Jon Pandu: APBD Harus Berpihak Kepada Rakyat

0
288

SOLOK, JN-Ketua DPRD Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu menekankan bahwa APBD Kabupaten Solok, harus berpihak kepada rakyat, karena tujuan dari APBD adalah untuk mensejahterakan masyarakatnya.

“Saat Pembahasan RAPBD 2020 hingga tokok palu, berjalan sangat alot karena kita ingin setiap SKPD benar-benar memahami penggunaan APBD dan itu harus berpihak kepada masyarakat dan tidak berbenturan dengan Undang-Undang,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, saat berbincang dengan KORAN PADANG, di kantor DPRD kabupaten Solok, Senin (18/11).

Ditambahkan Jon Firman Pandu, pembahasan oleh Banggar dan TAPD terlihat cukup melelahkan. Bahkan pembahasan berlangsung hingga malam hari.

’RAPBD Tahun 2020 sudah diketuk dan disetujui oleh DPRD Kabupaten Solok dan pemerintah daerah. Bahkan, hasil pembahasan sudah plong. Tinggal kita mengawasi jalannya APBD ini, ” terang Jon Pandu.

Namun demikian, Jon Pandu mempertanyakan bahwa sudahkah usulan SKPD dan OPD baru bahwa APBD 2020 pro rakyat?. Dia memandang bahwa kerja keras legislative dan eksekutif dalam pembahasan RAPBD 2020 lalu, akan membuahkan hasil gemilang demi kesejahteraan rakyat Kabupaten Solok. Namun demikian, jangan setelah kerja keras Banggar dan TAPD justru akan dinodai oleh oknum-oknum tertentu dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Solok.
“Sebagaimana diketahui bersama, proses pembahasan Raperda APBD merupakan tahapan akhir dari rangkaian kegiatan perencanaan tahunan yang meliputi akhir dari rangkaian kegiatan perencanaan tahunan yang meliputi penyusunan rencana kegiatan pembangunan daerah (RKPD) berisi program, pembahasan, kesepakatan dan penandatanganan KUA dan PPAS,” jelas Jon Firman Pandu. Selanjutnya pembahasan Raperda APBD dan persetujuan nota keuangan dan Perda APBD. Setiap tahun selalu ada peraturan baru dari pusat terkait pengelolaan anggaran khususnya di daerah.

Ditambahkannya, DPRD akan terus melakukan upaya dalam rangka menciptakan Perda APBD Kabupaten Solok yang baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, harus dengan dukungan pemerintah. “Kita menyadari bahwa fokus APBD dalam beberapa tahun terakhir untuk program infrastruktur dan juga pendidikan. Hl ini tidak lain dalam rangka menciptakan daerah yang maju dan berkembang dengan dibarengi kemajuan sumber daya manusia,” pungkas Jon Firman Pandu (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here