PAW Anggota DPRD Kabupaten Solok Yang Pindah Partai Terkesan Diulur-Ulur

0
1101

SOLOK, JN- Terkait pemberitaan Harian KORAN PADANG  pada Sabtu tanggal 28 Juli 2018 lalu, bahwa ada tiga anggota DPRD Kabupaten Solok yang akan ditempati wajah baru, karena ada dua anggota DPRD yang pindah partai dan satu meninggal dunia.

Dua anggota DPRD Kabupaten Solok, yang akan segera digantikan sebagai anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Persatuan Pembangunan  adalah, Yondri Samin dan Afrizal, Keduanya akan digantikan calon anggota DPRD Kabupaten Solok juga dari Partai PPP, karena Yondri Samin dan Afrizal sudah resmi mundur dari Partai PPP dan bergabung bersama Partai Amanat Nasional (PAN) untuk maju sebagai Bacaleg DPRD Kabupaten Solok tahun 2019-2024 mendatang.

Posisi Yondri Samin yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, akan digantikan oleh Zulhatrijon dan Afrizal Chan akan digantikan oleh H. Masri Bakar, SE. “Bapak Yondri Samin dan Afrizal Chan memang sudah mendaftarkan diri untuk maju sebagai Bacaleg mendatang dari Partai PAN,” jelas Komisionir KPU Kabupaten Solok, Gadis M, kepada KORAN PADANG belum lama ini.

Namun pengurus Partai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Solok, merasa heran dengan pimpinan DPRD Kabupaten Solok, karena sampai saat ini belum juga memproses PAW anggotanya. “Hal ini kan sudah jelas diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2018 pasal 107 bahwa bila ada anggota DPRD yang pindah partai, maka pimpinan DPRD wajib menindaklanjutinya dan memprosesnya,”jelas Sekretaris Partai PPP, Dendi, yang didampingi pengurus Partai PPP lainnya di kantor PPP di kota Baru, Rabu siang (1/8)

Disebutkan Dendi, dalam PP Nomor 12 Tahun 2018 psal 107 tersebut dengan jelas mengatur mekanisme terbitnya SK pemberhentian anggota DPRD kabupaten-kota maupun provinsi yang mengundurkan diri karena pindah partai.

Disebutkannya, sesuai pasal 107 ayat (2) disebutkan, dalam hal anggota DPRD kabupaten/kota mengundurkan diri dan pimpinan partai politik tidak mengusulkan pemberhentiannya kepada pimpinan DPRD kabupaten/kota, dalam waktu paling lama 7 (tujuh) hari terhitung sejak yang bersangkutan mengajukan pengunduran dirinya sebagai anggota DPRD kabupaten/kota, pimpinan DPRD meneruskan usul pemberhentian anggota DPRD kabupaten/kota kepada gubernur sebagai wakil pemerintah pusat melalui bupati/wali kota untuk memperoleh peresmian pemberhentian. “Hingga saat ini belum juga diproses pimpinan dewan, padahal Bapak Afrizal sudah resmi mundur sejak dua Minggu lalu,” tambah Dendi.

Disebutkan Dendi, Pada pasal 108 menjelaskan, gubernur sebagai wakil pemerintah pusat meresmikan pemberhentian anggota DPRD kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling lama 14 (empat belas) hari terhitung sejak diterimanya keputusan badan kehormatan DPRD kabupaten/kota atau keputusan pimpinan partai politik tentang pemberhentian anggotanya dari bupati/wali kota.

”Jadi PP ini dengan jelas menyebutkan, tujuh hari setelah pak Afrizal dan Yodri Samin mundur, maka pimpinan DPRD Kabupaten Solok wajib memproses pemberhentinnya. Maka gubernur 14 hari setelah menerima surat tersebut melalui Pemkab Solok dapat mengeluarkan SK pemberhentian mereka yang mundur tadi. Namun ini terkesan diulur-ulur,” terang Dendi, yang juga diamini Ketua Lajnah Pemenag Pemilu (LP2) Partai PPP Kabupaten Solok, Zulhatrijon. Pihaknya mengaku sudah beberapa kali menghubungi Nomor pimpinan DPRD, namun Hpnya sedng tidak aktif.

Namun kabar gembira akan didapat oleh PAW partai Demokrat dimana salah satunya calonnya PAWnya adalah Bapak Marsal Syukur, yang akan menggantikan Hardi Asmi, yang meninggal pada Selasa 26 Juni 2018 lalu. Almarhum Hardi Asmi akan digantikan oleh Marsal Syukur, yang juga satu partai dengan almarhum yakni dari Partai Demokrat.

“Kalau tidak salah, PAW almarhum Hardi Asmi dalam waktu dekat ini akan dilakukan melalui sidang paripurna istimewa,” jelas Dendi, yang juga Ketua Fraksi PPP di DPRD Kabupaten Solok

Sementara Ketua Lajnah Pemenag Pemilu (LP2) Partai PPP Kabupaten Solok, Zulhatrijon bahwa surat pengunduran diri Yondri Samin kepada Partai PPP sudah diterima tanggal 9 Juli 2018 lalu dan juga surat pengunduran diri dari Afrizal Chan.

“Surat pengunduran diri  dari Bapak Yondri Samin dan Bapak Afrizal Chan sudah kami terima sejak tanggal 9 Juli lalu dan beliau juga sudah resmi mendaftarkan diri ke Partai Amanat Nasional ke KPU sebagai Bacaleg anggota DPRD Kabupaten Solok priode 2019-2024 mendatang,” jelas Zulhatrijon yang diamini Sekretaris Partai PPP Kabupaten Solok, Dendi, SA.g. Dijelaskannya, Yondri Samin mendaftarke KPU sebagagai Bacaleg PAN dengan Nomor urut 2 dari Dapil 3 Kabupaten Solok. Sementara Afrizal Chan sudah terdaftar di KPU Kabupaten Solok sebagai Bacaleg dari PAN dengan nomor urut 1 dari Dapil 2 Kabupaten Solok.

“Saya tidak tau, apakah semenjak keduanya mengundurkan diri, gaji mereka masih diterima atau tidak, sebab sampai saat ini kabarnya keduanya masih aktif masuk menjadi anggota dewan,” jelas Zulhatrijon (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here