Tiga Tahun Kepemimpinan Gusmal-Yulfadri Nurdin

0
210


Oleh:  Wandy

TANGGAL 17 Februari 2019 yang akan datang, genap Tiga Tahun Bupati Solok, H. Gusmal dan Wakil Bupati Yulfadri Nurdin dilantik menjadi Bupati Solok terpilih. 
Pelantikan Bupati Gusmal dan Wakil Bupati Solok, dilakukan oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, tepat pada hari Rabu tanggal 17 Februari 2016 Tiga Tahun silam di Kantor Gubernur Sumbar. 

           Banyak harapan yang disandarkan masyarakat Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo ini ditumpangkan kepada Bupati dan wakil Bupati Solok itu, untuk membawa Kabupaten Solok menjadi Kabupaten terbaik dari yang baik. Selain itu, dengan mengusung Empat Pilar Pembangunan dari yang sebelumnya Tiga Pilar, diharapkan masyarakat Kabupaten Solok akan hidup sejahtera dalam kemakmuran. Empat Pilar yang diusung Bupati Solok, diantaranya adalah  Pilar Pendidikan, Pilar Kesehatan, Pilar Ekonomi Kerakyatan dan Pilar Penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih  serta tentunya berdasarkan Adab Basandi Syara’ dan Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Untuk mencapai Program Empat Pilar ini agar tidak muluk-muluk, Bupati bersama Wakil Bupati sudah menunjuk memilih atau menempatkan OPD/SKPD  sesuai keahliannya untuk pertama kali pada Rabu 28 Desember 2016 silam,  dengan melantik  sebanyak 19 orang pe­jabat struktural eselon IIB dilantik oleh Bupati Solok Gusmal untuk mengisi for­masi pada struktur organisasi di Pemerintahan Daerah.

Bupati tentu berharap Kepala SKPD, untuk mencapai cita-cita sesuai visi dan misi yang diusung, Kepala OPD ini harus mempunyai loyalitas yang tinggi kepada Bupati, kalau tidak hasilnya juga akan nihil, sebab mereka bekerja bukan untuk masyarakat, tetapi Asal Bapak senang alias ABS saja. “Kita tidak bisa bekerja sendirian kalau tidak didukung oleh SKPD, DPRD, masyarakat dan juga pihak swasta. SKPD yang ditunjuk harus terus bergerak cepat dan membuktikan kemampuan terbaiknya setelah ditunjuk, bukan untuk gaya-gayaan,” jelas H. Gusmal.

Namun hingga tahun ketiga Gusmal-Yulfadri dilantik,  masih banyak yang belum berubah di Kabupaten Solok.  Bahkan juga ada kalangan yang berpendapat,  Kabupaten Solok masih jalan di tempat dan daerah terisolir seperti Garabak Data di Tigo Lurah terus meronta minta diperhatkan. Apalagi beredar rumor, hubungan kedua pemimpin ini kurang harmonis sejak satu tahun terakhir. Kalau itu benar, yang akan jadi korban adalah masyarakat.         

  Dalam sebuah perbincangan dengan Bupati Gusmal beberapa waktu lalu, ada keinginan besar terlihar dari sorot mata orang nomor satu di Kabupaten Solok ini. “Saya ingin masyarakat Solok sejahtera dan beritaqwa serta bagaimana Kabupaten Solok yang indah ini kembali menjadi daerah tujuan study banding bagi daerah lain, seperti yang terjadi sepuluh tahun lalu,” jelas H. Gusmal. Namun nampaknya hal itu belum juga terwujud.  Para Kepala OPD yang dilantik belum mempetlihatkan loyalitas kerja.            

Dari segi leadership, Bupati Gusmal sudah tidak usah diragukan. Secara birokrasi, Bupati Gusmal adalah orang yang berangkat dari bawah dan dimulai dari staf. Sementara Wakil Bupati Solok adalah seorang politikus yang sukses duduk dibangku DPRD Kabupaten Solok dua kali dan satu kali di DPRD Sumbar. Perpaduan ini tentunya diharapkan akan menjadi kekuatan atau benteng utama di dalam menjalankan roda pemerintahan dengan segala dinamikanya. Dari poin Empat pilar tadi, Bupati tampaknya akan lebih fokus ke masalah pendidikan dan tentunya pendidikan yang berkarakter, sebab dengan belajar manusia akan pintar dan kalau manusia kurang pendidikan, mereka akan terus merasa hebat. Orang yang terus belajar, mereka akan merasa semakin sedikitlah yang baru dia ketahui.
 “Dengan pendidikan, kualitas manusia yang dihasilkan pasti akan jauh lebih baik, termasuk SDM, etika, pola pikir atau cara bertindak, jelas akan terlihat yang kedepannya mereka bisa diharapkan membangun,” terang H. Gusmal. Pendidikan bukan hanya sekedar pendidikan, tetapi juga harus sesuai ABS-SBK tadi. Bahkan Bupati menginginkan, selain maysarakatnya sejahtera, juga berharap masyarakat Kabupaten Solok menjadi masyarakat yang berpedoman kepada Al Qur’an. Untuk itu, pada tanggal 30 Desember 2016 Tiga tahun lalu, Bupati sudah melaunching program Maghrib Mengaji dan Subuh Berjamaah, bertempat di Masjid Agusng Islamic Center Koto Baru, kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.           

Berbagai problema muncul saat pengangkatan para pejabat eselon II, III dan eselon IV. Ada yang puas dan ada yang kecewa. Tetapi menurut Bupati, jumlah pegawai saja lebih dari 8000 orang, sementara jumlah jabatan yang ada hanya sekitar 500-san. “Tentu tidak mungkin semuan kita angkat, tapi ini malah menjadi permasalahan juga,” tambah putra asli nagari Guguk itu.          

  Di awal kepemimpinan duet Gusmal-Yilfadri Nurdin,  hal yang pertama dilakukannya adalah menyusun RPJMD sesuai dengan target yang ditetapkan undang-undang No 32 dan bersama-sama dengan DPRD selama 3 bulan. Dengan dasar dan komitmen serta kepercayaan yang diberikan dari masyarakat Kabupaten Solok, hal ini dapat kami lakukan bersama-sama.     Usia satu tahun, tentu belum bisa kita nilai tingkat keberhasilan kepemimpinan sang Kepala Daerah dengan sempurna. Namun berbagai prestasi juga sempat diraih Kepala Daerah Solok ini, meski dimasa transisi pemerintahan. Prestasi itu antara lain Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE,MM, menerima penghargaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dari Presiden RI, Joko Widodo, pada Minggu, tanggal 26 Juni 2016. Penghargaan itu diserahkan, dalam pada puncak peringatan Hari Anti Narkoba (HANI) Tahun 2016, bertempat di Lapangan Parkir Jalan Cengkeh, Pinangsia Taman Sari, Jakarta. Bahkan Bupati Solok, menjadi satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang menerima penghargaan P4GN baik Bupati, Walikota atau Gubernur.          

Kemudian Bupati Solok juga dinilai sebagai Kepala Daerah peduli dan mendorong kemajuan ekonomi, sosial kemasyarakatan dengan pola pembangunan berkelanjutan, organisasi dunia dibawah naungan PBB, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), mengapresiasi sekaligus memberikan penghargaan pada Bupati Solok, H. Gusmal. Penghargaan bertuliskan “Certificate Of Appreciation Mr Gusmal” yang ditanda tangani Direktur Kepala UNESCO Perwakilan Jakarta, Mr Shahbaz Khan itu, diserahkan perwakilan UNESCO, Dr Irakli Khodeli kepada Bupati Solok, Gusmal.
Tahun 2019 ini,  Pemkab Solok akan membangun kantor Bupati dengan dana Rp 44 Milyar dengan menghancurkan kantor eks kantor Bupati lama yang sekarang di gunakan Bank Nagari dengan dana tahun jamak dan Masjid Raya Kabupaten Solok dengan dana Rp 30 Milyar dengan dana awal Rp 5 Milyar. Meski dikritik bamyak kalangan,  bahwa kedua bangunan itu belum begitu diperlukan,  namun eksekutif dan legislatif sudah sepakat menganggarkannya. Kita tunggu saja perkembangan selanjurnya.

            Bupati Gusmal menginginkan Kabupaten Solok, masyarakatnya memakmurkan masjid serta menggalakan Maghrib Mengaji dan Subuh Berjamaah serta di setiap kecamatan, ada sebuah sekolah berbasis pesantren setingkat SMP dengan didanai APBD. Hal itu ditandai dengan di launchingngya Program Sekolah SMP Berbasis Pesantren pada Rabu tanggal 15 Februari 2017 sikam,  bertempat di Taman Hutan Kota Terpadu (THKT) Arosuka oleh Bupati Solok, dengan disaksikan oleh Ketua LKKS Prov Sumbar, Hj. Nevi Zu’airina Irwan Prayitno, Ketua LKKA Kab Solok, Ny. Desnadevi Gusmal,SH, Sekda Kabupaten Solok, Edisar, SH, M.Hum, Ketua Baznas Prov Sumbar, Prof. Syamsul Bahari Khatib, Dirut PT Semen Padang,  Ir.Benni Wendry,MM, Kapolres Arosuka, AKBP Reh Ngenana SH, M.Si, Dandim 0309 Solok, Letkol. Irwan H, Kajari Solok, Aldiyansah, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, M Algazali, Kepala Barenlitbang Kab Solok, H. Dusral, SE, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kab Solok, Drs. Syahrul Efendi, MM, Kakanwil Kementrian Agama Prov Sumbar, diwakili oleh, Kabid Pakis Drs. H. Kardinal N, MM, Unsur FORKOPIMDA Kabupaten Solok, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD dan Kepala Bagian Dilingkup Daerah Kabupaten  Solok, para Camat dan walinagari se-Kabupaten Solok serta seluruh undangan yang hadir. Kita tentu berharap duet Bupati Gusmal dan Yulfadri Nurdin didukung oleh tim OPD yang kuat dan punya inovatif dalam membangun. Semoga! (penulis adalah wartawan Koran Padang tinggal di Solok)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda