Bupati Gusmal: Dana Desa Diharapkan Mampu Mempercepat Pembangunan di Desa

0
192

SOLOK, JN- Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM, menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Tim Inovasi Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2019, bertempat di HW Hotel Padang, Rabu (1/5).

Selain Bupati Solok, acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN) Kabupaten Solok Medison, S.Sos, M.Si, Sekretaris DPMN Kabupaten Solok Irwan Efendi, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Solok Iswandi Ramora, serta perwakilan dari beberapa SKPD terkait.

Dalam laporannya, Kepala DPMN kabupaten Solok, Medison menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pelaku inovasi desa.

“Puncak dari program inovasi desa adalah bursa inovasi dari berbagai program inovasi yang ada di masing-masing kecamatan,'” sebut Medison.

Ditambahkan Medisin, bahwa dalam 3 tahun terakhir ini, jumlah dana desa di Kabupaten Solok sudah mencapai 201,54 Milyar Rupiah.

Sementara Bupati Solok, H. Gusmal, dalam sambutannya menjelaskan bahwa, rapat koordinasi ini akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi, serta produksi di masyarakat. Diantaranya adalah dengan adanya berbagai inovasi baru, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, diharapkan para tim PID memiliki wawasan yang luas, serta pola pikit yang berkelanjutan, serta program dan kegiatan yang dibangun di nagari harus bersifat kreatif, inovatif dan sesuai dengan kondisi kekinian”, sebut Gusmal.

Bupati juga meminta kepada Tim Inovasi Desa, untuk membentuk berbagai program inovasi baru, yang tidak terlepas dari program pemerintah daerah, serta mengembangkan berbagai konsep yang ada untuk meningkatkan berbagai inovasi yang dijalankan.
“Inovasi yang dimunculkan harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, agar nantinya penggunaan dana desa dapat mengurangi tingkat kemiskinan, serta peningkatan hasil produksi dan pemasarannya yang lebih mudah,” harap H. Gusmal.

Bupati juga berharap, agar hasil dari pemanfaatan dana desa, dapat mempercepat pembangunan daerah, serta melengkapi kekurangan sarana/prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat di nagari (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda