HMI Kota Solok Sampaikan Aspirasi Ke Gedung Dewan

0
525

SOLOK, JN-Puluhan pemuda yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Solok, melakukan aksi damai menyampaikan orasinya ke DPRD Kota Solok.Rabu sore (29/5).

Sambil berorasi, puluhan HMI ini juga membentangkan poster yang bertuliskan “ Selamatkan Indonesia “ serta bendera merah putih dan bendera HMI, dalam orasinya mereka meneriakkan keprihatinan atas kondisi pesta demokrasi di Indonesia beberapa waktu lalu dan kondisi di Kota Solok itu sendiri.
Peserta orasi yang tergabung dalam HMI dan mahasiswa UMMY Solok melakukan long march dari sekretariat HMI jalan Hamka,Lukah Pandan, Kelurahan KTK,Kecamatan Lubuk Sikarah langsung menuju kantor DPRD Kota Solok.
Di depan gedung DPRD Kota Solok, mahasiswa dan HMI melakukan orasi secara bergantian. Dalam orasinya, salah satu peserta aksi yang merupakan ketua umum HMI Kota Solok,Candra Irawan dan Presiden Mahasiswa Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY), Hayadi menyampaikan, kami akan menyampaikan tuntutan atau desakan baik kasus yang ada di tingkat Nasional maupun kasus yang ada di tingkat Daerah,kami dalam melakukan aksi tidak akan berbuat anarki namun kami hanya menyampaikan aspirasi sebagai bentuk kepedulian kami sebagai mahasiswa yang masih peduli dengan kasus yang ada di NKRI ini.

“Kami mahasiswa merasa prihatin terhadap banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia pada pesta demokrasi beberapa waktu lalu dan sampai hari ini belum ada kepastian apa yang menjadi penyebab meninggalnya petugas tersebut,” jelas Hayadi.
Untuk itu “anjutnya, HMI datang ke hadapan anggota dewan pada hari ini untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat terkait indonesia saat ini, karena kita sudah saling berbenturan satu sama lainnya,maka untuk itu kami HMI dan Badan Eksekutif Mahasiswa di Kota Solok telah merumuskan beberapa tuntutan. Diantaranya,mendesak Pemerintah atau DPR untuk segera mengevaluasi penyelenggara pemilu serta merevisi Undang-Undang No.7 tahun 2017. Tuntutan kedua KPU harus bertanggung jawab atas tercorengnya demokrasi hari ini,ketiga kami minta kepada Tim pemenang 01 dan tim pemenang 02 harus menunjukkan sikap sebagai seorang negarawan serta membangun konsolidasi pembangunan sehingga negara kita ini aman dan tentram sebagaimana mestinya,meminta kepada bapak-bapak kepolisian untuk tidak bersikap agresif pada mahasiswa maupun pada masyarakat yang menyampaikan aspirasi di depan umum.

Sementara Ketua Umum HMI Kota Solok,Candra Irawan, menambahkan nantinya Kota Solok akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Nasional Provinsi Sumatera Barat yang tidak lama lagi akan di gelar,namun persiapan tidak begitu nampak oleh masyarakat,hal tersebut belum nampaknya apa yang akan di promosikan oleh Pemerintah Daerah Kota Solok yang selaku tuan rumah.masih banyak masyarakat belum mengetahui perhelatan tersebut padahal ini merupakan suatu wadah bagi masyarakat untuk bisa mempromosikan kerajinan tangan dan karya-karya yang mereka buat.
“Kami meminta kepada DPRD untuk mendesak Pemerintah agar melibatkan masyarakat dalam mensukseskan acara tersebut.selain itu peserta aksi juga mempertanyakan masih banyaknya warung – warung makan yang buka siang hari selama bulan Ramadhan padahal sudah ada semacam himbauan untuk tutup berjualan makanan dan minuman di siang hari selama ramadhan,” jelas Candra Irawan.

Anggota DPRD Kota Solok,Ramadhani Kirana Putra,SE,MM, saat menerima HMI dan BEM Kota Solok menyampaikan kami selaku anggota Dewan akan menampung aspirasi yang akan di sampaikan oleh kawan-kawan mahasiswa dalam bentuk diskusi dan kami sudah menyediakan ruangan untuk menyampaikan aspirasi tersebut.
“Kita selaku Wakil rakyat selalu terbuka menampung aspirasi masyarakat dan akan berupaya memperjuangkannya dari beberapa aspirasi yang kawan-kawan sampaikan dibutuhkan juga pengawalan dari kawan-kawan semuanya agar kami dapat nantinya merealisasikannya minimal menyuarakannya ke lembaga yang lebih tinggi nantinya,” sebut Ramdhani.
Termasuk dalam hal ini Pemerintah Daerah yaitu Walikota Solok beserta Wakilnya.kami selaku dewan secara hirarkinya bersama pemerintah daerah akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan yang pada prinsipnya demi kebaikan Bangsa dan Negara.

Menjawab persoalan MTQ dalam hal ini Pemerintah Daerah sudah menyiapkan segala sesuatunya bagi kita selaku tuan rumah untuk menyambut MTQ tingkat Nasional Provinsi Sumatera Barat yang akan di adakan pada tanggal 14 Juni 2019 mendatang.kami selaku DPRD telah mensupport dan mendukung berupa anggaran untuk pelaksanaan MTQ ini bisa berjalan sebagai mana yang kita harapkan bersama.kami berharap juga melalui momentum MTQ ini daerah kita dapat terpromosikan melalui media – media yang ada termasuk perguruan tinggi yang ada di daerah kita sendiri.

“Selama ini perguruan tinggi kita kurang terekspose di tingkat Provinsi Sumatera Barat.insya alloh kita akan sampaikan kepada Pemerintah Daerah supaya perguruan tinggi minimal mendapatkan space untuk mempromosikan kampusnya sesuai dengan tema MTQ, sekaitan masih adanya warung-warung yang tetap buka pada bulan puasa akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah nantinya. “Kita di DPRD sudah sering mengingatkan kepada pemerintah bagaimana caranya memprotegkan jika ada warung-9warung makan yang buka siang hari selama bulan puasa,jika ini memang ada kami akan menyampaikan ke pemerintah daerah untuk segera menertibkannya agar tidak mengganggu umat islam yang menjalankan ibadah puasa,” tutur Ramadhani.

Setelah menyampaikan orasinya mahasiswa yang tergabung ke dalam Badan Eksekutif Mahasiswa dan HMI Kota Solok menyerahkan beberapa tuntutan mereka yang sudah di persiapkan dalam sebuah tulisan dan diterima langsung oleh anggota DPRD Kota Solok yang di wakili oleh Ramadhani Kirana Putra,SE,MM,akhirnya para peserta orasi membubarkan diri secara tertib dan aman (wahyu/jn01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda