DPRD Kabupaten Solok Jangan Alergi Dengan Media

0
77

SOLOK, JN-Kritikan tajam disampaikan sejumlah awak media terhadap lembaga DPRD Kabupaten Solok, terkait ada kesan bahwa  keberadaan awak media sebagai lembaga kontroling di DPRD, kurang dihargai selama ini.

“Saya melihat bahwa banyak anggota DPRD dan juga unsur pimpinan terkesan cuek kepada wartawan. Seakan mereka butuh tak butuh dengan media. Padahal tanpa media, apa yang mereka kerjakan masyarakat tidak akan tau. Lihat saja, akhir-akhir ini hampir tak ada yang media yang meliput kegiatan di DPRD,” jelas Sekretaris PWI Kabupaten Solok, Riswan Jaya, SH, Senin (6/9).

Disebutkannya, sudah beberapa tahun terakhir, hampir tidak ada acara bersama antara DPRD dan media, termasuk pergi kunker atau penghargaan kepada media. “Di daerah lain, DPRDnya selalu mengajak media untuk pergi sekaligus untuk meliput, namun di DPRD Kabupaten Solok, mereka takut ngajak media, mungkin karena takut rahasia mereka akan terbuka,” jelas Riswan Jaya, sambil berkelakar.

            Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, mengakui bahwa selama ini hubungan dengan awak media agak longgar, namun bukan berarti media dikesampingkan. “Kami menyadari, tanpa media, apa yang kami kerjakan tidak akan diketahui publik. Namun akhir-akhir ini kalau media kurang kami pedulikan, disebabkan kawan-kawan di DPRD pada sibuk, maklum saja ini kan memasuki tahun politik,” jelas Hardinalis. Disebutkannya, selama ini mungkin masih ada kelemahan kita di DPRD. Jadi sebagai orang yang sering terjun ke masyarakat, rekan-rekan media akan lebih faham apa kekurangan dari kita sebagai Wakil masyarakat.

Politisi dari Partai Golkar ini, berharap agar kedepannya hubungan antara media dan lembaga DPRD yang sama-sama berperan sebagai kontrol sosial dan mengawasi jalannya roda pemerintahan, harus semakin diperkuat. “Pada tahun baru 2018 ini, mari kita sama-sama berkomitmen untuk mendukung program pemerintah yang Empat Pilar dan Maghrib Mengaji serta Subuh Berjamaah, agar Kabupaten Solok yang indah ini semakin maju. Dan mari kita ciptakan perdamaian pada tahun politik ini, meski partai kita berbeda-beda, jangan sampai antara kita terpecah, hanya gara-gara berbeda partai,” terang Hardinalis.

  Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Yondri Samin menyebutkan bahwa sebagai pelayan masyarakat baik Pemerintah Daerah maupun wakil rakyat atau anggota DPRD, seharusnya tidak alergi dikritik media dan tidak menganggap media sebagai musuh. Disebutkannya, orang besar itu adalah orang yang mau dikritik, karena dengan adanya kritikan kepada kita pribadi atau lembaga, maka kita akan tau dimana letak kekurangan kita. Orang yang tidak mau dikritik adalah orang sombong dan merasa diri paling benar,” tutur Yondri Samin.

Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan ini juga menyebutkan bahwa kritikan yang dialamatkan kepejabat publik atau anggota dewan oleh media, tentulah ada alasannya. “Kalau ingin besar dan kuat, berterimakasihlah kepada orang yang mau mengkritik kita. Sebab kita tidak akan tau kekurangan kita tanpa ada yang memberi tau termasuk masukan dan kritikan dari media masa,” sambung Yondri Samin, ketika diminta komentarnya masalah masih adanya anggota DPRD dan pejabat publik di Kabupaten Solok yang masih alergi menerima kritikan dan terkadang malah memusuhi media yang mengkritik.

            “Jujur saja, media menjalankan fungsinya dan anggota dewan juga harus mau menjalankan kewajibannya dengan baik. Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Jadi kalau mau jadi pejabat atau anggota dewan, marilah kita legowo menerima kritikan dan tidak menilai media sebagai musuh,” pungkas Yondri Samin

            Sementara Ketua LSM Perak, Yemrizon Dt Penghulu Nan Sati, juga sependapat dengan Yondri Samin. “Orang besar itu lahir dari kesalahan yang pernah dilakukan, namun tidak melakukan kesalahan yang sama pada masa berikutnya. Kalau ada media yang mengkritik wakil rakyat adat kinerja kepala daerah, itu adalah tanda mereka perhatian kepada daerahnya. Bukan lalu dianggap musuh,” tutur Yemrizon  (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda