Pemkab Solok Larang Umat Islam Sambut Tahun Baru Masehi

0
204

SOLOK, JN- Pemerintah Kabupaten Solok, menghimbau umat Islam di Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo tersebut, untuk tidak ikut merayakan tahun baru 1 Masehi 2019 dengan cara berkumpul-kumpul di tempat keramaian dan tempat wisata secara beramai-ramai.
“Kita menghimbau masyarakat Kabupaten Solok yang mayoritas umat Islam untuk tidak merayakan tahun baru secara berlebihan dan lebih baik sambut tahun baru dengan cara beribadah dan introspeksi diri,” jelas Wakil Bupati Solok. H. Yulfadri Nurdin, SH, Minggu (23/12).
Disebutkan Wabup, tradisi sambut tahun baru yang selama ini bagi umat Islam juga sudah ikut-ikutan menyambut tahun baru, diharapkan mulai tahun ini tidak ikut menyambut tahun baru dengan cara berkumpul di tempat wisata atau ditempat keramaian.
Sementara itu, Bupati Solok juga ikut melarang umat Islam Kabupaten Solok, untuk tidak ikut-ikutan merayakan tahun baru 2019 secara berlebihan dengan cara berkumpul di tempat wisata dan tempat keramaian.Harapan itu disampaikan Bupati Solok melalui surat edaran yang ditanda tangani Bupati dan sudah diedarkan ke nagari-nagari dan melalui Dinas Kominfo.”Semoga umat Islam di Kabupaten  Solok tidak ikut pula turun ke jalan seperti umat agama lain, sebab ini bukan tahun baru orang Islam,” Ucap H.Gusmal.Bupati juga meminta umat Islam untuk memperbanyak dzikir dan ibadah pasa tahun baru (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda