Maigus Tinus Siap Membawa Perubahan Untuk Kabupaten Solok

0
817

SOLOK, JN- Nama Maigus Tinus, kian ramai dibicarakan oleh para pelaku politik dan masyarakat Kabupaten Solok.

Apalagi dalam dua bulan terakhir, nama Maigus Tinus sudah menghiasi berita Surat Kabar lokal dan nasional. Pengusaha muda yang memiliki perusahaan di beberapa daerah ini, berniat maju dan ingin membawa perubahan untuk Kabupaten Solok.

Meski namanya mirip nama kebanyakan orang Timur Indonesia, namun Maigus merupakan orang Kabupaten Solok asli. Maigus Tinus berasal dari Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang dari suku Jambak.

Terkait dirinya disebut-sebut akan maju menjadi kandidat calon Bupati Solok mendatang, Maigus Tinus kepada media ini menyebutkan bahwa dirinya siap berkompetisi untuk calon Bupati Solok 2020-2025 mendatang.

“Sebagai orang asli dari Kabupaten Solok, saya sangat sedih melihat kondisi Kabupaten saat ini. Saya selalu mengikuti perkembangan Kabupaten Solok dari media dan sekali sebulan saya pulang kampung ke Solok. Tidak ada kemajuan yang berarti yang saya lihat sejak saya sekolah SD dulu sampai sekarang. Bahkan kita kalah jauh oleh Kabupaten pemekaran, ” sebut Maigus Tinus dengan nada kecewa.

Pengusaha muda yang sukses dan juga menjadi Sekretaris Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok (PKKS) di Jakarta, mengaku siap untuk maju sebagai calon kepala daerah.

“Untuk merubah semua ini, kita tentu perlu kekuasaan. Makanya saya terpicu untuk ikut Pilkada. Masalah semua nagari, saya juga hafal ke 74 nagari yang ada. Waktu masih sekolah, saya suka berkeliling Kabupaten Solok kok, ” cetus Maigus Tinus.

Pihaknya berharap bisa mendapat dukungan dari kaum remaja dan kaum millenial serta masyarakat umum kalau Kabupaten Solok ingin berubah.

Sementara Ketua DPC partai Demikrat Kabupaten Solok, Agus Syahdeman, juga mendukung penuh keinginan Maigus untuk maju dari kalangan tokoh muda dan tokoh rantau.

“Nama Maigus Tinus kian populer di kalangan masyarakat. Banyak yang berpesan kepada saya, agar Maigus Tinus mau mengabdi di kampung halaman untuk maju menjadi Bupati atau Wakil, ” sebut Agus Syahdeman.

Ditambahkan Agus Syahdeman, kalau ingin kabupaten Solok berubah, masyarakat harus juga mendukung perubahan itu sendiri. Secara ekonomi, Maigus Tinus sudah matang karena dia juga pengusaha muda yang sukses dan type pekerja keras. Selain itu, Maigus juga tertarik untuk mengabdi di kampung karena sedih melihat Kabupaten Solok yang masih jalan di tempat.

“Jujur saja, saat ini kita sudah tertinggal oleh Solok Selatan dan Dhamasraya. Padahal keduanya daerah pemekaran yang belum lama berdiri. Sedangkan Kabupaten kita sudah berusia lebih 100 tahun,” papar Agus Syahdeman.

Pihaknya juga menjelaskan, dari Hasil survey kebeberapa nagari, mayoritas masyarakat Solok butuh pemimpin muda dan siap membawa perubahan. Selain itu, masyarakat juga punya ekspektasi atas pemimpin baru, muda dan visioner.

Agus Syahdeman lebih lanjut menjelaskan, bagi Demokrat dan partai koalisi yang pengusung bakal calon bupati dari kelompok muda, pada Pilkada Solok 2020, dukungan dan harapan masyarakat sesuai dengan hasil survei itu, merupakan modal besar. Sebab, sambung dia, pada pesta demokrasi nanti, masyarakat yang akan menentukan calon pemimpin mereka.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Solok ini lebih lanjut menjelaskan, selain karena adanya keinginan kuat di kalangan masyarakat untuk melakukan perubahan, hal lain yang juga mempengaruhi meningkatnya elektabilitas Bakal Calon Bupati Solok dari Demokrat itu, juga karena yang bersangkutan dikenal sangat komunikatif dengan hampir semua elemen masyarakat.

Maigus dikenal sebagai sosok pemuda yang sangat merakyat, santun terhadap para ulama, dan relatif tidak memiliki masalah dan pandai berorganisasi

Maigus merupakan satu dari dua tokoh di rantau yang disebut-sebut akan maju pada Pilkada Kabupaten Solok pada tahun 2020, selain Iriadi (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here