Puncak HUT Kab. Solok ke-106: Devi Kurnia, Mari Seirama Membangun Kabupaten Solok

0
130

SOLOK,JN- Puncak Peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok yang ke-106 yang jatuh pada tanggal 9 April 2019, diperingati melalui Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Solok, bertempat di Ruang Utama Kantor DPRD Kabupaten Solok, Selasa (9/4).

Sidang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, dengan didampingi oleh dua Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Septrismen, SH dan Dendi SAg. Sementara tema HUT Kabupaten Solok ke-106 kali ini adalah sesuai Visi dan Misi Bupati Solok sekaligus juga menjadi momentum Refleksi Tiga setengah tahun pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Solok Tahun 2016 – 2021. Sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2016-2021 bawa visi yang akan kita wujudkan bersama adalah “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Solok yang Maju dan Mandiri Menuju Kehidupan Masyarakat Madani dalam Nuansa Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah”.

Acara peringatan HUT Kabupaten Solok ke-106 ini berlangsung meriah, dengan dihadri oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Otoda Devi Kurnia, S.H., M.M, Anggota DPD RI, H. Nofi Chandra, Para Bupati dan Walikota serta Unsur pimpinan DPRD Kabupaten se-Sumatera Barat atau yang mewakili, Para Kepala SOPD di Sumbar dan Solok, Unsur Muspida se Kabupaten Solok, para mantan Bupati dan Wakil Bupati beserta mantan ketua DPRD Kabupaten Solok, Para tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Sekda, Sekretaris DPRD beserta Staf Ahli Bupati, para asisten dan kepala SKPD beserta pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN/ BUMD, Ketua TP PKK, Ketua GOW, ketua DW pimpinan organisasi politik, tokoh masyarakat, walinagari dan Wartawan yang meliput di Kabupaten Solok.

Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, dalam sambutannya, selain menyampaikan ucapan selamat datang kepada para undangan baikBapak Gubernur atau yang mewakili, para Bupati dan Walikota se Sumbar, para Ketua DPRD di Sumbar. Selain itu, pihaknya juga mengajak semua pihak untuk mengevaluasi hasil-hasil pembangunan, sehingga apakah benar-benar bermanfaat untuk masyarakat atau belum. “Usia 106 tahun bagi sebuah Kabupaten, bukanlah usia muda, tetapi perlu kita sadari, untuk membangun Kabupaten Solok yang luas, sangat diperlukan dana dan skill yang baik,” tutur Hardinalis.

Ketua DPRD juga mengisahkan sejarah berdirinya Kabupaten Solok dan juga meneybutkan nama-sama Bupati Solok pertama yakni Sa’alah Soetan Mangkoeto hingga ke Bupati Saat ini yang ke-18 yakni H. Gusmal Dt Rajo Lelo dan Wakil Bupati Yulfadri Nurdin, SH dan juga Ketua DPRD yang pernah menjabat di Kabupaten penghasil bareh tanamo itu mulai dari Abdul Aziz Maulana Asli yang menjabat sebagai Ketua DPRD pertama hingga saat ini di mana dirinya yang menjabat. Disebutkan Hardinalis, dengan berbagai pertimbangan dan telaahan yang mendalam atau berbagai momentum lain yang sangat bersejarah bagi Solok secara umum, pemerintah daerah dan masyarakat menyepakati peristiwa pencatuman nama Solok pada 9 April 1913 sebagai sebuah nama unit administrasi setingkat Kabupaten pada zaman Belanda sebagai momentum pijakan yang akan diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Solok. Kesepakatan inipun dikukuhkan dengan Perda Nomor 2 Tanggal 9 April Tahun 2009 tentang penetapan hari jadi Kabupaten Solok. Pada tanggal 9 April 2010, merupakan pertama kalinya diperingati secara resmi.

“Mari kita jadikan peringatan hari jadi Kabupaten Solok yang ke-106 ini, menjadi wadah dalam mensukseskan 4 pilar pembangunan Kabupaten Solok yaitu Ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan, dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih (Good Governance and Clean Goverment) guna terwujudnya masyarakat Kabupaten Solok yang maju dan mandiri menuju kehidupan masyarakat madani dalam nuansa Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah,” jelas Hardinalis Kobal.

Sementara Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, juga menyebutkan bahwa peringatan hari Jadi Kabupaten Solok yang ke 106, bukan hanya sekedar pesta biasa, namun hendaknya dijadikan sebagai bahan introspeksi sejauh mana Kabupaten ini mencapai sejahtera, sesuai dengan cita-cita berdirinya Kabupaten ini yakni untuk mewujudkan masyarakatnya sejahtera. H. Gusmal juga menjelaskan, dari 74 nagari yang ada di Kabupaten Solok, tentu belum semua yang sejahtera dan lepas dari ketertinggalan.

