Media Berperan Penting Dalam Menginformasikan Hasil Pembangunan

  • Whatsapp

SOLOK, JN- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Septrismen Sutan Putiah menyebutkan bahwa media adalah alat atau sarana yang sangat ampuh untuk menyampaikan informasi dan hasil pembangunan kepada masyarakat, baik media online, cetak atau elektornik.

 

“Tidak bisa kita pungkiri, bahwa tanpa media atau wartawan, kita tidak akan bisa mengetahui  apa yang terjadi dibelahan bumi lain atau di Kabupaten lain di Sumatera Barat. Jadi tugas media adalah sangat mulia dan termasuk tugas wartawannya juga sangat mulia. Untuk itu media perlu mendapat perlakuan khusus dan diberi apresiasi atas tugas-tugas tersebut, namun tentu media yang profesional, ” jelas Septrismen, Senin (17/9).

Septrismen juga sangat menyayangkan, bahwa saat ini belumlah semua media yang bertugas dan berfungsi sebagai penyampai informasi  tersebut dan masih ada yang belum profesional dan hanya sekedar menakut-nakuti narasumber dengan label media atau kartu pers yang mereka miliki.

“Kita tentu berharap agar menjadi media haruslah profesional termasuk medianya juga harus profesional, kalau tidak akan tergilas oleh waktu,” sambung politisi dari Gerindra ini.

 

Sementara Wakil Bupati Solok, H.Yulfadri Nurdin, SH, juga mengharapkan agar media sebagai alat kontrol sosial, agar terus melakukan kritikan yang bersifat membangun demi kemajuan Kabupaten Solok kedepannya. Selain itu, Yulfadri Nurdin juga mengharapkan media terus memberitakan hasil-hasil pembangunan yang sudah diraih Pemkab Solok untuk diberitakan ke masyarakat.

 

“Tanpa media, sehebat apapun kerja kepala daerah atau dewannya, tetapi tidak diberitakan oleh media, maka masyarakat tidak akan tau hasilnya. Begitu juga dengan media, kejadian yang terjadi di nagari lain, bisa diketahui oleh seluruh masyarakat melalui media, baik cetak maupun online serta elektronik,” jelas, H. Yulfadri Nurdin. Wakil Bupati juga meminta media agar selalu mengimformasikan hal-hal positif ke masyarakat seperti mengajak untuk tidak terpengaruh oleh medsos dan issu-issu yang tidak jelas kebenarannya karena akan bisa menjadi alat fitnah.

“Apa yang diberitakan media, akan menjadi referensi oleh masyarakat luas. Jadi media juga harus profesional dalam menyampaikan informasi agar tidak menimbulkan keresahan,” tambah Yulfadri Nurdin.

Wabup juga mengaku banyak mendapat masukan dari pemberitaan media, karena tidak semua Kepala Daerah akan tau kalau tidak diberitakan media. “Dengan adanya kritikan dan masukan untuk sebuah nagari atau kerja pemerintah, maka kita bisa lakukan introspeksi diri untuk segera memperbaikinya kalau kita salah,” tutur Yulfadri Nurdin (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *