Merasa Dicemarkam Nama Baiknya, Ketua KAN Singkarak Melapor Ke Polisi

0
1017

SOLOK, JN– Karena merasa terhina dan nama baiknya dicemarkan oleh  beberapa orang,  Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok H. AM Dt Majo Indo  (73), melapor ke Mapolresta Solok, Rabu (28/4)

 

Ketua KAN Singkarak, AM Dt Majo Indo , datang ke Polresta Solok dengan didampingi oleh Wali Nagari Singkarak, H Arman,. Kedatangan mereka ke kantor polisi adalah untuk melaporkan  tiga orang warga setempat yang membuat Surat Mosi Tidak Percaya untuk melengserkan dirinya dari posisi jabatanya sebagai Ketua KAN Singkarak beberapa Minggu lalu.

“Saya terpaksa melaporkan tiga warga Singkarak yang membuat Surat Mosi Tidak Percaya itu yang bertujuan ingin melengserkan saya dari posisi jabatan saya sebagai Ketua KAN Singkarak saat ini dan hal ini jelas mencemarkan nama baik saya,” jelas AM Dt Gadang Majo Indo kepada awak media, usai membuat laporan ke kantor Polisi.

AM Dt Gadang Majo Indo menyebutkan bahwa laporannya sudah secara resmi diterima polisi dengan Nomor LP bernomor : STPL/85/B-1/IV/2018/Polres Solok Kota bertanggal 18 April 2018, yang ditanda tangani oleh KA SPK Unit II Ipda Iskandar.  Disebutkan AM Dt Gadang Majo Indo, dalam Surat Mosi Tidak Percaya setebal delapan halaman bertanggal 1 Februari 2018 yang diklaim ditanda tangani 106 warga Singkarak yang dibuat dan disebar luaskan ke masyarakat oleh YM Rangkayo Basa, Syafriadi dan Syafrizal itu, terdiri dari beberapa point yang dianggap dirinya telah mencemarkan nama baiknya sebagai Ketua KAN Singkarak saat ini juga nama baik Kaum keluarganya.

“Dalam Surat Mosi Tidak Percaya itu  Anggota Masyarakat Nagari Singkarak yang dibuat oleh YM Rangkayo Basa, Syafriadi dan Syafrizal itu katanya, diantaranya disebutkan kepengurusan KAN Singkarak yang dipimpinya saat ini Cacat Hukum karena melanggar hukum adat dan adat Minangkabau. Padahal saya secara resmi jadi ketua KAN,” jelasnya.

Di dalam Surat Mosi Tidak Percaya tersebut juga dinyatakan bahwa pengangkatan AM Dt Gadang Majo Indo, tidak  berdasarkan sepakat kaumnya dan AM DT Gadang Majo Indo sebagai Ketua KAN Singkarak dinilai tidak mampu menyelesaikan masalah Sako dan Pusako dan Adat Salingka Nagari Pusako Salingka Kaum di Nagari Singkarak.

 

Terpisah,  Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Zamri Elfino S.IK yang dikonfirmasi terkait hal itu  membenarkan,  bahwa Ketua KAN Singkarak AM Dt Gadang Majo Indo datang langsung ke Mapolres setempat untuk melaporkan masalah itu.  “Laporan yang bersangkutan telah kita diterima dan akan ditindak lanjuti dengan sebagaimana mestinya, sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” jelas AKP Zamri Elfino

 

Sementara pihak YM Rangkayo Basa,  Syafriadi dan Syafrizal  sendiri yang dihubungi media juga mengatakan bahwa  pihaknya siap meladeni laporan Ketua KAN Singkarak tersebut dengan argumentasi yang dimiliki. “Tidak ada masalah Ketua KAN Singkarak itu melapor ke Polisi,  karena kami juga memiliki fakta-fakta dan argumentasi tersendiri dan semua yang kami lakukan adalah untuk kebaikan masyarakat Nagari Singkarak kedepan, bukan mengada-ada, jelas Rangkayo Basa (wandy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here