UPTD Pendidikan Akan Dihapuskan: Tenaga Honorer Diminta Tidak Usah ‘Galau’

0
4445

 

SOLOK, JN– Rencana Pemerintah  untuk menghapuskan UPTD Pendidikan Pra Sekolah dan SD pada Tahun 2018 mendatang, membuat galau para tenaga honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun di UPTD, termasuk di UPTD yang ada di Kabupaten Solok.

“Kalau UPTD dihapus, maka nasib kami jelas akan terbuang, kemana kami akan mencari kerja, pak?,” tanya salah, Witta, salah seorang pegawai honorer di UPTD Gunung Talang, belum lama ini. Hal yang sama juga disampaikan Yuni, tenaga honorer di UPTD Pantai Cermin dan beberapa rekannnya sesama tenaga honorer. Namun kegelisahan para tenaga honorer tersebut, langsung dijawab oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok, Drs. Syahrul Efendi, MM, bahwa para tenaga honorer tidak perlu cemas, sebab Pemkab Solok melalui Dinas Pendiidkan, akan menyalurkan mereka ke beberapa Dinas atau OPD yang ada di Kabupaten Solok. “Kita berharap para tenaga honorer yang selama ini sudah mengabdi lama di UPTD tidak panik, karena saat ini kita sedang menyusun kemana mereka akan kita posisikan dan kita tidak akan saat ini sedang melakukan pendataan terhadap seluruh tenaga honorer disetiap UPTD tersebut,” jelas Syahrul Efendi, yang didampingi Kabid didampingi Kabid Pembinaan SD dan SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Mardias, kepada para wartawan di ruang kerjanya kemaren.

Seperti diketahui, Pemerintah akan menghapus UPTD Pendidikan pra sekolah  pada tahun 2018 mendatang, termasuk yang ada  di Kabupaten Solok. Namun karena saat ini Perbub mengenai penghapusan UPTD  sedang di sempurnakan, maka penghapusan UPTD akan efektif awal tahun 2018. “Penghapuskan UPTD itu berdasarkan ketentuan pasal 20 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2017 tentang pedoman pembentukan dan klarifikasi cabang dinas dan unit pelaksana teknis daerah yang menjelaskan bahwa pada dinas atau badan daerah dapat dibentuk UPTD untuk melksanakan kegiatan teknis atau untuk kegiatan penunjang tertentu. Selain itu, berdasarkan ketentuan pasal 22  peraturan Mendagri Nomor 12 tahun 2017, menjelaskan bahwa selain UPTD sebagaimana yang dimaksud oleh huruf a, terdapat UPTD Pendidikan di bidang pendidikan berupa satuan pendidikan di daerah,” jelas Syahrul Efendi.

Sementara didampingi Kabid Pembinaan SD dan SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Mardias menjelaskan, bahwa berdasarkan permendagri no. 12 th. 2017 UPT dijabat oleh kepala satuan pendidikan atau kepala sekolah baik Kep SD maupun SMP, sehingga nomenclature sekolah menjadi UPT SD dan UPT SMP, namun hal itu baru berlaku setelah Perbup ditanda tangani, dan mengenai pegawai  baik yang PNS atau yang honorer saat ini sedang didata. “

Dijelaskan Mardias, saat ini di Kabupaten Solok terdapat 14 UPTD yang tersebar di 14 Kecamatan dengan tenaga PNS eselon IVa dan IVb berjumlah sebanyak 1414 orang dan sekitar 200 orang tenaga honorer. “Saat ini kita masih menyusun bagaimana permasalahan aset dan tenaga honorer serta masalah lainnya yang ada di seluruh UPTD. Namun yang pasti sekali lagi saya tegaskan bahwa tenaga honorer yang sudah mengabdi selama ini di UPTD tidak usah cemas, mereka tidak akan dilepas dan akan disalurkan ke dinas yang lain di Pemkb Solok,” jelas Mardias. Disebutkannya, sebenarnya UPTD sudah tidak ada sejak tanggal 24 September lalu, namun karena Perbub Solok masih dalam tahap perbaikan, mka mungkin rencana penghapuskan UPTD akan efektif awal tahun 2018 mendatang. Sementara mengenai kantor dan aset UPTD sedang dibahas peruntukannya setelah tidak ada UPTD (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here