Andre Setiawan, SSTP,MPA: Dibutuhkan Kebersamaan Untuk Membangun Sumbar

0
979

JAKARTA, JN- Mungkin tidak semua warga Sumatera Barat atau Ranah Minang baik yang berada di luar Sumbar atau di Sumbar yang tau kalau di luar Provinsi Sumatera Barat ada sebuah Badan Penghubing yang mengatur segala kegiatan Pemerintahan Sumatera Barat di luar Sumbar yakni yang bernama Badan Penghubung Pemerintahan Sumatera Barat yang beralamat di Gedung Balairung, Lantai 4, Jalan Matraman Raya Nomor 19 Jakarta.

 

Saat ini Badan Penghubung tersebut di Kepalai oleh seorang  pejabat eselon 3C yang bernana Andre asetiawan, SSTP, MPA. Dalam perbincangannya dengan KORAN PADANG di ruang kerjanya di Gedung Balairung Jakarta, Senin sore (7/5), Andre dengan ramah menyebutkan bahwa sebagai pejabat yang dipercaya Pemprov Sumbar untuk mengatur segala kegiatan Pemerintahan Sumbar di luar provinsi diatur oleh Badan Penghubung yang berkantor di Jakarta.

“Setiap Provinsi di Indonesia juga memiliki kantor penghubung atau kantor perwakilan dan mayoritas berkantor di Ibukota. Jadi tugas kami bukan hanya sekedar melayani atau memfasilitasi kegiatan Bapak Gubernur atau Wakil Gubernur di Jakarta saja, namun untuk seluruh aktivitas di seluruh Indonesia,” jelas Andre Septiawan.

 

Dijelaskan Andre, kantor Badan Penghubung itu dulu bernana kantor penghubung namun sejak tahun 2016 berubah menjadi Kantor Badan Penghubung. Tugas kantor Badan Penghubung ini antara lain sebagai kelancaran atau penunjang   unsur pemerinthan di luar Sumbar seperti pemerintahan, Protokoler, Kehumasan dan lainnya untuk seluruh Indonesia, termasuk tahun 2017 lalu ada kegiatan Sumbar Ekspo di Batam dan Tahun 2018 ini juga ada Sumbar Ekspo 2018 yang akan dilaksanakan di Makasar yang gunanya untuk promosi wisata Sumbar, promisi Produk Unggulan dan juga investasi. Selain itu Ajungan Sumbar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) saat ini juga dibawah naungan Badan Penghubung Sumbar ini.

Badan Penghubung dan Kantor Perwakilan dari berbagai provinsi di Jakarta termasuk Badan  Penghubung Sumbar juga tergabung dalam sebuah yang bernama Forum Komunikasi Antar Perwakilan Provinsi Seluruh Indonesia (Forkappsi) dan juga pernah menggelar pertemuan di kantor Badan Penghubung Sumbar.

Disebutkan Andre,  perubahan status dari Kantor Penghubung Provinsi Sumbar menjadi Badan Penghubung ProvinsiSumbar  karena keinginan untuk memperkuat peranan Badan Penghubung di Jakarta. Ia mencontohkan, kini dalam struktur organisasi Badan Penghubung misalnya ada sub bidang promosi dan investasi dan hubungan kelembagaan, baik hubungan pusat dan daerah maupun hubungan internasional.

“Jadi dengan naiknya status menjadi badan ini, tanggung jawab serta tugas dan fungsi juga semakin besar. Tidak lagi hanya sebatas pelayanan kepada pimpinanan daerah, namun lebih dari itu kita juga berkewajiban mempromosikan daerah dan menjalin hubungan dengan lembaga-lembaga pusat maupun negara-negara sahabat. Tentu saja semua itu untuk memajukan daerah Sumbar,” beber Andre. Dia juga menyebutkan bahwa dengan naiknya status menjadi Badan, tentu tanggung jawabnya juga lebih berat. Pihaknya juga berharap agar Kepala Daerah juga harus mendukung secara penuh kegiatan ini.

Saat ini di kantor Badan Penghubung Provinsi Sumbar ini Andre membawahi Satu Kasubag yakni Tata Usaha dan Tiga Kasi yakni Kasi Protokol, Kasi Hubungan Antar Lembaga dan Kasi  Promosi dan Investasi.

Diakhir perbincangannya dengan Koran Padang, Andre berpesan bahwa untuk membangun Sumbar dibutuhkan kesernegisan antara pemerintah Sumbar, masyarakat dan juga para perantau  (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here