Masyarakat Garabak Data Banyak Yang Tidak Percaya Dengan Janji Pemerintah dan Dewan

0
173

SOLOK, JN-  Rasa kekecewaan masyarakat pinggiran Kabupaten Solok terhadap kebijakan pemerintahyan Kabupaten Solok dan Sumbar serta anggota DPRD Kabupaten Solok dan juga anggota DPRD Sumbar asal Dapil 7, sampai saat ini masih saja terus beriak.

“Jujur saja, sebagai masyarakat asli Garabak Data, saya sangat kecewa dengan anggota DPRD baik yang duduk di DPRD Kabupaten maupun DPRD Sumbar dan juga dengan Pemerintah Kabupaten Solok dan Sumatera Barat. Dimana waktu kampanye, rata-rata mereka menjanjikan akan membangun Garabak Data kalau terpilih, tetapinya nyatanya tetap janji tinggal dusta,” jelas Mak Inal (56), tokoh masyarakat Garabak Data, kepada Koran Padang, Sabtu (5/1).

Disebutkan Mak Inal, setiap pejabat dan anggota dewan yang datang ke Garabak Data, apalagi saat ini sudah dekat pileg,  pasti menjanjikan siap membangun Garabak Data, termasuk Bapak Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat mengunjungi masyarakat palin terisolir di Kabupaten Solok itu sekitar bulan April  tahun 2014 silam. “Tetapi nayatanya sampai sekarang Garabak Data masih seperti yang dulu, tidak berubah. Kami tidak minta banyak, kecuali hanya jalan yang layak,” jelas Mak Inal

Dia juga menambahkan, karena susahnya akses jalan yang seharusnya menjadi urat nadi perekonomian, untuk mengangkut dan memasarkan hasil bumi, membuat masyarakat tidak bisa menjual hasil panen dengan harga tinggi. “Akibt sering dibohongi, sehingga setiap caleg yang datang kesini kami tidak percaya lagi. Semua hanya berjanji manis menjelang mereka duduk,” tambah Mak Inal.

Sementara tokoh masyarakat Tigo Lurah lainnya, Dahrul Asri, mengatakan  pemerintah Kabupaten Solok lebih serius melakukan pembangunan di nagari ini dengan memprioritaskan mana yang paling penting, utamanya membuka akses jalan menuju Nagari Garabak Data. Ribuan penduduk Garabak Data juga sangat berharap kepada anggota DPRD Kabupaten Solok, kususnya yang berasal dari Dapil III yang  meliputi Kecamatan Tigo Lurah dan kecamatan lainya serius memperjuangkan aspirasi masyarakat. Apalagi menurut Dahrul Asri, beberapa ruas jalan akibabt musim hujan lalu banyak yang amrol dan longsor, sehingga jalan satu-satunya ke Tigo Lurah perlu mendapat perhatian khusus.

 
“Kalau pemerintah Kabupaten Solok tidak pernah serius memperhatikan dan membangun Nagari-nagari di Tigo Lurahg sebagaimana yang diharapkan masyarakat, dapat dipastikan selamanya penduduk Nagari Garabak Data akan merasa tidak hidup di negerinya sendiri,” tutur Dahrul Asri, yang juga Walinagari Batu Bajanjang tersebut.
(wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda