Balon Bupati Solok Ir. H. Iriadi Dt. Tumangguang Dinyatakan Tidak Lulus Tes Kesehatan

0
2131

SOLOK, JN– Bakal Calon Wakil Bupati Solok,  Ir. H. Iriadi Dt. Tumangguang, dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam tes kesehatan yang dilakukannya di RSUP Dr. M. Djamil.

Hasil pemeriksaan itu disampaikan Komisioner KPU Kabupaten Solok, Jons Manedi, kepada Koran Padang, Senin (14/9), bahwa hasil pemeriksaan kesehatan yang bersangkutan tidak memenuhi syarat kesehatan.

Jons Manedi


Jons Manedi menuturkan bahwa dari keempat pasangan calon yang mendaftar di KPU Kabupaten Solok, telah memenuhi syarat dari sisi administrasi dan dukungan partai politik, namun satu paslon dinyatakan tidak lulus syarat tes kesehatan yakni Bapak Iriadi.

Hal iti sesuai Dasar PKPU no 3 tahun 2017 sebagaimana telah di ubah ketiga kali dengan PKPU No 1 tahun 2020 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota

“Paslon dari Iriadi dan Agus Syahden, salah seorangnya tidak lulus tes kesehatannya dan tidak memenuhi syarat karena ada salah satu pasangannya, yakni dalam hal ini Pak Iriadi, statusnya tidak memenuhi syarat,” sebut Jons Manedi.
Pihaknya menambahkan bahwa sesuai PKPU Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota Dan Wakil Walikota pasal 4 ayat 3 bahwa tidak ada proses perbaikan dalam tes kesehatan bagi calon yang tidak memenuhi syarat.
Proses perbaikan bisa dilakukan jika ada kekurangan dalam persyaratan pendaftaran selain tes kesehatan.


“Dalam hal ini, proses perbaikan yang bisa dilakukan yakni mengubah komposisi pasangan calon yang dinyatakan TMS dengan bakal calon lain. Di dalam proses penggantian bapaslon pun, seluruh proses pendaftaran yakni BKWK (Form Dukungan Calon) dan B1KWK (Surat rekomendasi dari DPP Partai) juga harus diperbarui,” sebut Jons Manedi.


Ia menambahkan bahwa pihak paslon boleh memberlakukan sengketa terkait hasil kesehatan itu. Namun, ia meminta agar paslon mempertimbangkan waktu yang disediakan KPU untuk perbaikan.
Ia mengatakan bahwa proses perbaikan berlangsung 14-16 September hingga pukul 24.00.
“Untuk bapaslon Iriadi-Agus Syahdeman dinyatakan memenuhi syarat kecuali tes kesehatan dan idak ada yang perlu diperbaiki persyaratannya,” sebut Jons Manedi (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here