Gubernur Mahyeldi Lantik Syefdinon Sebagai Kepala Biro Umum Pemprov Sumbar

Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, hari Jum’at (18/3), melantik dan mengambil sumpah jabatan enam pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), bertempat di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jl. Sudirman, Padang.

Diantara yang dilantik yakni Syefdinon, SS, MM sebagai Kepala Biro Umum, sebelumnya Kabag Rumah Tangga, Biro Umum dan juga Kabag Umum di Pemkab Solok.

Selain Syefdinon ada nama Ir. Nizam Ul Muluk, M.Si sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yang sebelumnya menjabat Kadis Pangan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung.

Kemudian, dr. Lila Yanwar, MARS sebagai Kepala Dinas Kesehatan, sebelumnya Direktur RSUD Kota Padang Panjang, dan Drs. Barlius, MM sebagai Kepala Dinas Pendidikan, sebelumnya menjabat Kepala BPBD Kota Padang.

Berikutnya ada nama Ria Wijayanti, SE, MM, sebagai Kepala Biro Perekonomian yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Perekonomian Kabupaten Limapuluh Kota

Terakhir, Drs. Maifrizon, M.Si sebagai Kepala Biro Adpim, sebelumnya menjabat Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora RI.

Pejabat yang dilantik tersebut mengisi kekosongan jabatan karena mutasi yang dilakukan pada Februari lalu

Gubernur Mahyeldi menyebut seleksi ini dilakukan secara terbuka dan telah melalui tahapan yang jelas dan profesional oleh panitia seleksi serta sesuai dengan mekanisme yang ada. Pemilihan pejabat juga melihat enam indikator penting diantaranya rekam jejak, makalah, dan tes kesehatan.

Baca Juga :
Pemkab dan Forkopimda Kabupaten Solok Gelar Diskusi Politik 

“Kepada pejabat yang baru dilantik, saya berpesan agar optimal bekerja sesuai bidangnya masing-masing. Kepada Kepala Biro Adpim, saya instruksikan agar protokoler memberikan pelayanan ekselen kepada para tamu, baik dari kabupaten kota, pusat maupun perwakilan negara asing,” harap Mahyeldi.

Gubernur juga meminta Kepala Biro perekonomian untuk memastikan kelancaran proses konversi bank daerah menjadi bank syariah, disamping tugas-tugas pokok lainnya.

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan juga diminta mempersiapkan program dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan SMA/SMK/SLB. Serta Kepada Kepala Dinas Kesehatan, juga diminta agar fokus terkait stunting.

“Jadikan keberadaan kita Pemprov Sumbar ini betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai adanya kita sama saja dengan tidak ada,” ucap Mahyeldi

“Pejabat jangan asal gubernur senang, saya tidak suka yang seperti itu. Apapun yang dilakukan, jangan melanggar hukum. Tolong perhatikan. Jangan menghambat karir orang. Kalau memang berpotensi, usulkan jangan malah dihalangi. Kita ingin membangun bangsa, jadi berikan peluang supaya lebih baik. Kita ingin Sumbar ini terus berkembang menjadi lebih baik. Untuk itu, selalu berkoordinasi lintas OPD, lintas instansi, agar tujuan pelaksanaan tugas tercapai dengan baik tanpa melanggar aturan,” lanjutnya.

Baca Juga :
Calon Wakil Walikota Solok, H Irman Yefri Adang Bagikan Buku dan Masker ke Warga Payo

Gubernur juga instruksikan kepada setiap kepala OPD untuk melaporkan progres kegiatan masing-masing OPD setiap bulan pada minggu pertama.

Penandatanganan berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Barlius, dan Kabiro Umum Syefdinon,
disaksikan kepala BKD Ahmad Zakri, dan Kepala DPMPTSP Adib Alfikri. (wandy/Sumber Dinas Kominfotik Sumbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.