“Alhamdulillah, berkat dukungan dan kerjasama yang baik antara pemerintah dan DPRD serta bantuan dari pusat dan daerah, baik melalui anggota DPRD Sumbar, DPR RI, Kabupaten Solok akan berusaha menjauh dari ketertinggalan. Kami menyadari, dengan dana APBD yang terbatas, tentu dibutuhkan kerjasama pusat dan daerah, sehingga Kabupaten yang kita cintai ini bisa menjadi Kabupaten sejahtera dan menjadi Kabupaten terbaik dari yang baik,” jelas H. Gusmal.

Bupati Gusmal juga menyebutkan bahwa pihaknya juga mengetahui dan menghargai bahwa sejak dahulu para pemimpin daerah dan masyarakat Kabupaten Solok telah banyak berbuat dan bekerja keras untuk membangun daerah dan masyarakat sehingga banyak pula hasil dan prestasi yang telah mampu diraih dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik. ”Oleh karena itu melalui peringatan Hari Ulang Tahun ini kita jadikan pula sebagai momentum untuk menyegarkan kembali semangat kebersamaan dan kegotongroyongan yang telah kita miliki selama ini. Dalam aspek pertumbuhan makro ekonomi, tingkat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Solok menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dari tahun sebelumnya. Walaupun masih berada dibawah PDRB Perkapita Provinsi Sumatera Barat tahun 2018 namun pada setiap tahun dalam tiga tahun terakhir menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan,” jelas Gusmal. Ditambahkannya, multi efek perkembangan tingkat perekonomian tersebut juga berimbas positif terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Solok dalam tiga tahun terakhir.Kemudian dalam perkembangan pembangunan Bidang Kesehatan, Pemerintah Daerah Juga terus berupaya semaksimal mungkin merumuskan dan melaksanakan program-program strategis daerah di bidang kesehatan. Bahkan,tingkat kunjunganpasien ke RSUD Arosuka,terusmeningkat dari tahun ke tahun.

Bupati juga akan meng Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang menggambarkan kinerja pemerintahan daerah dalam pelaksanaan Urusan Wajib, Urusan Pilihan, Fungsi Penunjang Urusan Pemerintahan dan Ur

Sementara Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Otoda Devi Kurnia, S.H., M.M, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat hari jadi kepada Kabupaten Solok yang ke-106 dan juga menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok sampai saat ini masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang ada, seperti kemiskinan, pengangguran, pendidikan, kesehatan dan lainnya, maka melalui peringatan hari jadi kabupaten Solok ini dan bekerja sama dengan berbagai pihak dari semua lini pemerintah bertekad untuk dapat segera mengatasi berbagai permasalahan tersebut.Dalam pelayanan publik harus ada pada mainset seluruh unsur PNS, rubahlah mainset kita, kita hadir untuk rakyat, kita digaji untuk melayani rakyat, maka diminta keseriusannya dalam menangani berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Solok. Disebutkannya,saat iniKabupaten Solok berada pada urutan ke 10 dari seluruh Kabupaten Kota yang ada di Sumbar dalam segi kemajuan.

”Selama kita bisa bekerjasama dengan baik dengan seluruh pihak maka semua itu bisa teratasi dengan baik. Segala potensi yang ada di daerah kita harus kita lihat, harus kita perhatikan, harus kita ambil guna kemajuan daerah kita. Kita juga mengapresiasi banyaknya torehan prestasi baik lokal maupun nasional. Hal ini menunjukkan salah satu pengakuan atas kinerja Pemerintah Daerah dari berbagai lembaga, institusi dan pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat,” jelas Devi Kurnia,yang juga pernah menjadi Plt.Bupati Solok selama 6 bulan lebih, sebelum Bupati Gusmal dan Wakil Bupati Yulfadri Nurdin terpilih.

Devi Kurnia juga menekankan perlunya komunikasi dan kerjasama yang baik antara pemerintah Kabupaten dengan DPRD, dengan Pemerintah Sumbar dan juga pemerintah pusat. Selain itu, Nasrul Abit juga menyebutkan bahaya Narkoba, LGBT serta penyakit masyarakat lainnya. “Saya mengajak semua pihak untuk memerangi narkoba, LGBT serta lainnya yang akan bisa menghancurkan watak generasi penerus. Selain itu, perlunya koordinasi dan komunikasi yang baik, mustahil prestasi demi prestasi akan dicapai. Untuk itu, saya juga meminta partisipasi masyarakat, kiranya mendukung semua program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” jelas Nasrul Abit.

Diakhir sambutannya, Devi Kurnia mengajak niniek mamak dan pemerintah untuk bahu-membahu dalam pembangunan seta perbanyak inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat termudahkan. Jangan persulit masyarakat, mudahkan mereka, sehingga cita-cita masyarakat madani dan sejahtera akan segera terwujud dengan cepat pula.

Wakil Devi Kurnia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota DPRD dan OPD Kabupaten Solok,yang sudah mau menjalin kerjasama untuk membangun Solok yang dicintai ini (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda