Dua Mantan Bupati Hadiri Munas IKPS Nagari Paninjawan di Jakarta

0
971

SOLOK, JN- Dua orang mantan Bupati di Sumbar, yakni mantan Bupati Solok, H. Syamsu Rahim dan mantan Bupati Dhamas Raya, Adi Gunawan, hari Minggu (21/7), menghadiri acara Musyawarah Kerja (Munas), pengukuhan Pengurus Ikatan Kelurga Paninjawan Solok (IKPS), pusat priode 2019/2023, bertempat di salah satu hotel di Jakarta. Kedua orang mantan Bupati tersebut, merupakan putra Nagari Paninjawan.

Pengurus IKPS paninjawan, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok,
terbentuk berdasarkan hasil Musyawarah Nasional IKPS. Diantara pengurus IKPS yang dikukuhkan antara lain Ketua Umum IKPS terpilih, Prof Dr. Zalzulifa, yang saat ini bekerja sebagai Dosen di Unifersitas Muhamadiyah Jakarta, Wakil Ketua Zamrides pejabat eselon 2 di Depertemen Perhubungan, Sekretaris Umum Syukwan Hanafi, yang merupakan mantan penyiar Indosiar, Wakil Sekum, Mulyadi S.Pd, Bendahara Umum Alex Azwar, Dirut Keuangan MNC Grub dan pengurus dilengkapi beberapa seksi.

Selain kedua mantan Bupati yang merupakan putra Paninjawan, acara Munas kali ini uga dihadiri oleh Wali Nagari Paninjawan, Darsel Ilyas,
dan seluruh perwakilan IKPS yang ada di seluruh tanah air.

Sementara Keputusan Munas IKPS tersebut antara lain adalah mengesahkan AD/ART IKPS, Penyusunan program kerja, Pembentukan LIZ IKPS, Membuat webset IKPS, Pendataan dan hal hal lain yg dirasa penting utk kemajuan perantau dan kemajuan Nagari.

“Kita berharap agar pengurus IKPS yang terbentuk dan dikukuhkan hari ini tetap solid dalam memegang amanah dan bekerja untuk kepentingan nagari dan perantau,” sebut Darsel Ilyas.

Sedangkan mantan Bupati Solok, H. Syamsu Rahim, berpesan kepada pengurus IKPS paninjawan agar perantau bisa berbuat lebih banyak untuk kampung halaman.
“Mari kita bersinergis membangun nagari antara masyarakat, pemerintah nagari dan perantau, ” sebut Syamsu Rahim.
Sedangkan Ketua Umum IKPS terpilih, Prof Dr. Zalzulifa, dalam sambutannya berjanji bahwa pengurus IKPS yang baru terpilih, akan berusaha berbuat maksimal untuk nagari.
“Kita akan bahas masalah ini nanti dengan pengurus yang lain, bagaimana kita bisa berbuat lebih banyak untuk Nagari, ” terang Prof. Dr. Zalzulifa (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here