Kabupaten Aceh Jaya Belajar ke Kota Solok

0
43

SOLOK, JN – Wali Kota Solok Zul Elfian, secara langsung menyambut kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Solok, beberapa waktu yang lalu. Kedatangan rombongan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Jaya Mustafa, guna melakukan Pembelajaran Inovasi Daerah Kota Solok yang menjadi satu-satunya wakil dari Pulau Sumatera dan masuk 10 besar dalam rangka IGA Award Tahun 2018 yang digagas oleh Kemendagri RI.

Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Solok Rusdianto, Kepala Bappeda Kota Solok Jonnedi, Plt.Kepala Balitbang Kota Solok Syofyan Kudan, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Solok.

Wako Solok Zul Elfian dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya. “Ini merupakan sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi kami kedatangan rombongan pemerintah Kabupaten Aceh Jaya,” sebut Wako.

Kota Solok merupakan kota kecil yang masih mengejar ketertinggalan dan memperbaiki diri sebelum genap berusia 50 Tahun. Adapun Visi dan Misi Kota Solok yang tertuang dalam RPJMD Kota Solok 2016-2021 ialah masyarakat Kota Solok yang beriman, bertaqwa dan sejahtera menuju kota perdagangan jasa serta pendidikan yang maju dan modern.

Guna peningkatan Iman dan Taqwa masyarakat, Pemerintah Kota Solok telah gencar melakukan renovasi masjid-masjid guna masyarakat semakin nyaman beribadah, guru MDTA juga diperhatikan agar semakin semangat mengajar anak-anak baca tulis Al Quran.

“Apabila masyarakat Kota Solok telah beriman dan bertaqwa, pasti Kota Solok akan aman dan tenteram. Iman dan taqwa merupakan syarat bahagia di dunia dan akhirat,” jelas Wako.

Pada kesempatan itu, Zul Elfian juga mengapresiasi aparatur Pemerintah Kota Solok yang telah bekerja keras dan cerdas dalam menciptakan inovasi-inovasi dan telah diakui oleh Pemerintah Nasional. “Inovasi salah satu cara memperbaiki pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, semoga kedepannya inovasi-inovasi terus dilahirkan oleh Pemerintah Kota Solok, dan Pemerintah Daerah lain juga akan dapat melakukan hal yang sama,” ucap Zul Elfian.

Adapun Proses menggerakkan OPD dalam berinovasi yakni dimulai dengan rapat koordinasi inovasi, selanjutnya monitoring/survey lapangan, asistensi oleh Tim Inovasi Daerah terhadap hambatan/permasalahan dalam melaksanakan/mewujudkan inovasi, pemberian stimulan dalam bentuk reward/punishment, ikatan perjanjian kinerja antara penanggung jawab inovasi (Kepala OPD) dengan kepala daerah, serta menyusun kerangka regulasi yang dibutuhkan dalam tata kelola inovasi.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Aceh Jaya Mustafa , juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemko Solok yang bersedia menerima kunjungan ini dengan hangat dan bersahaja. “Kami sangat senang berkunjung ke Kota Solok yang merupakan satu-satunya wakil dari Pulau Sumatera dan masuk 10 besar dalam rangka IGA Award Tahun 2018 tang digagas oleh Kemendagri RI,” tuturnya.

Mustafa menyadari, inovasi-inovasi merupakan sebuah peluang mendorong kemajuan suatu daerah. Namun, inovasi ini sangat mudah diucapkan, akan tetapi agak sulit dilakukan dan dipertahankan. Kemapanan aparatur diyakini merupakan kunci utama dalam berinovasi, apabila aparatur mapan pasti inovasi akan muncul.

“Untuk itu, kami berharap kesediaan Pemko Solok untuk memberikan kunci-kunci dalam pelaksanaan, regulasi dan strategi yang dilaksanakan untuk berinovasi,” sebutnya.

Kedepannya, semoga silaturrahmi antara Pemerintah Kota Solok dan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya akan terus terjalin dan bisa menambah wawasan bagi aparatur kami guna meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Jaya.

Wali Kota Solok Zul Elfian juga berkenan bertukar plakat dan cinderamata sekaligus menyerahkan buku inovasi daerah Kota Solok kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Jaya Mustafa.(van)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda