Keindahan Kab. Solok Bak Sorga Yang Tersembunyi

0
184

SOLOK, JN- Rencana Pemerintah Kabupaten Solok untuk membangun tiga objek wisata unggulan di tiga wilayah di Bumi Bareh Solok, yakni di baguan Utara Kabupaten Solok akan Fokus ke Danau Singkarak, di tengah fokus ke Taman Hutan Kota Terpada (THKT), Sukarami dan di bagian Selatan lebih fokus ke Danau Kembar, seperti Convention Hall dan Panorama, mendapat dukungan penuh oleh anggota DPRD Kabupaten Solok.

“Kalau memang untuk kemjuan dan perubahan Kabupaten Solok yang lebih baik, saya yakin kawan-kawan di DPRD yang akan datang pasti akan mendukung program kerja pemerintah daerah, terutama dalam membangun Kepariwisataan di daerah ini. Namun syaratnya kalau membangun objek wisata, harus dituntaskan satu persatu, agar tidak sia-sia atau mubazir, seperti pembangunan THKW Sukarami yang sempat terbengkalai,” tutur Jon Firman Pandu, anggota DPRD Kabupaten Solok, Senin (15/7).

Politisi dari Gerindra yang juga calon kuat menjadi Ketua DPRD Kabupaten Solok priode 2019-2024 ini, juga menyarankan, kalau pemerintah daerah ingin menuntaskan pembangunan THKW Sukarami atau Convention Hall dan Dermaga Singkarak, tentu harus dituntaskan satu-satu.
“APBD kita sangat terbatas, jadi kalau bisa Pemkab Solok fokus membangun salah satunya saja dan berikutnya baru pindah ke yang lain,” sebut Jon Firman Pandu.

Dicontohkannya, kalau tahun 2019 pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan THKW, maka tuntaskan selama tahun 2019. Baru pada tahun 2020 fokus pula ke Danau Kembar atau Danau Singkarak. Kalau tidak semua akan mubazir.

“Jadi itu maksud saya harus tuntas satu persatu. Kalau objek wisata THKT tuntas, saya yakin akan bisa menghasilkan PAD dari pengunjung dan pemerintah harus juga memaklumi itu agar APBD tidak sia-sia dan dari tahun ke tahun tidak itu saja yang dipermasalahkan,” tambah Jon Firman Pandu.

Harapan Jon Pandu, juga didukung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Septrismen Sutan Putih. Menurutnya, jika sat-satu objek wisata pengerjaannya di fokuskan dan rampung, jelas sudah bisa menghasilkan PAD bagi Kabupaten Solok, sebagaimana yang telah dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Sawahlunto di objek wisata Kandis. “Kalau dengan serius, dunia pariwisata kita pasti akan berkembang. Sebab Kabupaten Solok punya potensi untuk itu. Disamping alamnya indah, Kabupaten Solok juga sering dusebut sebagai Sorga yang masih tersembunyi, ” sebut Septrismen.

Pihaknya pun setuju, kalau objek wisata di Kabupaten Solok sudah saatnya untuk mendukung dan menghasilkan PAD.
“Convention hall saja kalau ditata dengan baik, akan menghasilkan PAD yang tinggi, namun pengelolaannya juga harus profesional, ” sebut Septrismen
(wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda