Agus Syahdeman Dukung Tokoh Muda Maigus Tinus Jadi Calon Bupati Kab. Solok 2020-2024

0
576

SOLOK, JN- Ketua DPC partai Demokrat Kabuparen Solok, Agus Syahdeman, SE, sangat mendukung agar pada Pilkada Kabupaten Solok 2020 mendatang, lahir tokoh muda yang belum terkontaminasi oleh kotornya dunia politik.

“Jujur saja, saya memang sangat mengharapkan agar di Kabupaten Solok yang kita cintai ini, lahir pemimpin muda yang bisa membawa perubahan untuk Kabupaten Solok, ” tutur Agus Syahdeman yang akrab dipanggil Uncu tersebut, Kamis (15/8). Pemimpin atau tokoh muda yang disebut Agus Syahdeman, bisa berasal dari kalangan muda profesional yang ada di kampung halaman atau yang masih berada di rantau.

Agus Syahdeman juga menjelaskan, semenjak era Gamawan Fauzi, belum ada tokoh muda yang lahir sebagai pemimpin. Hanya saja keinginan mantan Calon Bupati Solok 2014-2019 itu, sedikit terobati dengan dilantiknya beberapa orang anggota DPRD Kabupaten Solok yang terbilang masih muda, seperti Lucki Efendi, Renaldo, Ivoni Munir, Jon Pandu dan lainnya.

“Setiap akan Pilkada di Kabupaten Solok, yang muncul nama-nama pemain lama dan masyarakat sudah jenuh dengan bual mereka setelah duduk, baik di DPRD, DPD, kepala Daerah atau lainnya. Jadi saat ini mayoritas masyarakat ingin lahir produk baru dan siap menuju perubahan, ” terang Agus Syahdeman.

Pihaknya menyebutkan, dengan munculnya nama Maigus Tinus, yang saat ini menjadi Sekretaris Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok (PKKS) di Jakarta, maka pihaknya siap untuk mendukung.

“Nama Maigus Tinus kian populer di kalangan masyarakat. Banyak yang berpesan kepada saya, agar Maigus Tinus mau mengabdi di kampung halaman untuk maju menjadi Bupati atau Wakil, ” sebut Agus Syahdeman.

Ditambahkan Agus Syahdeman, kalau ingin kabupaten Solok berubah, masyarakat harus juga mendukung perubahan itu sendiri. Secara ekonomi, Maigus Tinus sudah matang karena dia juga pengusaha muda yang sukses dan type pekerja keras. Selain itu, Maigus juga tertarik untuk mengabdi di kampung karena sedih melihat Kabupaten Solok yang masih jalan di tempat.

“Jujur saja, saat ini kita sudah tertinggal oleh Solok Selatan dan Dhamasraya. Padahal keduanya daerah pemekaran yang belum lama berdiri. Sedangkan Kabupaten kita sudah berusia lebih 100 tahun,” papar Agus Syahdeman.

Pihaknya juga menjelaskan, dari Hasil survey kebeberapa nagari, mayoritas masyarakat Solok butuh pemimpin muda dan siap membawa perubahan. Selain itu, masyarakat juga punya ekspektasi atas pemimpin baru, muda dan visioner.

Agus Syahdeman lebih lanjut menjelaskan, bagi Demokrat dan partai koalisi yang pengusung bakal calon bupati dari kelompok muda, pada Pilkada Solok 2020, dukungan dan harapan masyarakat sesuai dengan hasil survei itu, merupakan modal besar. Sebab, sambung dia, pada pesta demokrasi nanti, masyarakat yang akan menentukan calon pemimpin mereka.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Solok ini lebih lanjut menjelaskan, selain karena adanya keinginan kuat di kalangan masyarakat untuk melakukan perubahan, hal lain yang juga mempengaruhi meningkatnya elektabilitas Bakal Calon Bupati Solok dari Demokrat itu, juga karena yang bersangkutan dikenal sangat komunikatif dengan hampir semua elemen masyarakat.

Maigus dikenal sebagai sosok pemuda yang sangat merakyat, santun terhadap para ulama, dan relatif tidak memiliki masalah dan pandai berorganisasi

Maigus merupakan satu dari dua tokoh di rantau yang disebut-sebut akan maju pada Pilkada Kabupaten Solok pada tahun 2020, selain Iriadi (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda