaku negatif dan merusak generasi penerus kita nantinya,” tutup Reinier.(van)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda