Puluhan Aliansi Mahasiswa Solok Gelar Audiensi Dengan Bupati dan DPRD

0
396

SOLOK, JN- Puluhan Aliansi Mahasiswa Solok, hari Rabu sore (14/10), menggelar Audiensi dengan Bupati dan DPRD Kabupaten Solok, mengenai UU Cipta Kerja (Omnibus Law), bertempat di Ruangan Solok Nan Indah, kantor Bupati Solok.

Tampak hadir menerima Aliansi Mahasiswa Solok antara lain Bupati Solok H.Gusmal,SE,MM,  Wakil Ketua DPRD Lucky Effendi, Sekda Aswirman, SE, MM, Sekwan Suharmen, unsur Forkopimda Kabupaten Solok serta lainnya.

Pada kesempatan itu, Aliansi Mahasiswa Solok melakukan Audiensi dengan Pemda dan DPRD Kab Solok mengenai UUD Cipta kerja  di ruangan Solok Nan Indah Kantor Bupati Solok.

Aliansi mahasiswa solok menuntut DPRD dan Pemda Kab Solok untuk bersama-sama menolak disahkanya UUD Cipta Kerja yang buat oleh DPR RI.
 Bupati Solok, H. Gusmal, pada kesempatan itu mengucapan terimakasih kepada Aliansi Mahaiswa Solok yang  sudah hadir disini mengingatkan kami pemerintah daerah dalam menyikapi UUD cinta kerja ini.

“Pemda Kabupaten Solok menyambut  baik jalan yang ditempuh oleh Aliansi mahasiswa Solok dalam menyikapi UUD Cipta kerja yaitu dengan Audiensi dan tidak melakukan pengrusakan,” sebut H. Gusmal.
Pihaknya mengaku belum bisa memutuskan atau memberikan pendapat untuk menerima dan menolak uud cipta kerja ini sebelum ada draf resminya dari pemerintah pusat.
Bupati juga memberi apresiasi kepada aliansi mahasiswa Solok yang memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan jalan yang tepat.
“Sampai hari ini kami Pemerintah daerah belum menerima draf nya dari pemerintah pusat mengenai UUD Cipta Kerja ini. Jadi ya dipelajari dulu,” sebut Gusmal.
Disebutkannya, Pemerintah daerah kabupaten Solok menerima aspirasi dari aliansi mahasiswa Solok untuk dapat kita teruskan nantinya pada pemerintah Pusat.


 Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Lucki Effendi juga menyampaikan bahwa pihak DPRD Kabupaten Solok juga belum dapat Draf  UUD Cipta kerja ini  dari pemerintah pusat.
“DPRD kabupaten Solok siap untuk meneruskan aspirasi aliansi mahasiswa Solok ini ke pemerintah pusat dan DPR RI.”DPRD Kabupaten Solok menyatakan sikap menolak UUD cipta kerja ini yang dibuktikan dengan penandatanganan surat penolakan yang dibawa mahasiswa untuk nantinya ditindak lanjuti dan diteruskan kepada pemerintah pusat,” sebut Lucki Effendi.

Audiensi Aliansi Mahasiswa Solok ini, mendapat pengawalan ketat dari personil Polres Solok dan Satpol PP setempat (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here