Zul Elfian Resmikan SLB Lentara Bundo

0
294
SOLOK, JN- Walikota Solok yang diwakili Sekretaris Daerah Rusdianto, meresmikan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) Lentara Bundo yang berada Jl.Reformasi, RT03/RW03 Simpang Rumbio, Selasa (17/7).
Dalam laporannya Ketua Yayasan Lentera Bunda Titin Sumarni, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur, Dinas Pendidikan karena SLB Lentera Bunda yang dirintis awal 2012 yang penerimaan pertama juli 2012 bisa bertahan sampai usia 6 tahun.
“Alhamdulillah diusia ke 6 tahun SLB Lentera berkembangan dengan baik. Tentunya berkat kerjasama yang baik antara yayasan, kepala sekolah, guru dan orang tua yang selalu support sekolah kita ini,”ungkap Titin.
Titin juga menceritakan bagaimana gedung SLB Lentera bunda sengaja dibuat dari bambu dengan konsep seperti taman agar anak-anak betah belajar. Sekolah dibikin dua tingkat agar halaman lebih luas untuk anak-anak bermain, di lantai II ada ruang menjahit, ruang kesenian, ruang tata rias, dan lokal anak-anak besar.
“Alhamdulillah anak-anak suka bermain disini, ada pentas, ada rumah pondok. Selama 6 tahun ini, SLB Lentera Bunda berusaha memberi pelayanan semaksimal mungkin, sebaik mungkin,”pungkasnya.
Titin juga menjelaskan bahwa sekolah juga memberikan keterampilan kepada para murid, salah satunya membuat Batako. Bangunan SLB Lentera bunda dibuat dari batako buatan sendiri. Selain itu make up sendiri, pelatihan mencuci motor, membengkel, sudah ada murid yang bekerja di salah satu bengkel, tata boga. Sudah ada yang memesan kue bolu tapai, keterampilan merangkai bunga.
“Harapan kami mempunyai musholla yang permanen, akan mengasuh anak-anak berwudhu, sholat dan mengaji dengan benar,”ungkap Titin.
Sekretaris Daerah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas nama Pemerintah Kota Solok kepada Yayasan, Guru serta masyarakat yang telah memberikan dukungan atas kehadiran SLB Lentera.
“Guru di SLB guru pilihan, tidak mudah, harus banyak bersabar, dimana senantiasa dituntut harus bisa menjadi bagian dari murid dan Alhamdulillah masyarakat mendukung penuh kehadiran SLB ini,” ungkap Rusdianto.
Sekda juga menyampaikan bahwa bagaimanapun juga teknis operasional SLB tentunya tetap menjadi tanggung jawab bersama.
“Walaupun pendidikan luar biasa merupakan salah satu kewenangan urusan pendidikan yang sekarang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, tentunya Pemko melalui Dinas Pendidikan tidak akan lepas begitu saja karena yang bersekolah disini tetap anak-anak kita Kota Solok,” terang Sekda.
Pada kesempatan itu Sekda juga berpesan kepada orang tua dan keluarga besar agar srlalu bersabar dan perbanyak ikhlas dalam mendidik anak.(Van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here