Bupati Gusmal Hadiri Diskusi Publik Naskah Akademik dan Rancangan Perda Tentang Lambang Daerah

0
166

SOLOK, JN-Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, Kamis (30/1), menghadiri diskusi publik naskah akademik dan rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Solok, bertempat di Ruang Solok Nan Indah, Kamis (30/1)

Tampak hadir pada acara tersebu, Bupati Solok, H. Gusmal, SE. MM, Sekda Kabupaten Solok, H. Aswirman, SE. MM, Kepala Barenlitbang, Erizal, SE. MM, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Sumbar, Amru Walid Batubara, SH. MH, Narasumber Kasubid Fasilitasi Pembentukan Produk Hukum Daerah, Yeninel Ikhwan, SH, MH dan lainnya.

Ketua panitia pelaksana, Erizal dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan in bertujuan untuk menghasilkan legalitas penggunaan mars Kabupaten Solok yang nantinya akan tergabung dalam Perda yang berkaitan dengan lambang daerah.

“Kita sengaja didatangkan pihak dari kemenkumham Kanwil Sumbar agar dapat membimbing diskusi ini. Diskusi ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat di Kabupaten Solok,” sebut Erizal.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Sumbar, Amru Walid Batubara, SH. MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kami menyambut baik kerjasama pemerintah Kabupaten Solok dengan kemenkumham Kanwil Sumbar dalam rangka perancangan peraturan daerah ini.

“Salah satu harmonisasi peraturan daerah ialah harus berpedoman kepada Pancasila. Jangan sampai di daerah kita ada peraturan daerah yang sama sekali tidak mencerminkan ideologi negara kita,” sebut Amru Walid Batubara.

Dijelaskannya, semua rakyat akan menerima rancangan Perda jika itu sesuai dengan kebutuhan bersama. Tanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan dalam perda dan buatlah peraturan daerah yang bertahan dalam jangka waktu lama dengan membentuk peraturan yang akan mengikuti perkembangan zaman,” ulas Amru Walid Batubara.

Perancangan perda jangan sampai di pengaruhi oleh kepentingan pihak-pihak tertentu atau organisasi tertentu. “Sebuah Perda dapat dijalankan dengan baik jika dapat diimplementasikan oleh masyarakat banyak dengan memperhatikan nilai-nilai yang terkandung didalamnya,” ungkap Amru Walid Batubara.

Sementara Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannya menyebutkan bahwa Peraturan Daerah ialah produk hukum daerah.

“Dalam pembahasan ini, saya berharap agar kita semua memahami mengenai rancangan yang telah kita persiapkan agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Lambang daerah akan membuat harkat martabat rakyat tumbuh dengan semangat nasionalisme,” sebut Bupati Gusmal.

Dengan adanya peraturan daerah yang jelas akan menumbuhkan semngat bekerja bagi kita semua. Menurut Bupati, bentuklah Perda yang dapat sesuai dengan perkembangan zaman agar dapat dipakai dalam jangka waktu yang panjang,” jelas Gusmal.

Bupati Solok itu juga meminta agar jadikan Perda sebagai suatu kebangaan bagi kita di Kabupaten Solok dan berikan kedudukan yang jelas untuk hymne dan mars daerah (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda