Pemuda Koto Sani Dukung Epyardi dan Yulfadri Nurdin Jadi Balon Bupati Solok

0
840

SOLOK, JN-Tokoh Pemuda Ujung Ladang, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok,
Trio Karno Vivo atau akrab dipanggil Vivo, sangat berharap mantan anggota DPR RI Tiga Priode, Epyardi Asda, untuk maju menjadi Balon Bupati Solok tahun 2020 mendatang.

“Sebagai generasi muda Kabupaten Solok, saya sangat mengharapkan di Kabupaten Solok lahir pemimpin yang tegas, peduli Kabupaten dan ingin membangun Kabupaten Solok dari hati agar sejajar dengan Kabupaten lain di Sumbar. Dan tokoh tersebut saya lihat ada pada diri Bapak Epyardi Asda,” sebut Trio Karno Vivo, Sabtu (28/12) di Solok.

Pihaknya sangat sedih melihat Kabupaten Solok dalam sepuluh tahun terakhir, berada pada urutan terbelakang, baik dari segi pemerintahan maupun prestasi di Sumbar.

“Sesuai yang saya baca, Kabupaten Solok berada satu tingkat diatas mentawai. Selain itu, untuk MTQ tingkat Sumbar saja, kita juga setingkat diatas Pasaman dan juga mentawai tadi. Padahal kita memiliki kehiatan dengan semboyan Maghrib Mengaji dan Shubuh Berjamaah. Nampaknya hal ini tinggal slogan doang dan tidak berjalan, ” sebut Trio Karno Vivo.

Dijelaskan Trio Karno Vivo, setahu dia, semasa Bupati Gamawan Fauzi, Kabupaten Solok menjadi daerah study banding bagi daerah lain di Indonesia. Sekarang malah terbalik, justru Pemkab dan DPRD Soloklah yang sering study banding ke daerah yang dulu daerah itu belajar ke Kabupaten Solok.
Selain itu, daerah tetangga Sawahlunto, bisa menjadikan kota mati menjadi kota hidup dengan mengembangkan kawasan wisata Danau Buatan bekas tambang batu bara.
” Anehnya, kita yang memiliki alam yang indah dan beberapa buah danau, malah tidak berkembang dan tidak memiliki PAD dari kawasan wisata. Artinya kita kebalikan dengan Sawahlunto yang mana kita menjadikan daerah makmur atau Hidup menjadi daerah mati, ” sebut Trio Karno Vivo.

Atas dasar itulah, Trio Karno Vivo, sangat berharap di Solok inil lahir pemimpin yang tegas dan bisa memanfaatkan sumber Daya Alam atau SDA dengan Sumber Daya Manusia (SDM), yang di Kabupaten Solok tidak kalah hebat.
“Kita memiliki SDA dan SDM yang lebih, tetapi tidak dimaksimalkan, ” sebut Trio Karno Vivo.

Pihaknya berharap, Epyardi Asda bisa berpasangan dengan H. Yulfadri Nurdin, yang cepat tanggap dengan setiap kejadian yang ada di Kabupaten Solok, termasuk terhadap bencana alam seperti longsor dan banjir.
“Beliau orangnya karismatik dan mudah bergaul dengan siapa saja, ” tutur Trio Karno Vivo.

Apalagi Epyardi Asda, memiliki jaringan yang luas di pusat untuk menggaet dana pusat ke daerah. “Kalau beliau saya yakin tidak akan korupsi, sebab beliau sudah kaya raya. Beliau juga tidak mencari pekerjaan untuk menjadi Bupati, ” terang Trio Karno Vivo.

Tokoh pemuda Koto Sani yang juga dekat dengan Epyardi Asda dan Yulfadri Nurdin ini, sangat berharap Kabupaten Solok lebih maju untuk kedepannya
Apalagi putri Epyardi Asda, yakni
Athari Gauthi Ardi Asda, juga duduk di Komisi V DPR RI, dan itu memudahkan jalan bagi Epyardi untuk menggaet dana pusat.

“Untuk membangun Solok, tidak cukup hanya dengan APBD yang terbatas saja, tetapi butuh bantuan pusat. Dan itu adalah tugas Bupati dan DPRD untuk melobinya ke Pusat, ” pungkas
Trio Karno Vivo (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here