Para Tokoh Masih Malu-Malu Untuk “Nongol” Sebagai Calon Bupati Solok Priode 2020-2025

0
986

SOLOK, JN- Meski persiapan Pilkada Kabupaten Solok tahun 2020 sudah dekat, namun hingga saat ini, belum sataupun partai politik yang berani memunculkan tokoh yang akan digadang-gadangkan untuk maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bumi penghasil bareh tanamo tersebut.

Hingga saat ini, kabarnya KPU dan Pemerintah Pusat masih membahas anggaran pilkada 2020 mendatang.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu menyebutkan bahwa hingga saat ini partainya belum menentukan Calon Kepala Daerah untuk Kabupaten Solok, apakah dari Kader sendiri atau mengusung non kader.
“Artinya partai Gerindra berhak menentukan calon dari kader Gerindra sendiri atau tidak tertutup kemungkinan untuk calon dari luar kader, ” sebut Jon Firman Pandu. Pihaknya membuka peluang kepada seluruh putra putri atau tokoh terbaik dari Solok.
Sebagai mana diketahui, Pada Pileg 2019 lalu, Gerindra memperoleh suara terbanyak dengan mengambil alih kursi pimpinan DPRD Kabupaten Solok dari Partai Golkar dengan total 29.596 suara dengan 6 kursi.

Begitu juga dengan Partai PAN, juga mendapatkan 6 kursi, namun kalah suara dari Gerindra karena hanya memperoleh 28.032 suara dan berhak menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo tersebut.

Untuk mencalonkan Kepala Daerah di Solok, partai Gerindra atau PAN hanya butuh 1 kusri tambahan saja dan sudah bisa mencalonkan diri menjadi Bupati.

“Calon Bupati Solok dan Wakil, cukup didukung dengan Tujuh kursi saja di DPRD atau kalau maju dari jalur Independen, Balon hanya butuh lebih kurang 20.000 dukungan KTP saja,” sebut Jon Pandu.

Partai besutan Prabowo Subianto dan Amin Rais ini tetap membuka peluang koalisi dengan partai lain. Selain itu, di dalam pencalonan, Gerindra dan PAN tidak langsung memprioritaskan kader internal partai untuk maju.

“Kita belum ada calon, nanti kita akan melakukan mekanisme. Kami akan melakukan survey internal terlebih dulu, ” tambah Jon Pandu. Disebutkannya, hasil survei nantinya akan dijadikan acuan menentukan siapa yang akan dibawa ke DPC Gerindra. Dalam pengusulan calon,

Nama-nama calon dari DPC berhak diusulkan ke DPD untuk selanjutnya akan diserahkan ke DPP Gerindra pusat untuk dipilih siapa calon yang diusung.

Sementara itu, dari nama-nama balon yang muncul di Kabupaten Solok, belum satupun yang diusung resmi oleh partai. Para kandidat tampak masih malu-malu dan belum ada yang berani menyatakan sikap maju secara terang-terangan dan berpasangan dengan siapa.

“Nampaknya semua bakal calon masih malu-malu kucing dan belum berani menyatakan sikap terang-terangan. Semua masih melihat-lihat situasi, ” sebut tokoh masyarakat Solok. H. Hasan Basri.
Mantan Bupati Solok 90 an ini, berharap agar calon Bupati benar-banar orang yang berkharisma dan memahami Kabupaten Solok secara utuh.

Diantara nama-nama Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Solok Priode 2020-2025 yang Sudah Mulai Mengapung diantaranya muncul nama H. Epyardi Asda yang disebut-sebut akan berpasangan dengan H. Yulfadri Nurdin, SH, atau H. Yulfadri Nurdin, SH akan berpasangan dengan Buya Hendra Saputra.
Kabarnya kalau H. Yulfadri Nurdin berpasangan dengan Hendra Saputra, sudah disiapkan dana sekitar Rp30 Milyar oleh donatur atau pengusaha asal Turki.
Namun peluang H. Yulfadri akan lebih tinggi jika berpasangan dengan H. Epyardi Asda, namun H. Yulfadri Nurdin harus menjadi Wakil Bupati lagi. Epyardi Asda mantan anggota DPR RI tiga priode dan memiliki dana yang melimpah. Sementara H. Yulfadri Nurdin, memiliki pendukung yang militan di Selatan, Wilyah Solok 3 dan para ASN.

Berikutnya muncul nama H. Desra Ediwan Anantanur, mantan Wabup Solok di era 2005-2010 dan 2010-2015, yang rencananta akan berpasangan dengan Sabrana Dt Batuah. Namun kedua pasangan ini belum jelas akan diusung partai apa atau bisa saja mereka maju dari jalur independen.
Selanjunya ada nama tokoh rantau yang juga pengusaha sukses Maigus Tinus yang kabarnya akan berpasangan dengan Fauzi, tokoh muda pemilik SPBU di Alahan Panjang.
“Kalau benar masyarakat menginginkan, saya siap membawa perubahan untuk Kabupaten Solok, ” jelas Maigus Tinus. Pengusaha sukses asal Talang ini mengaku prihatin melihat Kabupaten Solok seperti jalan di tempat dalam sepuluh tahun terakhir.

Sama halnya dengan Maigus Tinus, tokoh rantau lain yang siap bertarung adalah Iriadi dt.Tuamanggung yang belum tentu berpasangan dengan siapa. Termasuk nama Agus Syahdeman dan nama Walikota Solok saat ini, H.Zul Elfian, H. Nofi Candra, Ir. Bachtul Bachtiar dan Hendra Daputra. Nama-nama terakhir belum jelas berpasangan dengan siapa.

Reporter: Ujang Jarbat
Editing : Wandy

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda