Diisukan Menunggak Sewa Kantor, Petinggi Partai Gerindra Kabupaten Solok Meradang

0
1368

SOLOK, JN- Dengan adanya isu dan pemberiataan beberapa media Online beberapa waktu lalu bahwa Kantor DPC Gerindra Kabupaten Solok ditutup karena tidak  membayar hutang, membuat para petinggi pengurus DPC Gerindra Kabupaten Solok jadi meradang.

 

“Kami jelas tidak terima isi pemberitaan tersebut karena jelas ini pencemaran nama baik partai kami. Dan apa yang diberitakan di media tersebut tidak benar,” jelas Ketua DPC Gerindra Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, Selasa (22/5) kepada KORAN PADANG. Disebutkan Jon Firman Pandu, dirinya sangat kaget mendengar pemberitaan tersebut yang mengatakan soal adanya tunggakan pembayaran sewa gedung yang berujung dengan ditutupnya Kantor Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok yang berlamat di  Lintas Sumatera KM 10 Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok.

Dalam pemberitaan itu dijelaskan bahwa pengurus Gerindra Kabupaten Solok menunggak hutang hampir mencapai Rp 32 Juta dari jumlah pembayaran sewa kantor untuk masa dua tahun. Selain itu pengurus Gerindra Kabupaten Solok juga menunggak bayar hutang makan dan minum pada warung nasi yang jumlahnya juga mencapai puluhan juta rupiah.

“Kami jelas terpukul dengan pemberitaan tersebut dan kami bisa membawa hal ini ke ranah hukum,” jelas Jon Firman Pandu.

Disebutkan Jon Firman Pandu, bahwa kontrak kantor partai yang dipimpinnya berlaku selama 3 tahun terhitung sejak Januari 2017 hingga Januari 2020 dengan tiga kali tahap pembayaran. Untuk tahap pertama dan kedua sudah dibayarkan sampai Januari 2019, sementara untuk tahun berikutnya juga sudah dilunasi. “Jadi saya heran hutang yang mana yang difitnahkan kepada kami selaku pengurus Gerindra Kabupaten Solok.” terang Jon Firman Pandu, dengan nada kecewa. Disebutkannya, kalau kantor Gerindra dalam seminggu ini sering kelihatan tutup walau tidak setiap hari, itu hanya lebih memberikan penghormatan kepada staf dan pengurus yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

Sementara Sekretaris Gerindra Kabupaten Solok, Hafni Hafiz, juga mengaku sangat kecewa dengan pemberitaan dan fitnah tersebut dan pihaknya akan mencoba menempuh langkah hukum atas nama pencemaran nama baik pengurus. “Kami pengurus berusaha menjaga marwah DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok, dan kami sangat kecewa dengan pemberitaan itu yang menurut kami  sudah mengandung ujaran kebencian, fitnah dan pencemaran nama baik,” jelas Hafiz.

DPC Gerindra Kabupaten Solok akan melakukan langkah-langkah hukum demi tegaknya marwah dan harga diri Partai Gerindra di Kabupaten Solok (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here