Tugu Ayam Arosuka dan Singkarak Menjadi Lokasi Idola Ngabuburit Kabupaten Solok

0
1171

SOLOK, JN- Seperti tahun-tahun sebelumnya, selama bulan Ramadhan,maka Taman Tugu Ayam Arosuka tetap menjadi lokasi favorit untuk menunggu datangnya waktu berbuka puasa atau ngabuburit bagi masyarakat Kabupaten Solok.

            Taman Tugu Ayam Arosuka, Kabupaten Solok, menjadi tempat paling ramai dan paforit bagi masyarakat Kabupaten penghasil bareh tanamo itu dalam menunggu waktu berbuka puasa.

          Sejak awal sebelum datangnya bulan suci Ramdahan, Taman Tugu Ayam, Arosuka tidak pernah sepi hingga menjelang masuknya waktu sholat Isya, karena disana juga banyak warga yang menggelar buka puasa, seperti mereka yang berpergian jauh.  Di lokasi ini, juga menjadi pengais reski bagi pedagang musiman, karena banyak yang berjualan sepanjang Taman Tugu Ayam yang berhawa sejuk itu.

Letaknya yang sangat strategis yakni persis di depan kantor Bupati Solok, atau hanya berjarak 50 meter dari rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati. Selain lokasinya yang teduh dan luas, Taman Tugu Ayam juga terdapat pedagang makanan siap saji untuk perbukaan.

 “Kami sekeluraga sering duduk di Taman ini sambil menunggu datangnya waktu berbuka puasa. Setelah itu baru kami pulang kerumah,”ujar Melly (35),Warga Koto baru,Kecamatan Kubung, Jum’at petang (18/5)

 Disebutkannya,selain lokasinya aman dan ramai, Melly juga mengaku senang membawa anak-anak, karena lokasinya ramai dan juga gampang mendaptkan menu untuk berbuka puasa.

 Selain Melly, Jailani (43) warga Pakan Jum’at Nagari Jawi-Jawi Guguk, juga mengaku senang menunggu waktu berbuka puasa di Taman Tugu Ayam, karena lokasinya nyaman dan berhawa sejuk. “Di Tugu Ayam ini, selain masuknya gratis, hawanya juga sejuk, sehingga lokasinya pas untuk bermain anak-anak sambil menunggu masuknya waktu berbuka,” terang Jailani.

Selain Taman Tugu Ayam Arosuka, lokasi lain yang ramai dikunjungi warga untuk menunggu Ngabuburit di Kabupaten Solok antara lain adalah Dermaga Singkarak, Embung Sungai Nanam, Pasar Surian, Jembatan Buai Jawi-Jawi Guguk, Panorama Arifan dan lain sebagainya.

Anggota DPRD Kabupaten Solok, Firmansyah menilai, jika dulu Taman Hutan Kota Terpadu (THKT), Sukarami, yang bersebelahan dengan Taman Tugu Ayam dilanjutkan pembangunannya, maka bisa dipastikan akan mendatangkan PAD kepada Pemkab Solok.

“Sayangnya karena ada arogansi dan kepentingan politik, sehingga THKT nasibnya terkatung-katungmeski saat ini sudah mulai dijamah lagi. Padahal sudah berapa APBD Kabupaten Solok yang disedot untuk pembangunan THKT yang dimulai pada zaman Bupati Gusmal pada priode pertama. Kita di DPRD juga sudah sepakat, kedepannya untuk melanjutkan pembangunan THKT yang bersebalahan dengan Taman Tugu Ayam dilanjutkan pembangunannya, agar tidak mubazir uang negara yang sudah masuk ke sana” jelas Firmansyah, politisi dari Hanura tersebut (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here