KPU Kabupaten Solok Ajukan Anggaran Pilkada 2020 Sebesar Rp 32 Milyar

0
695

SOLOK, JN-Untuk suksesnya Pilkada Kabupaten Solok tahun 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah itu, mengajukan anggaran sebesar Rp 32 Miliar kepada Pemkab Solok.

Jumlah sebanyak itu, menurut
Divisi Sosialisasi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Solok, Jons Manedi, akan digunakan untuk biaya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Solok pada tahun 2020.

“Ya kita butuh biaya besar untuk suksesnya pelaksanaan Pilkada Kabupaten Solok tahun 2020. Apalagi kita punya 74 Nagari yang tersebar di 14 Kecamatan yang jaraknya cukup jauh antara nagari yang satu sama nagari lainnya, ” terang Jons Manedi, Jum’at (30/8).

Pihaknya menjelaskan bahwa biaya sebanyak itu, nantinya akan banyak terserap untuk honor panitia penyelenggara adhoc baik di tingkat TPS, nagari dan kecamatan,” terang Jons Manedi.

Pernyataan tersebut juga dikuatkan oleh Ketua KPU Kabupaten Solok, Ir. Gadis bahwa pengajuran anggaran tersebut mengingat jumlah TPS yang ada pada setiap nagari sangat banyak begitu juga dengan personil petugas yang akan terlibat di Pilkada.

Apalagi nanti dalam penyaluran dana pengadaan logistik pemilu berupa bilik suara dan kotak suara serta kelengkapan pemilu lainnya termasuk honor petugas.

“Anggaran sebesar itu kita dapat setelah seluruh anggota KPU menggelar rapat bersama pihak yang terkait, ” sebut Ir. Gadis.

Pada Pilkada tahun 2015 lalu, KPU Kabupaten Solok mengajukan anggaran sebesar Rp 24 miliar, namun realisasinya hanya Rp17 Miliar. Pihaknya mengajukan dana sebesar itu, juga guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga logistik pemilu naik termasuk transportasi.

Pada Pilkada tahun 2020 nanti, KPU Kabupaten Solok memperkirakan jumlah TPS mendekati 1000.TPS atau lebih dari 960. Jumlah itu jauh menurun jika dibanding pada pemilu serentak 2019 dimana jumlah TPS mencapai 1.315 di seluruh Kabupaten Solok.

Sementara untuk jumlah panitia Adhoc tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan pemilu serentak, dimana di tingkat kecamatan akan diisi 5 orang PPK, tingkat nagari diisi oleh tiga orang PPS dan tingkat TPS swbanyak tujuh orang KPPS. Total panitia adhoc mencapai 7.075 orang

Jumlah anggaran rp 32 Milyar itu
sudah diajukan kepada pihak pemerintah daerah, vmelalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), untuk realisasinya nanti kita tunggu pengesahan Rancangan Anggaran dan Pendapatan Daerah (APBD) 2020 mendatang.
“Kita berharap anggaran tersebut dusetujui, demi suksesnya Pilkada Kabupaten Solok tahun depan, ” sebut Ir. Gadis (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here