Yulfadri Nurdin Terpilih Menjadi Ketua Alumni MTI Pasir Kabupaten Agam

0
209

SOLOK, JN- Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, dipercaya menjadi Ketua Alumni Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Pasir, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, priode 2019-2023.
Yulfadri Nurdin yang merupakan lulusan angkatan 44 dari MTI Pasir tersebut, usai dikukuhkan menjadi Ketua Umum Alumni MTI Pasir, menyebutkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada dirinya, merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan. “Saya sudah dipercaya para untuk memimpin alumni dan itu harus kita jalankan dengan ikhlas serta mohon dukungan dan arahan dari semua pihak,” tutur H. Yulfadri Nurdin, SH, usai  dikukuhkan menjadi Ketua Alumni Ikatan Alumni Madrasah Tarbiyah Islamiyah (IKAMTI-P) Pasir,  Selasa (1/1), bertempat di Kampus MTI Pasir, Kabupaten Agam.Meski lulusan MTI banyak yang sudah sukses baik menjadi pejabat pemerintah dan Swasta dan juga sudah ribuan yang meraih gelar doctor, namun dalam Mubes MTI, Yulfadri Nurdin dipercaya mengemban amanah.”Kita butuh dukungan semua pihak, baik dari Alumni atau para guru dan siswa, agar organisasi ini berjalan aktif. Selain itu, kita akan merangkul para lulusan semua angkatan demi kebaikan organisasi,” tambah Yulfadri Nurdin.Sebelumnya, Pimpinan MTI Pasir, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam Buya. H. Awiskarni Husin, dalam arahabnya menyebutkan bahwa MTI Pasir sudah berdiri sejak tahun 1937 dan sudah meluluskan sebanyak 81.angkatan hingga tahun 2019.
MTI Pasir didirikan oleh seorang ulama besar yang dikenal dengan panggilan Buaya H. Husin Al Amin. “Beliau merupakan murid dari Syeh Sulaiman Arsuli atau yang lebih dikenal dengan inyiak Canduang,” jelas Buya H. Awiskarni Husin.Disebutkan Buya H. Awiskarni Husin, bahwa lama pendidikan di MTI Pasir adalah selama 7 tahun. “Sewaktu pertama berdiri, jumlah suswa di sini hanya sebanyak 17 orang dan lulusan pertama tahun 1944 serta diberi oleh gurunya untuk murid pertama,” jelas  Buya H. Awiskarni Husin.
“Sudah banyak santri yang berhasil meraih prestasi dari MTI ini, baik yang jadi ulama terkenal maupun yang juara nasional MTQ dan lain sebagainya,” terang  H. Awiskarni Husin. Seperti contoh menurut buya H. Awiskarni Husin, Muhammad Said dan Rahimatul Fikri berhasil meraih sebagai juara I dalam lomba Musabaqah Qira’atil Kutub tingkat nasional cabang kitab standar di Sawahlunto. Selain itu, menjadi juara I lomba kitab kuning tingkat Provinsi Sumatera Barat dalam rangka kegiatan peringati milad ke 18 PKS direbut Muhammad Said dan meraih nilai tertinggi ujian madrasah berstandar nasional tingkat Aliyah se Sumbar. Kemudian Juara I lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an di IAIN Bukittinggi direbut Syarifah Maharani, Juara II lomba Insya’ di IAIN bukittinggi direbut Muhammad Said, juara III lomba kaligrafi di IAIN Bukittinggi direbut Hanifah dan lain sebagainyaLulusan MTI, juga sudah ribuan santri yang berhasil diterima di perguruan tinggi ternama di indonesia, itu semua merupakan kebanggan kita semua atas perjuangan ponpes dalam mendidik meraka.
Selain H. Yulfadri Nurdin, pengurus Alumni dilengkapi dengan Ketua Harian yang dijabat Riki Rahman, SP.DI, 
Sekretaris Umum, Rahnat Efendi, SH. I, Bendahara Umum, Asridon serta dilengkapi beberapa devisi (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda