Tingkatkan IPM: DPRD Kabupaten Solok Setujui Penegerian 4 Sekolah

0
255

SOLOK,  JN- Pemerintah Kabupaten Solok dan DPRD bumi Penghasil Bareh Tanamo, mengesahkan dan menyepakati beberapa Sekolah SD dan SMP Gendingan menjadi Sekolah Sekolah Negeri dan mandiri. 

Hal itu disepakati pada Sidang Paripurna DPRD kabupaten Solok yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal SE MM, Jum’at (4//8), bertempat di ruang sidang utama kantor DPRD Kabupaten Solok di Arosuka. 

Pada sidang tersebut,  DPRD dan Pemkab Solok,  menyetujui penegerian empat sekolah. Dari empat sekolah itu, dua diantaranya berada di daerah terisolir.

Kempat sekolah yang dinegerikan itu adalah SD Gendongan Sudut SDN 19 Dilam, Kecamatan Bukit Sundi yang saat ini memiliki 39 siswa, SD Panariek Batu Bajanjang Kecamatan Tigo Lurah memiliki 52 siswa, SMP satu atap Lubuk Tareh Kecamatan  Tigo lurah dengan  43 siswa. Tiga sekolah ini dinegerikan berdasarkan Surat Bupati Solok no420/405-Disdikpora/ Dikdas 2018 tanggal 21 Februari 2018. Selain itu,  juga diseoakati penegerian sekolah, yakni SD Gendongan 11 Koto Laweh yang memiliki 54 siswa dinegerikan berdasarkan  Surat Bupati Solok No 420/1761- Disdikpora/Dikdas- 2018.

            Dalam rapat paripurna yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Aswirman SE MM, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Septrismen Sutan Putih dan Yondri Samin SH MH, Anggota DPRD, Para Kepala OPD Pemkab Solok, Forkopimda dan undangan lainnya itu, Ketua DPRD Kabupaten Solok Hardinalis Kobal menegaskan, penegerian sekolah ini sangat penting dalam pemerataan pendidikan dan peningkatan Indek Pembangunan Manusia di Kabupaten Solok.

“Kita tentu berharap agar setelah dinegerikan sekolah ini menjadi sekolah mandiri yang artinya bisa sejajajar dengan sekolah lain dan tidak lagi bergantung ke sekolah induk, ” tutut Hardinalis Kobal. 

 Ketua DPRD juga berharap, dengan dinegerikannya empat sekolah ini akan memperluas kesempatan masyarakat Kabupaten Solok dalam memperoleh pendidikan. “Kedepan tidak ditemui lagi di Kabupaten Solok anak yang putus sekolah karena  jarak sekolah terlalu jauh dari rumah dan itu tidak menjadi alasan lagi,” jelas  Hardinalis.

Disebutkan Hardinalis, pendidikan merupakan sektor penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Kinerja pendidikan juga merupakan indikator dari kemajuan suatu daerah. Sehingga urusan pendidikan menjadi urusan wajib dalam pemerintahan. Sebagai urusan wajib, pendidikan mendapatkan alokasi dana yang cukup besar. Kinerja sektor pendidikan ini juga merupakan salah satu variable penentu tingkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI).

“Hal ini juga untuk mendukung Salah satu dari Empat Pilar yang diusung Pemkab Solok yakni Pilar Pendidikan, ” tambah Hardinalis. 

Dijelaskan politisi dari Golkar itu bahwa tingkat Indek Pembangunan Manusia sangat ditentukan oleh keberhasilan pembangunan bidang pendidikan. Indikator keberhasilan pembangunan bidang pendidikan itu juga sangat ditentukan oleh angka melek huruf dan rata tara lama sekolah.

 Disebutkannya, bahwa dlengan dinegerikannya empat sekolah ini diharapkan akan dapat meningkatkan IPM, sehingga dapat pula dimamfaatkan sebagai motor penggerak pembangunana di bidang lain. Sehingga akselarasi pembangunan di Kabupaten Solok bergerak semakin cepat.

 Sebelumnya,  Ketua Komisi A DPRD kabupaten Solok yang juga membidangi pendidukan,  Patris Chan, SH,  menyebutkan bahwa empat sekolah ini disetujui untuk dinegerikan, Komisi A telah melakukan peninjauan ke lapangan. “Dari kunjungan lapangan itu ditemui beberapa kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan, seperti kekurangan mubeler, listrik, air, guru,  laboratorium, akses jalan yang tidak memadai  dan sarana prasarana lainnya. Dan ini perlu kita sikapi bersama, ” jelasnya. 

Dengan kondisi kekurangan tersebut, baik dari segi sarana dan prasarana dan juga dari segi manajemen, maka dengan dinegerikannya sekolah itu pihaknya berharap semua itu bisa diatasi dengan segera. “Kedepan kita sangat berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok agar dapat memberikan perhatian lebih terhadap empat sekolah ini. Perhatian itu tentu dalam bentuk melengkapi sarana dan prasarana yang memenuhi standar menimal dan membenahi manajemen sekolah,” tutur Patris Chan. 

Dengan disejujuinya penegerian empat sekolah ini, Bupati Solok, Gusmal Dt Rajo Lelo mengucapkan terimaksih kepada anggota legislatif bumi bareh Solok. “Pmenegerian empat sekolah ini sangat mendukunung empat pilar pembangunan Kabupaten Solok, yaitu pilar pendidikan yang kami usung. Dan terimakasih kepada anggota DPRD kabupaten Solok yang sudah menyetujui empat sekolah ini dinegerikan, ” tutur Gusmal.

Disebutkan Bupati bahwa dengan disetujuinya penegerian empat sekolah ini akan mempercepat pemerataan pendidikan di Kabupaten Solok, semua ini akan bermuara pada peningkatan Indek Pembangunan Manusia. Indek Pembangunan Manusia yang baik akan bermamfaat dalam mempercepat akselerasi pembangunan Kabupaten Solok.

“Semoga kedepannya dunia pendidikan Kabupaten Solok bertambah maju, ” jelas Gusmal

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda