TPQ AL-Fathan Kayu Aro Gelar Acara Haflah Khatam Qur’an Yang ke-3

SOLOK, JN- Taman Pendidikan AQur’an  (TPQ) AL-Fathan, yang beralamat di Villa Garden Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus Gunung Talang Kabupaten Solok, hari Ahad, (19/6) menggelar acara Haflah Khatam Qur’an yang ke-III.


Acara tersebut sekaligus untuk pertama kalinya pelaksanaan Wisuda Tahfizh TPQ AL-Fathan. 


“Semenjak kita membuka TPQ, sudah tiga kali dilaksanakan Khatam Qur’an,  dan baru kali ini kita melangsungkan wisuda Tahfidz”, kata Ust. Muhammad Hafas, S. Pd. I, MM selaku pengelola TPQ tersebut.

Disebutkan Ust. Muhammad Hafas, bahwa TPQ Al Fathan dalah sebuah lembaga Pendidikan AlQur’an, yang dibuat sendiri diatas tanah milik orangtua istrinya asal Kayu Aro, Kompleks Vila Garden, dengan maksud mencerdaskan generasi dini menuju Insan yang Qur’ani.


 Ustadz Hafas putra Riau sekampung Ustadz Abdul Shamad (UAS), merupakan Sumando Rang Kayu Aro yang mengenyam pendidikan mulai IAIN Bukittinggi dan juga sudah menyelesaikan S2 Magister. Meski istrinya seorang ASN asal Kayu Aro, yang berdekatan dengan Perkantoran Pemkab.Solok Arosuka, akan tetapi istrinya bolak-balik naik angkutan umum bekerja di Pemko Solok, di Kota Solok.
Ustadz Hafas yang berpendidikan (tinggi) Magister, namun pada dirinya tidak terbersit impian menjadi seorang ASN, seperti istrinya. Malahan Hafas yang juga mengidolakan UAS ini, ingin berbuat banyak terhadap umat, mencerdaskan generasi dini menuju Insan Qur’ani, untuk pengabdian kepada masyarakat, terutama pergerakan kegamaan. Tidak tanggung-tanggung, malah kita angkat topi dan acungkan jempol terhadap anak muda milenial penggerak religius ini, justru diatas tanah milik orangtua istrinya, semula ada tanaman durian dan alpokat produktif, ditebang, untuk membangun lembaga TPQ, yang kini sudah ada tiga lokal. Tidak cukup disitu saja, didirikan pula Mushala AlFathan, yang setiap lima waktu aktif berjemaah dan menjadi pusat beribadah warga sekitar.
 “Alhamdulillah, seizin mertua yang sangat mendukung mewakafkan tanah beliau untuk membangun TPQ dan mushala, sehingga saya semakin yakin mengembangkan ini. Saya membangun ini bersama keluarga dan juga atas bantuan para dermawan, sehingga hadirlah TPQ dan mushala ini,” papar Ust. Muhammad Hafas.

Baca Juga :
Tahun Ajaran Baru di Kabupaten Solok Dimulai 13 Juli 2020

Hebatnya, selain gelar akademik Magister yang disandang Hafas, semangat membangun yang dimiliki baik dunia dan akhirat,  ia juga menjadi Ulama Pewaris Nabi dan sebagai Suluh Bendang dalam Nagari. Agaknya, tidak banyak anak muda milenial yang berpikir  seperti dia, seperti punya tanah dengan membangun TPQ dan Mushala bernuansa non formal, kemasyarakatan.


 Justru yang kebanyakan adalah membangun lembaga Pendidikan Informal yang berbasis pendidikan Islam seperti sebuah Yayasan sekolah TK atau SD Islam Terpadu, dengan nilai benefit yang jelas dan lebih menjanjikan. Sudah sekitar lima tahun lampau pihaknya mulai merintis, dan sudah ratusan anak yang dididik menuju Generasi Muda Qur’ani, justru pada Khatam di hari Ahad kemarin merupakan agenda yang ketiga dan wisuda Tahfizh (hapalan Qur’an) yang perdana.

Jika kita bertandang ke AlFathan, Insya Allah shalat lima waktu di Mushala AlFathan selalu adzan dan berjemaah. Menjelang Ashar kendaraan orangtua wali murid anak sudah bersileweran mengantar pergi mengaji ke TPQ AlFathan. Pemandangan jemput antar dari ratusan walimurid sudah menjadi pemandangan disana.
 Kendaraan berjejer menunggui jemputan anak mereka. Banggalah kita, ada anak muda milenial pegiat keagamaan ditengah lingkungan sendiri.  Bias ini secara tidak langsung juga sudah membantu Pemerintah Daerah mewujudkan manusia Madani, termasuk kinerja Kemenag dalam pembinaan umat, dengan harapan memfasilitasi cita-cita Ustadz Hafas dengan sedikit bantuan moril fasilitas penunjang prasarana pembangunan.Adalah pada Ahad pagi itu, Pawai yang start dari AlFathan kompleks Vila Garden Arosuka dalam selebrasi acara melalui undangan ke Bupati Solok, hanya cuma dihadiri pelepasan oleh Walinagari Batang Barus Syamsul Azwar didampingi Wali Jorong Kayu Aro.
 Sementara undangan ke Kemenag dihadiri perwakilan melalui Kasi PD. Pontren Sesmadewita, S. Sos. I, M. AP beserta Kepala KUA Gunung Talang. Iringan pawai oleh Marching Band menghantarkan ke Simpang Kayu Aro, lalu memutar menuju Tugu Ayam Arosuka, dan putar balik ke Al Fathan. Suasana sangat meriah, menjadi tontonan bagi warga menyaksikan perhelatan bernilai rohaniah tersebut.

Baca Juga :
Objek Wisata Kapalo Banda di Tangah Padang Jawi-jawi Guguak Diserbu Pengunjung

Acara Khatam dibuka oleh Camat Gunung Talang Donly Wance Lubis, sebagai pertanda dilanjutkannya prosesi acara wisudawan dan tampilan para Hafidz dan Hafidzah (jn01/yasril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.