Pengamanan Pemilu di Kab.Solok: Dua Ribu Lebih Anggota Linmas di Solok Diturunkan

0
165

SOLOK, JN-Guna lancarnya pelaksanaan Pemilu yang akan dilaksanakan pada hari Rabu 17 April 2019 hari ini, KPU Kabupaten Solok menurunkan tenaga Hansip atau Linmas yang akan bertugas di TPS-TPS yang tersebar di Kabupaten Solok.

“Ya, kita sudah memberi pelatihan dan pembekalan kepada seribu lebih anggota Linmas se Kabupaten Solok, beberapa waktu lalu, ” jelas Ketua KPU Kabupaten Solok, Ir. Gadis, Senin (15/4) di Koto Baru.

Menurut Gafis, anggota Linmas tersebut sudah diberi pembekalan agar bisa bekerja dan memahami tugas tugas yang akan menjadi tanggung jawabnya pada saat hari pencoblosan.

Acara pembekalan tersebut dilakukan pada Senin lalu, bertempat di Lapangan Kampus UMMY Koto Baru,Kabupaten Solok, dengan dihadiri oleh Bupati Solok H.Gusmal,SE.MM, Wakapolres Solok,Kompol Frengki Moneten,S.ik, Ketua KPU Kabupaten Solok, Ir. Gadis M, Kasat Pol PP dan Damkar Pemkab Solok, Drs.Efriadi.MM, Camat Kubung, Walinagari Koto Baru,Afrizal K dan para anggota linmas TPS se Kabupaten Solok.

“Sebagai petugas linmas di TPS, anggota Linmas diminta untuk mengetahui tugas dan fungsinya selama pelaksanaan Pemilu berlangsung,” terang Gadis.

Sementara jumlah total petugas linmas TPS yang ada di kabupaten Solok adalah sebanyak 2632 orang.

“Untuk kita ketahui bersama pembukaan pintu di TPS akan kita buka pada pukul 07.00.wib pagi dan akan selesai pada pukul 01.00 siang dan diharapkan saudara sudah hadir dan mempersiapkan segala sesuatunya sebelum jam 0.7.00,”jelas Gadis.

Sementara tugas anggota Linmas sudah dimulai pada saat pengiriman kotak suara ke tiap-tiap TPS pada tanggal 16 april 2019 samapi dikembalikanya kotak suara pada BPK.

Sementara Pengamanan Kotak Suara yang sudah sampai di TPS termasuk logistic yang ada menjdi tanggug jawab Linmas. Gadis juga menyebutkan bahwsa pada pemilu kali ini akan ada 5 jenis kotak suara yaitu kotak warna ungu untuk pemilihan presiden, kuning untuk pemilihan DPR RI, merah untuk DPD RI, biru untuk DPRD Proviinsi,dan warna hijau untuk DPRD kabupaten/kota.

Petugas Linmas pada saat pemilihan berlangsung petugas linmas bertugas di pintu masuk dan pintu keluar TPS, tidak boleh masuk dan tidak boleh mendapangi pemilih kedalam bilik pencoplosan suara. Anggota Linmas juga dilarang membawa atribut ke TPS baik itu atribut partai politik maupun atribut calon. Jika nanti ada hal-hal yang tidak bisa ditangani oleh linmas maka nanti akan ada pihak kepolisian yang akan mendampingi.

Wakapolres Solok, Kompol Frengki Moneten,S.ik, dalam sambutannya mengajak kepada semua angggota Linmas untuk bersama sama menjaga keamanan di setiap TPS yang ada demi kelancaran pemilihan umum 2019 serta berkoordinasi dengan setiap petugas yang ada di TPS, mengamankan kotak suara dan menjaga ketertiban pemilih sampai pemungutan suara selesai.

“Bekerjalah sunggung-sungguh ,bersikap netral tanpa memihak salah satu calon tertentu,demi kelancaran pemilu kali ini,” ajak Kompol Frengki Moneten,S.ik.

Pihaknya juga menyebutkan bahwa apabila nantinya ada kendala yang tidak bisa ditangini pihak kepolisian siap membantu anggota linmas, karena disetiap TPS akan ada petugas dari kepolisian yang akan mendampingi.

Sementara Bupati Solok H.Gusmal,SE.MM, dalam arahannya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-inginya kepada anggota linmas TPS kabupaten Solok atas dedikasinya ikut serta menciptakan ketertiban dan ketentraman masyarakat dalam menghadapi pemilihan umum tahun 2019.

“Keterlibatan linmas TPS memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat tetap terjaga, oleh karena linmas TPS lebih meningkatkan lagi kesiap siaganya dengan tetap mengedepankan kebersamaan yang humanis, berdedikasi, disiplin dan professional dalam melaksanakan tugas pengamanan TPS, baik sebelum maupun sesudah pemungutan suara pada hari rabu tanggal 17 April 2019,” terang H. Gusmal.

Disebutkan Bupati, bahwa peran linmas semakin strategis dengan dimasukkanya urusan memelihara dan menjaga ketertiban masyarakat khususnya masyarakat nagari ke dalam peraturan menteri nomor 84 tahun 2014 tentang penyelenggaraan perlindungan masyarakat. Selain itu sarana dan prasarana yang memadai juga harus disediakan,dengan demikian kehadiran linmas dalam memberikan pelayanan benar-benar dapat dirasakan diseluruh lapisan masyarakat sehingga visi Kabupaten Solok yakni ” Terwujudnya Masyarakat kabupaten solok yang maju dan mandiri menuju kehidupan masyarakat yang madani dalam nuansa adat basandi syara’ syara basandi kitabullah” dapat kita wujudkan melalui 4 pilar pembangunan Kabupaten Solok.

“Ada beberapa hal yang ingin saya tekankan kepada anggota linmas yakni banggalah dan junjung tinggi kehormatan anggota linmas TPS sebagai ladang pengabdianmu kepada bangsa dan negara serta wujudkan pelayanan prima kepada masyarakat dalam menciptakan ketentraman dan ketertiban serta perlindungan masyarakat. Dan utamakan serta tingkatkan selalu rasa humanis dengan tetap berdedikasi, disiplin dan professional dalam setiap pelaksanaan tugas,” ajak H. Gusmal.

Sayangnya, menurut beberapa orang anggota Linmas yang diwawancarai media ini, para petugas linmas atau Hansip tidak dilenkapi pakaian hansip, topi, sepatu dan lainnya.
“Kami hanya diberi satu lembar baju kaos, sementara sepatu dan celana tidal ada, ” ujar Pemi, salah seorang anggota Linmas, kepada media ini, Selasa (16/4). Namun meski begitu, yang namanya tanggungjawab akan tetap dilaksanakannya sebaik mungkin (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda