Uda Uni Kabupaten Solok 2019 Gelar Silaturrahmi Dengan Wakil Bupati Solok

0
205

SOLOK, JN-Uda Uni Duta Wisata Kabupaten Solok tahun 2019, Kamis malam (18/4), menggelar silaturrahmi dengan Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, bertempat di rumah dinas Wakil Bupati Solok di Arosuka.
Selain Wabup Solok, tampak hadir pada kesempatan itu Ketua GOW Kabupaten Solok, Ny. Dahliar Yulfadri Nurdin dan Ketua Uda Uni Kabupaten Solok, Deo Harfi.

Ketua Uda Uni Kabupaten Solok, Deo Harfi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut adalah dalam rangka untuk bersilaturrahmi dengan Wakil Bupati Solok dan Ketua GOW Kabupaten Solok, sekaligus meminta arahan Bapak Wakil Bupati untuk Uda Uni kedepannya.

“Kami meminta arahan dan masukan dari Bapak Wakil Bupati dan Ketua GOW kabupaten Solok, agar uda uni ini keberadaannya bermanfaat dan berguna bagi masyarakat, ” tutur Megi.

Dijelaskannya, tujuan dari pemilihan Uda Uni Duta Wisata Kabupaten Solok ini adalah sebagai langkah awal percepatan pembangunan bidang kepariwisataan dan kebudayaan kabupaten Solok. Selanjutnya adalah sebagai ajang promosi dalam bidang pariwisata dan kebudayaan dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal serta sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit bebakat sebagai duta kabupaten Solok ditingkat provinsi dan nasional.

Deo Harfi juga menjelaskan tentang issu miring tentang Uda Uni yang diduga ada terlibat LGBT, padahal itu tidak benar.

Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, SH, dalam menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Solok sangat komit terhadap percepatan pengembangan kepariwisataan daerah yang mensinergikan dengan nilai-nilai budaya lokal dan seluruh stakeholder terkait.

Kepada Uda Uni Duta Wisata Kabupaten Solok, Wakil Bupati berpesan agar Uda Uni bisa menjadi tauladan di tengah-tengah masyarakat dan tidak melupakan Shalat 5.waktu.

Uda Uni Harus faham dengan kato nan ampek, yakni, kata mendatar, mendaki, melereng dan menurun. Kato nan ampek yaitu sebuah hukum dalam tata krama di Minangkabu yang mengatur etika pergaulan. Banyak makna yang terkandung dari Kato nan Ampek yang jika dijabarkan akan menjadi sebuah aturan turun temurun di Ranah Minang.

“Sebagai generasi muda Minang khususnya Kabupaten Solok yang menjadikan Adat Basandi Syara’ dan Syara’ Basandi Kitabullah sebagai bagian penguatan Empat Pilar Pembangunan untuk mewujudkan masyarakat nan agamis berbudaya maka sebagai calon uda uni Kabupaten Solok hendaklah memahami dengan kata Hiduik Baraka, Baukua jo Bajangko” terang Yulfadri Nurdin.

Artinya sebagai generasi muda, harus pintar dan cermat menerima setiap hal-hal baru. jangan diterima begitu saja akan tetapi dipelajari mudarat dan manfaat serta dampaknya dikemudian hari. Mengenai isu LGBT yang ditebar, Uda Uni harus bisa menangkal dengan mengatakan tidak pada LGBT, termasuk narkoba.

Kemudian malu jo sopan dan baso basi, artinya kita harus punya etika dan rasa malu yang hatrus dijaga. Hal ini ini bisa diwujudkan dengan mematuhi aturan agama dan sopan santun yang digariskan dalam adat istiadat Minang.

Merosotnyo moral anak muda minang, disebabkan karena budaya malu sudah mulai menipis. “Untuk itu, tugas anandalah untuk membangkitkannya kembali budaya malu ini. Sabek malu jo sopan lah hilang hingga beragam penyakit masyarakat mudah berkembang, mulai dari kenakalan remaja, narkoba, pergaulan bebas hingga LGBT” terang Yulfadri.

Selain itu ucap Wabup, sebagian dari beberapa sifat dasar dalam kepribadian Minang yang mulai pudar. Mari kita dalami lagi sifat-sifat ini kemudin kita tumbuhkan kembali sebagai upaya menangkal penyakit masyarakat yang berasal dari generasi muda. Dipundak ananda calon uda-uni tugas ini kami tumpangkan” imbuhnya.

“Pembangunan dan pengembangan destinasi wisata unggulan, pencitraan wisata melalui promosi dan pemasaran, pelestarian kebudayaan lokal dan kesenian anak nagari dan peningkatan kemitraan dengan stakeholder pariwisata terus kita upayakan sampai sekarang, ” jelas H. Yulfadri Nurdin.

Wabup Solok juga menjelaskan bahwa
Keberadaan Uda-uni ini sangat dibutuhkan sebagai mitra pemerintah kabuapten Solok dalam memajukan pariwisata kabupaten solok dan kegiatan-kegiatan sosial lainya seperti agama,kebudayaan,pendidikan,ekonomi dan lain-lain.

Tujuan awal dari pemilihan Uda Uni diharapkan tidak hanya bersifat seremonial hanya sebatas sampai pemilihan duta wisata belaka, tetapi kedepannya diharapkan dapat berperan lebih aktif sebagai agen pembangunan pada sektor pariwisata di Kabupaten Solok.

Sebelumnya Ketua GOW Kabupaten Solok, Ny. Dahliar Yulfadri Nurdin menyambut baik pertemuan tersebut dan betharap Uda Uni saling bertukar informasi bersama SKPD, ulama, penegak hukum, seperi polisi, jaksa dan lainnya, guna menambah wawasan Uda Uni.

“Pembangunan dan pengembangan destinasi wisata unggulan, sangat penting untuk pencitraan wisata melalui promosi dan pemasaran, pelestarian kebudayaan lokal dan kesenian anak nagari. Karena itu peningkatan kemitraan dengan stakeholder pariwisata menjadi penting,” jelas Ny. Dahliar Yulfadri Nurdin.

Sementara Uda Uni Duta Wisata yang hadir pada pertemuan tersebut antara lain juara Uda Uni Duta wisata tahun 2019 yakni Rizky Handarbeni Iqbal asal dari kecamatan Gunung Talang dan Astry Astuti Pangestu dari kecamatan Kubung.

Selain itu hadir jugan Uda Uni Duta Wisata Wakil 1 Noveldo Eko Putra (Payung Sekaki), Uni Wakil 1 Herlin Cahya Erwinda (Danau Kembar), Uda Wakil 2 Zaky Andrean (Gunung Talang), Uni Wakil 2 Dita Sari (Bukit Sundi).

Kemudian Uda Uni Harapan 1, direbut Nurhidayah Muhcti (Pantai Cermin) dan Sri Mutji Zali (Gn Talang). Uda Uni Harapan 2, Indro Syafrinov (Gunung Talang) bersama Mutya Octavia (Lembah Gumanti) dan pemenang Uda Uni tahun sebelumnya (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda