Ustad Abdul Somad Ajak Umat Islam Kabupaten Solok Bertobat dan jauhi LGBT

0
1460

SOLOK, JN–Ustadz kondang  asal Provinsi Riau,  yakni Ustadz Abdul Somad, Lc, MA atau lebih populer disebut ustadz UAS, mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Solok, untuk segera bertobat dan menjauhi seluruh larangan Allah agar terhindar dari mara bahya dan musibah.

Ustad Abdul Somad saat berdakwah di Pompes Darusslam Sumani

“Semua musibah yang datang di muka bumi ini, adalah akibab ulah manusia dan manusia telah melakukaan perusakan kepada alam dan menjauhi ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah, untuk itu, agar kita selamat dunia dan akherat, marilah kita segera bertobat agar terjauh dari musibah,” jelas ustadz UAS, saat memberikan tausiahnya, dihadapan Ribuan umat Islam Kabupaten Solok, bertepat di Pondok Pesantren Darussalam, Aur Duri, Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Rabu pagi (17/10).

Acara tabligh Akbar yang juga dihadiri Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, Pimpinan dan seluruh santri Pompes Darussalam, Camat X Koto Singkarak, Syahrial serta ribuan umat Islam di Kabupaten penghasil bareh tanamo itu.

Untuk itu, kepada para pemimpin dan para kiyai atau tokoh masyarakat, ustadz UAS meminta untuk bisa menjadi contoh dan tauladan yang baik di tengah-tengah masyarakata dan juga bisa menyesuaikan ucapan dan perbuatannya serta membimbing umat ke jalan yang benar.

 

Lebih jauh disebutkan UAS, saat ini bangsa Indonesia memasuki tahun politik, yakni pemilihan calon anggota legislatif, DPD dan juga pemilihan presiden yang akan digelar serentak awal tahun 2019 mendatang. Namun mau tak mau, dalam masa kampanye ini, akan bermunculan issu dan fitnah saling menjatuhkan. “Kalau kita menyadari, hal itu tidak perlu terjadi, sebab di zaman demokrasi ini, masyarakat kita sudah cerdas dan sudah mengetahui mana yang baik dan yang buruk. Jadi untuk apa saling menjelekan dan saling fitnah dan ketauhilah, bahwa bahaya fitnah lebih kejam dari pada pembantaian,” terang Ustad Abdul Somad.

 

Ustadz UAS juga menyinggung masalah bahayanya LGB, dimana bahya lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), adalah penyakit yang harus disembuhkan, dalam pandangan ajaran apa pun dan golongan apapun. “LGBT bukan pemberian dari Allah, namun adalah penyakit yang harus segera disembuhkan secara bersama-sama. Dan pengemar LGBT bisa dirubah prilakunya, kalau dekat dengan agama.

“Dalam ajaran Islam, kita tidak boleh membunuh pelaku LGBT namun yang harus kita ubah dan musuhi adalah perbuatannya. Kabarnya LGBT ini di Sumbar paling banyak. Apa mungkin karena orang Minang lebih suka berkumpul di lapau-lapau pada pai atau malam hari,” tanya ustadz UAS. Intinya, ustad UAS mengajak umat Islam untuk menjauhi LGBT atau hubungan sejenis.

Pada tabligh Akbar tersebut, tampak ribuang umat Islam memadati pompes Babussalam dan tidak bisa dipungkiri, Jalan Lintas Solok-Bukittinggi sempat tersendat pada dua arah.

 

Sebelumnya, Ketua panitia pelaksana, Dendi Sag, menyebutkan bahwa selama di Solok, Ustadz Abdul Saomad, Lc, MA, akan memberikan dakwahnya dihadapan masyarakat Kabupaten Solok yakni pada hari Rabu 17 Oktober 2018, ustadz Abdul Somad akan menyemapiakn ceramahnya di Pondok pasantren Darussalam, Aur Duri, Nagari Sumani sekitar jam 08. 00 Wib. Selanjutnya pada sorenya sekitar jam 16.00 Wib, UAS akan memberikan dakwahnya di Lapangan SMP Negeri 3 Kubung atau di Nagari Gantung Ciri.

Baru pada malam harinya, yakni pada pukul 20.00 Wib, UAS akan memberikan tabligh Akbarnya di GOR Batu Batupang, Koto Baru. “Namun kalau hari hujan nanti malam jadwalnya kita pindahkan dari GOR ke Masjid Islamic Center Koto Baru,” terang Dendi.

Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 18 Oktober 2018, UAS akan memberikan ceramahnya di Masjid Agung Al Mukhlisin Kota Solok dan paginya sekitar jam 08.00 Wib akan berdakwah di Lapangan Merdeka Kota Solok (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda