PADANG, JN – Bakal Calon Bupati Solok menjalani assesmen dan pemaparan visi misi di DPD Partai Gerindra Sumbar, Rabu (22/1/2020). Dari 12 Balon Bupati Solok yang mendaftar di DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok, Maigus Tinus menjadi satu-satu yang datang memenuhi jadwal. Maigus diterima Pengurus DPD Gerindra Sumbar dan tim panelis, seperti Syafruddin Dt Sunggono, Prof. Nasrizal Carlo, Anggota DPRD Sumbar dari Solok Raya Mario Syahjohan. Dari Kabupaten Solok, hadir Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok Hafni Hafis, dan staf sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok.

Dalam assesmen tersebut, Maigus memaparkan visi misinya jika nanti terpilih sebagai Bupati Solok. Dengan latar belakang pengusaha, Maigus menitikberatkan programnya pada pembangunan di sektor pertanian, ekonomi kerakyatan dan pariwisata. Menurutnya, hal itu dilatarbelakangi dari kondisi georgrafis Kabupaten Solok.

“Kabupaten Solok wilayahnya sangat luas dan memiliki banyak Sumber Daya Alam unggulan terutama pertanian dan pariwisata. Namun masalahnya saat ini kita masih kekurangan Sumber Daya Manusia, terutama dalam arah kebijakan. Kalau ingin Kabupaten Solok berubah, masyarakat harus juga mendukung perubahan itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, menyatakan Maigus memang satu-satunya Bakal Cabup Solok yang menjalani assesmen dan memaparkan visi misinya di DPD Gerindra Sumbar. Namun, sejumlah calon lain meminta penjadwalan ulang untuk pemaparan visi misi.

“Dari 12 bakal calon Bupati dan wakil Bupati Solok yang mendaftar di Gerindra Kabupaten Solok, hanya satu bakal calon yang aassesmen dan memaparkan visi misinya di DPD Gerindra Sumbar, Rabu kemarin. Bakal calon lainnya, ada meminta penjadwalan ulang. Mungkin karena sedang di luar daerah, atau ada urusan lain,” ungkapnya.

Sebelumnya, Maigus Tinus menggebrak bursa pemilihan kepala daerah (Pilkadal) Kabupaten Solok 2020. Namanya kian populer, seiring dengan semakin menjamurnya baliho dirinya dengan latar belakang Tugu Ayam Kukuak Balenggek Arosuka di seantero Kabupaten Solok. Di balik penampilannya yang sederhana, ternyata Maigus memiliki konsep besar membangun Kabupaten Solok. Seperti apa?

Maigus Tinus Jambak Manti Batuah, lahir di Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, 26 Mei 1977. Anak dari pasangan Amir Bey Datuak Marajo, dan ibu Yuramlis, lahir dan dibesarkan di lingkungan keluarga yang taat beragama dan memegang teguh nilai-nilai adat Minangkabau. Filosofi “Jalan Nan Ampek” dipakai Maigus dalam menjalankan bisnisnya. Maigus menjalankan perusahaan di bidang Facility Service untuk gedung, perkantoran, maupun pabrik serta anjungan lepas pantai, dengan wilayah operasional di seluruh Indonesia.

Dengan level pekerjaan kelas dunia, yang terikat dengan berbagai standard ISO yang diaplikasikan dalam perusahaan, membuat Maigus dengan perusahaannya yang berkantor pusat di Jakarta, berhasil merangkul perusahaan yang juga kelas atas sebagai client. Di antaranya bank swasta terbesar yang mempunyai cabang di seluruh Indonesia, perusahaan penambangan minyak bumi asing yang masuk kelompok terbesar dunia, yang melakukan pengeboran minyak bumi maupun gas alam di darat maupun lepas pantai, pabrikan sepeda motor Jepang, dan banyak lagi.

Berlevel nasional, tidak membuat Maigus melupakan kampung halamannya. Maigus tertantang untuk membuat kampung halamannya lebih maju lagi. Keinginan membangun nagari di wilayah Kabupaten Solok, inilah yang membangkitkan semangat Maigus untuk ikut bertarung di kancah Pilkada serentak tahun depan.

Maigus ingin kembali menampilkan generasi muda untuk memimpin Kabupaten Solok, sebagaimana Gamawan Fauzi, yang memimpin Solok selama dua periode, 1995 hingga 2005.

Berbekal pengalamannya memimpin perusahaan yang berskala nasional dan tersebar di berbagai kota besar di Indonesia, dan mengunjungi berbagai daerah di seluruh Indonesia, bertemu dan berdiskusi dengan para kepala daerah yang berpestasi, menjadi sumber inpirasi bagi Maigus.

Jebolan Fakultas llmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, tahun 2001 tersebut saat ini menjadi Ahli Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Umum, Mitra Kementrian Tenaga Kerja RI. Beristrikan Kartika Ningsih, lulusan Fakultas Keguruan Sekolah Dasar, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, yang berasal dari Batuampa, Payakumbuh, Maigus dikaruniai tiga anak. Yakni Raihan Fajrial Hafiz (8 tahun), Aira Sabia Kanaya (5), dan Mikayla Saqueena Salsabila (2,5).

Maigus Tinus menyebutkan, untuk membangun Kabupaten Solok yang sangat luas, dibutuhkan dukungan seluruh elemen. Termasuk investor pihak swasta. Sebab, APBD Kabupaten Solok sangat terbatas. Menurutnya, dukungan dari pihak ketiga tersebut akan menjadi akselerasi pembangunan.

Sekretaris Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok (PKKS), saat ini sangat gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Dukungan terus mengalir seiring dengan komunikasi intensif dengan sejumlah partai politik di Kabupaten Solok. Semakin menguatnya dukungan terhadap dirinya, Maigus menjadi salah satu magnet besar di bursa Pilkada Kabupaten Solok 2020. Maigus disebut-sebut sebagai sosok pemimpin ideal “zaman now”, karena selain masih muda, ia pun dinilai cerdas dan santun (01/nofri g)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here