DPRD Kab. Pemalang Belajar Pertanian dan Pariwisata ke Kabupaten Solok

0
103

SOLOK, JN- Sebanyak 24 orang anggota DPRD kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, yang terdiri dari anggota Komisi A dan Komisi C, hari Rabu (10/7), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Solok.

Rombongan dipimpin oleh Dua orang Wakil Ketua DPRD kabupaten Pemalang, yakni, H. Muchtarudin dan
Syarkawi dan juga Ketua Komisi A, H. Warsito, SH dan Ketua Komisi C, Ida Multani, SE, MM serta pendamping Kasubag Program dan Keuangan sekretaris Dewan DPRD Pemalang,
Bambang Hardianto, SH serta beberapa staf dari Sekwan DPRD Pemalang.

Sementara di Kabupaten Solok, rombongan disambut di ruang rapat Komisi A DPRD kabupaten Solok oleh
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Septrismen, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kabupaten Solok, Erizal, Kabid Perencanaan Dinas Pariwisata, Aziskhan, Kasubag Umum dan Perlengkapan DPRD Kabupaten Solok, Nofendra, beserta beberapa orang Staf di Sekretariat Dewan Kabupaten Solok.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H. Muchtarudin, selain memperkenalkan anggota rombongan, juga menyampaikan maksud dan tujuan berkunjung ke Kabupaten Solok, yakni untuk belajar pertanian dan Pariwisata.
“Kami mengenal Kabupaten Solok sangat sukses dengan program pertanian padi dan bawang serta hultikultura lainnya. Jadi untuk itu kami ingin belajar dari Kabupaten Solok, termasuk tentang Pariwisata, ” sebut H. Muchtarudin.

Sementara Ketua Komisi A DPRD pemalang, H. Warsito, juga menyebutkan bahwa Produk pertanian Kabupaten Solok khususnya beras Solok, juga sangat terkenal di seantero nusanrara.

Selain itu beras Solok juga sudah mendapat sertifikat Indikasi Geografis (IG) oleh Kemenkumham Republik Indonesia.

Wakil Ketua DPRD kabupaten Solok, Septrismen, selain menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Solok, juga mengucapkan terimakasih kepada rombongan dari DPRD Pemalang yang sudah memilih Kabupaten Solok untuk lokasi study banding.
Selain itu, Septrismen juga menyebutkan bahwa beras Solok benar sudah memiliki sertifikat Indikasi Geografis (IG) yang dikeluarkan oleh Kemenkumham RI.

“Saat ini beras yang dihasilkan dari varietas padi unggulan seperti Sokan , Anak Daro, Caredek dan Padi Siarang atau beras hitam, dengan Kandungan kolesterol yang sangat rendah, karena Kabupaten Solok sudah mampu mengasilkan 5,8 ton/ hektare, ” sebut Septrismen. Selain itu panen padi di Kabupaten Solok, bisa dilakukan 3 kali satu tahun.
Kabupaten Solok juga mampu memenuhi supply dan swasembada beras untuk daerah lain, seperti unruk Riau, Batam dan Jambi serta daerah lainnya.
Sedangkan masalah pertanian bawang dan hultikultura lainnya, berada di Selatan Kabupaten Solok seperti Alahan Panjang dan Sungai Nanam.
Sementara beras dihasilkan dari Kabupaten Solok wilayah tengah seperti Guguak Tiga Nagari, Talang, Cupak, Muara Panas dan Sumani serta Singkarak di Utara Kabupaten Solok.

Tampa mengurangi arti dan makna kunjungan dari anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Septrismen juga mentampaikan salam maaf pumpinan karena sedang ada sidang Paripurna.

Sedangkan masalah Pariwisata, Septrismen juga menjelaskan bahwa Kabupaten Solok juga dikarunia alam yang indah da memiliki 5 Danau, namun memang belum dikelola secara profesional karena keterbatasan dana (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda