Perseteruan Antara Atasan dan Bawahan Kian Memanas: Kabid di Dukcapil Kabupaten Solok Balik Membantah

0
1711

SOLOK, JN– Sekaitan dengan berita Harian Koran Padang terbitan Senin halaman 22 dengan Judul Kadis Duk Capil Bantah Menzalimi Anak Buahnya, maka salah seorang Kabid di Dinas tersebut langsung bereaksi dan melakukan protes keras kepada sang kadis prihal bantahan si kadis.

Berikut ini adalah surat bantahan yang ditulis ke Redaksi Harian Koran Padang dan Jarbatnews.com, oleh salah seorang Kabid di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kbupaten Solok:

Menanggapi berita harian Koran Padang Senin Tanggal 16 April 2018 halaman 22, Saya merasa patut melakukan koreksi terhadap point 1 dan 2 yang hal ini memang  terjadi pada diri saya selaku Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil.

Untuk hal tersebut diatas saya, menyanggah kalau saya tidak memfoto copy undangan bimtek tersebut. Yang benar adalah undangan tersebut d kirim orang pusat melalui WA pribadi saya.(bukti cuplikan WA terlampir) dan saya memberikan ke sekretariat Disdukcapil melalui WA pribadi saudara Wandi Yuldarmawan.

Selanjutnya saudara Wandi  Yuldarmawan melakukan print out untuk selanjutnya diteruskan kepada bupati Solok. Sesuai klarifikasi saya kepada wandi Yuldarmawan ini dilakukannya karena undangan tersebut d tujukan  kepada Bupati. Selang beberapa hari kmudian adjudan bupati memberi tahu saya melalui telpon sesuler bahwa ada undangan bimtek yg telah d setujui bupati untuk d ikuti oleh kepala bidang yang bersangkutan. ( Disposisi terlampir)

Dan mngatakan kalau undangan tersebut sudah di sampaikan keajudan sekda.

Dan saya selaku yang ditunjuk dalam hal itu mnyampaikan kepasa sekretariat capil agar mngambil undangan tersebut di ajudan Sekda.

Sehingga wandi Yuldarmawan saat itu langsung memerintahkan staf untuk mnjemput.

Sekaitan dengan hal tersebut tidak bebar adanya saya memfoto copy undangan tersebut di sekre sekda sebagaimana yang di tuduhkan oleh Kepala Dinas sesuai yang dimuat di pengakuan atau bantahan beliau ke Wartawan Koran Padang.

Untuk itu saya minta agar saudara kepala dinas meluruskan kembali informasi tersebut.

 

Sekaitan dengan tudingan ada beberapa Kepala Bidang tidak becus dalam bekerja ini,saya rasa tudingan yang tidak pantas di lontarkan oleh seorang pejabat eselon 2 dmana seharus dapat berpendapat dengan bahasa yang intelektual. Kelau Kepala Dinas menuding anak buahnya tidak becus kerja, notabennya Kadislah yang tidak becus bekerja

Buktinya saya salah satu kabid sudah beberapa kali menaikan perencanaan kerja sesuai tupoksi yang terakhir sekali pada bulan Februari 2018 yang lalu namun sampai saat ini alhamdulillah saya belum menerima turunan surat tersebut.

Saya coba cek lewat aspri kepala dinas dia menjawab tidak ada surat d meja ibuk semua dibawa pulang kerumah. Berulang kali saya cek alhasil jawaban yang sama yang saya dapati. Menyoal bahasa Kepala Dinas becus atau tidak becus 

Coba analisa siapa yg tidak becus dalam bekerja?

 

Demikian surat ini saya buat, agar Redaksi Harian Koran Padang bersedia membuatnya, agar semua menjadi jelas.

Hormat Saya, Buliharlisma

Kabid Pelayanan Catatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Solok

 

Demikianlah surat bantahan yang dikirim oleh salah seorang Kabid di Dinas Dukcapil Kabupaten Solok kepada Redaksi Koran Padang, menjawab persiteruannya dengan sang Kadis (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here