Ketua KPU Elwiza Kamarudin Lantik PPK se Kabupaten Solok

0
1256

SOLOK, JN– Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPS) se-Kabupaten Solok dilantik oleh Ketua KPU Kabupaten Solok, Hj. Elwiza Kamarudin, S. Sos, bertempat di Guest House Arosuka, Kamis (22/2).

Acara pelantikan PPK se Kabupaten bumi penghasil buah markisa itu, juga dihadiri oleh Bupati Solok, H. Gusmal, Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Amnasmen, S.H, Ketua KPU Kabupaten Solok, Hj. Elwiza, S.Sos, Setda Kabupaten Solok, Aswirman, Forkopimda Kabupaten Solok, para Camat di lingkup Kabupaten Solok, Ketua Panwaslu Kabupaten Solok , Andri Junaidi dan undangan lainnya.

Menurut Ketua pelaksana acara, Efrizon, S.E., M.Si, dasar kegiatan pelantikan ini diantaranya adalah UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Peraturan KPU No 7 Tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggara Pemilu, Peraturan KPU No 3 Tahun 2018 tentang pembentukan dan tata kerja PPK, PPS, KPPS serta penyelnggara pemilu

Dipa 076 KPU Kabupaten Solok tahun 2018. Hal itu juga sesuai Keputusan rapat pleno KPU Kabupaten Solok tanggal 18 Februari 2018 tentang hasil seleksi wawancara calon anggota PPK se-kabupaten Solok, yang dinyatakan lulus sebagai penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan. “Pelantikan PKK merupakan finalisasi dari tahapan pembentukan badan adhoc sesuai dengan peraturan KPU No 3 Tahun 2018 dan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada penyelenggara pemilihan di tingkat kecamatan yang mempunyai integritas, profesionalitas serta akuntabel,” jelas Efrizon.

Disebutkannya, panitia dan kelompok pemungutan suara merupakan penyelenggara pemilu yang memegang peran penting dalam mensukseskan pemilu yang berkualitas. Sementara narasumber kegiatan ini ialah Ketua KPU Provinsi Sumbar, Ketua Panwaslu Kabupaten Solok, ketua dan jajaran KPU kabupaten Solok.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Solok, Elwiza Kamaruddin, bertempat di rumah dinas Bupati Solok di Guest House.

 

Buapti Solok, H. Gusmal, S.E., M.M dalam arahannya menyampaikan bahwa anggota PPK harus mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang cukup tentang penyelenggaraan pemilu, sebab PPK akan langsung menangani para pemilih. “PPK dan KPU hendaknya mampu memunculkan antusias masyarakat untuk hadir ke TPS saat pelaksanaan pemilu serta juga bisa melayani pemilih dalam golongan penyandang disabilitas,” jelas Gusmal. Disebutkannya, tugas PPK sekrang lebih sedikit daripada sebelumnya, dari sebelumnya 5 orang sekarang hanya 3 orang perkecamatan maka PPK harus lebih bekerja lebih keras lagi untuk mensukseskan dan mempertanggungjawabkan kinerjanya selama masa pemilu. “Semoga anggota yang dilantik semuanya independen,  dan tidak memihak kepada kelompok atau golongan tertentu. Untuk itu, saya berharap kepada seluruh camat untuk dapat melengkapi dan memenuhi seluruh kebutuhan serta fasilitas yang dibutuhkan PPK dan PPS,” jelas Gusmal

Selain itu, PPK juga harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat,  agar semua masyarakat tahu dengan pelaksanaan pemilu serta berharap terwujudnya pemilu badunsanak dan tidak ada terjadi kerusuhan disaat pelaksanaan pemilu nanti (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here