DPRD Kota Solok Tinjau Posko Siaga Covid-19 di Setiap Kelurahan

0
535

SOLOK, JN- Anggota DPRD Kota Solok melakukan peninjauan Posko Siaga penanganan Virus Covid-19 di beberapa kantor kelurahan yang tersebar di Kecamatan Lubuk Sikarah dan Kecamatan Tanjung Harapan,Kota Solok.Kamis (2/4).kunjungan lapangan yang terbagi kedalam dua tim tersebut,untuk Kecamatan Lubuk Sikarah dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE didampingi oleh Anggota Ramadhani Kirana Putra,Deni Nofri Pudung,Harizal,Rusdi Saleh,Wazadly dan Andi Eka Putra,sedangkan untuk Kecamatan Tanjung Harapan di Pimpin oleh Wakil Ketua diantaranya Efriyon Coneng dan Bayu Kharisma dengan Anggota Nasril In Dt Malintang Sutan dan Irwan Syari In.
Wakil Ketua DPRD Kota Solok,Efriyon Coneng dan Bayu Kharisma mengatakan,Kunjungan mendadak tersebut guna melihat secara langsung kesiapan Posko siaga,selain itu kami juga menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Walikota Solok terkait telah adanya himbauan untuk dilaksanakannya pengamanan di masing – masing kelurahan dengan cara mendirikan Posko siaga sebagai langkah untuk mencegah covid-19 dan mendata setiap perantau yang datang ke kampung halaman terhitung 1 April 2020.
Setelah kami tinjau ternyata masih ada satu Kelurahan yang belum membuka Posko seperti Kelurahan Laiang yang Kantornya masih ditutup,kantor Lurah kami dapati dalam kondisi terkunci. Dikantor Lurah lainnya kami bertemu langsung dengan RT,RW,Babinsa dan petugas dari kelurahan.kami juga menghimbau kepada RT dan RW sebagai pengumpul data masyarakat yang terdampak Covid-19 agar betul – betul tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik ditengah – tengah masyarakat kita.masyarakat yang terdampak dalam hal ini adalah masyarakat yang tidak memiliki pendapatan tetap.
Bagi tim yang bekerja di Posko maupun tim relawan dan tim medis nantinya akan kita bekali dengan Alat pelindung diri seperti Hand Sanitizer,thermo gun,masker,vitamin dan suplemen serta insentive bagi petugas,kami selaku anggota DPRD beberapa waktu lalu telah mencarikan solusi anggaran bersama Pemerintah Daerah,Insya Allah anggaran tersebut sudah tersedia dan akan segera terealisasi,tunggu saja nanti.”ungkapnya.
Sebelumnya beberapa hari lalu,selasa tanggal 31 Maret 2020 DPRD Kota Solok telah melaksanakan Rapat kerja mendadak dengan mengundang Walikota Solok guna mencarikan solusi dan langkah – langkah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk mencegah Virus Covid-19.
Di saat itu Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can,SE menyampaikan,Rapat kerja yang terkesan mendadak di latar belakangi dengan langkah – langkah yang telah dan akan di ambil Pemerintah Kota Solok terkait pencegahan masuknya virus covid-19 di Kota Solok.virus corona saat sekarang sudah berdampak yang sangat luar biasa terhadap segala aspek Kehidupan dan untuk mengatasi masalahnya kita harus saling bekerja sama untuk mengahadapi masalah ini.saat ini sudah di bentuk gugus satgas dan kami belum memahami dalam bentuk apa Surat Keputusan yang di keluarkan oleh Walikota Solok.
Kami dari DPRD merasa sangat prihatin melihat Tim yang bekerja di lapangan telah saling bahu membahu dalam mencegah agar virus corona tidak masuk ke wilayah Kota Solok.kami bahkan mendengar selentingan di tengah – tengah masyarakat yaitu bahwa untuk masyarakat yang menginginkan penyemprotan dana tidak ada, hal ini sangat miris kita dengar tentang Pemerintah yang tidak bisa mencarikan larutan untuk penyemrotan,sedangkan kita memiliki banyak tenaga relawan untuk melakukan penyemprotan Disinfektan seperti TNI,Polri,PMI,WMI dan relawan lainnya,belum lagi kita berbicara tentang alat pelindung diri (APD) tim medis kita yang sangat minim. kita masih bersyukur sampai saat ini di Kota Solok belum ada ditemukan masyarakat yang positif terkena virus Covid-19 walaupun di luar Kota Solok sudah ada yang dinyatakan positif.kami mengajak mari kita saling membuka diri agar persoalan penanganan ini cepat teratasi anggarannya.
Kami yakin tim yang di komandoi oleh Walikota Solok memiliki problem yang perlu kita duduk bersamakan.salah satunya terkait operasional,gizi dan suplemen untuk peningkatan imun Tim medis dan relawan yang bekerja dilapangan.
walaupun dilapangan tim ini butuh gizi dan istirahat dan semuanya tidak terlepas dukungan dari APBD. kami ingin tim yang tergabung dalam satgas ini di Backup,persoalannya nanti kita bersepakat antara DPRD dan Pemerintah Daerah untuk melakukan penggeseran dana yang belum mendesak.kami mewakili Banggar mendukung penggeseran anggaran,sepanjang tidak bertentangan dengan aturan hukum yang ada sesuai peruntukannya guna mencegah masuknya virus covid-19.Alhamdulillah dengan waktu yang tidak begitu banyak kami sudah dapat mengumpulkan anggaran sebanyak 15 Milyar dan tidak tertutup kemungkinan anggaran tersebut akan kita lakukan lagi kajian untuk ditambah.”Ungkap Yutris Can (jn01/wh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here