Pasien Rumah Sakit Arosuka Tidak Ikut Memilih

0
83

SOLOK, JN- Ratusan pasien Rumah Sakit Daerah (RSUD) Arosuka, Kabupaten Solok, ternyata tidak ikut memilih pada Pemilu tahun 2019 ini.

Sesuai data yang dihimpun media ini di RSUD Arosuka, para pasien rawat inap di rumah sakit plat merah itu, memang tidak ikut memilih.

Pesta demokrasi Pemiluhan Umum (Pemilu) 2019 yang digelar hari Rabu (17/4) ini serentak di seluruh Indonesia. warga. Tak terkecuali mereka yang tengah dirawat karena sakit, hak suaranya tetap bisa tersalurkan.
Namun tidak di RSUD Arosuka.
Ketika media ini mencoba menghubungi Dirut RSUD Arosuka, Maryeti Marwazi, Mars, yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.

Namun sesuai rilis yang diedarkan Kementerian Kesehatan, bahwa seharusnya pihak RSUD sudah seharusnya mengingatkan bahwa pasien rawat inap maupun keluarga yang merawat, tetap bisa nyoblos di rumah sakit. Demikian juga dengan petugas yang tidak libur pada hari pencoblosan.

“Kami telah mengirimkan surat instruksi kepada setiap direktur RS seluruh Indonesia agar berkoordinasi dengan KPU untuk menyediakan bilik suara bagi pasien, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, drg Widyawati, MKM. Pihaknya sudah mengingatkan hak pilih warga negara agar tidak hilang melalui Dirut Rumah Sakit.

Dalam surat edaran ke Dirut Rumah Sakit seluruh Indonesia, pasien boleh memilih di RSUD dengan hanya perlu menunjukkan KTP Elektronik dan formulir A5.
Sementara tugas Rumah sakit hanya akan mendata pasien, keluarga pasien, dan petugas rumah sakit yang akan mencoblos di rumah sakit.
Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, bisa mendatangi Rumah Sakit untuk melayani pasien yang hendak nyoblos.

Sementara pencoblosan bisa dilakukan di TPS (Tempat Pemungutan Suara) khusus yang disediakan di rumah sakit, atau diikutkan ke TPS terdekat.
“Tetapi di RSUD ini tidak ada TPS dan kami juga tidak didata, ” ucap Rini (32), salah seorang keluarga pasien di RSUD Arosuka.

Salah seorang petugas keamanan di RSUD Arosuka, Darlamsyah saat berbincang dengan Koran Padang, membenarkan bahwa benar di RSUD Arosuka tidak ada TPS dan pasien serta keluarga pasien tidak bisa memilih.

“Ya benar tidak ada TPS di Rumah Sakit Arosuka ini. Saya juga tidak tau penyebabnya, sebaiknya tanya saja buk Dirut, ” jelas Darlamsyah.

Sementara saat Wakil Bupati Solok H. Yulfadri Nurdin, saat mengunjungi salah seorang pasien RSUD Arosuka, juga mengaku tidak menemukan ada TPS di RSUD Arosuka.
“Pasien yang dirawat juga tidak ikut memilih, ” terang H. Yulfadri Nurdin
(wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda