TK Darmawanita Koto Baru Dinilai Tim Provinsi

0
65

SOLOK, JN- Tim penilai Porikan Sumatera Barat, hari Sabtu (4/5), mengunjungi sekolah PAUD dan Taman Kanak-kanak atau TK Darmawanita, Koto Baru, Kecamatan Kubung.

Kunjungan tersebut dalam rangka penilaian Lomba implementasi Gemarikan atau gemar makan ikan pada PAUD /TK Darmawanita yang masuk 8 besar tingkat Kabupaten/ kota di Sumbar.

Tampak hadir dalam kunjungan tersebut Bupati Solok yang diwakili oleh Setda Kabupaten Solok, H. Aswirman, SE. MM
Ketua Tim penilai Forikan provinsi Sumatera Barat, Azimah Wizard, S.p, Ketua Forikan kabupaten Solok, Ny. Hj. Desnadefi Gusmal, SH, Ketua DW Kabupaten Solok, Harlina Aswirman, S.pd, Kepala SOPD di lingkup pemerintah Kabupaten Solok,
Para wali murid TK Darmawanita Koto Baru dan lainnya.

Kepala TK Darmawanita Koto Baru, Elfianis, S.pd dalam sekapur sirihnya menyebutkan bahwa lomba implementasi Gemarikan pada PAUD/TK Darmawanita ini, masuk ke Delapan besar tingkat Kabupaten/ kota di Sumbar.

Sementara tujuan pacara ini adalah agar anak-anak sejak usia dini sudah mengetahui bagaimana makan ikan serta membiasakan anak gemar makan ikan. “Tujuan utamanya adalah agar anak mengetahui bagaimana manfaat makan ikan serta membiasakan anak gemar makan ikan sejak dini, ” jelas, Elfianis, S.Pd.
Selain itu sasarannya adalah agar anak-anak kita gemar makan ikan serta dibiasakan di rumah bersama orangtua.
Pihaknya sangat mengharapkan kepada tim penilai implementasi Gemarikan TK Darmawanita dapat meraih juara satu tingkat provinsi Sumatera Barat bahkan sampai tingkat nasional.

Sementara Ketua Tim Penilai implementasi Gemarikan Sumbar, Azimah Wizard, S.p, dalam sambutannya menyebutkan bahwa Gemarikan adalah gerakan kemanusiaan untuk meningkatkan komsumsi ikan. Karena Ikan merupakan sumber pangan hewani terbesar di Indonesia. Tapi konsumsi ikan di Sumatera Barat masih relatif rendah.

“Dengan kondisi itu, maka lahirlah Gemarikan ini pada tahun 2014 lalu dan sejak anak usia dini sudah kita tanamkan gemarikan dan tidak putus di TK dan PAUD saja, tapi juga lanjut ke SD SMP dan SMA,” sebut Azimah Wizard.

Disebutkannya, Gemarikan digalakkan untuk mengatasi hal-hal jangan sampai anak tidak suka mengkomsumsi ikan. Implementasi gemarikan pada kurikulum PAUD maksudnya program Gemarikan akan diajarkan kepada anak dan dievaluasi, baru nampak apakah ada peningkatan atau tidak. Harus masuk kurikulum dan sistematis, jelas tahap-tahapnya sehingga terbentuk dalam pikiran mereka kalau harus makan ikan.

“Saya berharap agar kedepannya anak-anak dengan digalakkan gemar makan ikan akan menjadi kebiasaan mengkonsumsi ikan setiap hari,” terang
Azimah Wizard.

Sementara Bupati Solok yang diwakili Setdakab Solok, Aswirman, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim penilai Forikan Sumbar di TK Darmawanita Kabupaten Solok.
Disebutkan Setda, Forikan merupakan upaya dalam mendukung akselerasi dan mensukseskan gerakan masyarakat makan ikan (Gemarikan) yang telah menjadi program nasional untuk meningkatkan konsumsi ikan nasional.

“Kabupaten Solok telah mengikuti lomba implementasi gemarikan pada kurikulum PAUD Tingkatkan provinsi Sumatera Barat sejak tahun 2011 sampai sekarang,” sebut Aswirman.

Setda berharap dan menyampaikan terimakasih kepada Tim penilai lomba implementasi gemarikan pada kurikulum PAUD Tingkatkan provinsi Sumatera Barat, dimana Kabupaten Solok secara administrasi telah masuk nominasi kategori lomba implementasi gemarikan pada kurikulum PAUD Tingkatkan Kabupaten Solok bersama 8 PAUD kabupaten/ kota lainnya di Sumbar.

” Dengan adanya lomba ini, kami berharap implementasi gemarikan pada kurikulum PAUD ini dapat menunjang kegiatan peningkatan pengetahuan tentang ikan dan jenis olahannya sejak dini pada anak-anak PAUD serta masyarakat Indonesia umumnya,” teeang Aswirman.

Pihaknta juga mengucapan selamat kepada TK Darmawanita Koto Baru yang telah mewakili Kabupaten Solok ke tingkat provinsi Sumatera barat.
Harapannya, Tim penilai lomba implementasi gemarikan pada kurikulum PAUD Tingkatkan Provinsi Sumatera Barat, bisa menjadikan TK Dharmawanita, Kabupaten Solok menjadi juara pertama, sehingga mewakili provinsi Sumatera Barat kectingkat nasional (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda