Media Diharapkan Terus Memberitakan Daerah Tertinggal Tigo Lurah

0
518

SOLOK, JN-Para tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan Tigo Lurah, terus berharap agar media terus memberitakan ketertinggalan Kecamatan tersebut agar didengar oleh Bupati, DPRD, gubernur bahkan Presiden.

“Kalau tanpa dibantu mempublikasikannya sama media, kami pesimis daerah ini akan dilirik oleh para pemimpin kita yang diatas. Jadi kami harap media tidak bosan-bosan memberitakan daerah kami yang memang butuh perhatian khusus, ” ujar Mak Inal (58), tokoh masyarakat Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah, kepada media ini, Rabu (21/3).

Pihaknya meminta dan berharap kepada para awak media, agar terus menyuarakan ketertinggalan kampung mereka, sehingga pejabat dan anggota dewan yang sudah duduk di kursinya masing-masing, tidak melupakan janji mereka sewaktu kampanye yang akan membela wong cilik atau masyarakat kecil seperti yang ada di Tigo Lurah.

Disebutkan Mak Inal, meski selama ini media ada media yang getol memberitakan kondisi Kecamatan Tigo Lurah, namun pihaknya menilai prilaku anggota DPRD khususnya Dapil 3 dan Kepala Daerah seperti mengabaikan harapan masyarakat Tigo Lurah. “Kampung kami sejak dunia terkembang belum begitu banyak disentuh pembangunan, sementara yang dekat ke Ibukota Kabupaten seperti diistimewakan. Apa kami ini bukan bagian dari Kabupaten Solok?,” tanya Mak Inal, yang juga diamini oleh Walinagari Batu Bajanjang, Dahrul Asri.

“Permintaan kami tidak muluk-muluk, tepati saja janji bapak-bapak itu waktu kampanye yang akan memperhatikan daerah kami dan kami hanya ingin sejajar dengan nagari atau Kecamatan lain di Kabupaten Solok,” tambah Mak Inal.

Pihaknya juga merasa sedih, bila musim hujan tiba melihat anak cucunya pergi ke sekolah harus berjuang melawan lumpur dan jalan licin agar bisa sampai ke sekolah.

Sementara Walinagari Batu Bajanjang Tigo Lurah, Dahrul Asri, salah satu nagari dari tertinggal di Kabupaten Solok, menyebutkanh bahwa peran media terutama Koran Padang dalam mengupas penberitaan daerahnya dinilainya sangatlah besar untuk pembangunan daerah. “Apalagi permintaan masyarakat kami hanya sangat sederhana, yakni hanya butuh jalan yang layak dan berharap adanya tower celluler. Masalah yang lain kalau jalan layak sudah ada akan bisa menyusul dengan sendirinya. Tanpa pemberitaan daerah Tigo Lurah tidak akan dikenal di luar sana,” jelas Dahrul Asri yang sengaja pulang kampung dari Negeri Jiran Malaysia untuk mengabdi di kampung halaman.

Walinagari Rangkiang Luluih, Tigo Lurah, Abu Tasar, salah satu nagari yang terisolir di Kabupaten Solok juga berharap Pemkab Solok lebih fokus kedaerah tertinggal agar bisa sejajar dengan nagari lain. Secara khusus Abu Tasar juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan media terutama Harian Koran Padang yang selama ini selalu hadir dan terdepan untuk memperjuangkan Nagari dan Kecamatan kami yang paling tertinggal di Kabupaten Solok.

“Kami sampaikan ucapan terimakasih kepada Koran Padang dan media online Jarbatnews.com yang paling gigih memberitakan Tigo Lurah,” jelas Abu Tasar, saat ditemui media ini di Kantor Camat Tigo Lurah beberapa waktu lalu. Dia meminta agar media jangan sampai bosan dan berhenti menulis tentang Kecamatan Tigo Lurah yang masih tertinggal.

“Saya selalu mengikuti setiap berita Koran Harian dan Online, namun Jarbatnews.com dan Koran Padanglah yang saya nilai paling menonjol,” tambah Abu Tasar.
Meski sudah 74 tahun Republik ini merdeka, namun sebahagian warganya banyak yang belum menikmati apa itu arti ‘merdeka’. Merdeka disini jelas bukan masih terjajah oleh bangsa lain, namun masih belum bisa menikmati makna dari kemerdekaan itu sendiri.

Pada kesempatan itu, Camat Tigo Lurah juga memuji secara khusus media Koran Padang yang lebih sering memberitakan Kecamatan yang dipimpinnya.
“Ya, peran media cukup besar dan tidak bisa dipungkiri untuk mengimformasikan kondisi daerah kepada masyarakat dan pemerintah. Terimakasih kepada keluarga besar Koran Padang atas pemberitaan daerah kami. Semoga menjadi pahala, ” ucap Sarmaini (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here