SMA 2 Sumatera Barat Gelar Acara Syukuran Untuk Melepas Siswa Kuliah Ke Negeri Cina

0
1528

SOLOK, JN- Sungguh luar biasa prestasi yang diraih siswa-siswi lulusan dari SMA 2 Sumatera Barat atau SMA 2 Sumbar. Betapa tidak, tahun ini SMA 2 Sumbar baru saja menamatkan atau melepas siswa-siswinya untuk yang ke dua kali.

Para siswa lulusan dari SMA 2 Sumbar, rata-rata diterima lebih dari 90 persen diterima di perguruan tinggi terbaik  di seluruh Indonesia dan termasuk di Luar Negeri.

Hari Sabtu siang (18/8), keluarga besar SMA 2 Sumbar, menggelar acara perlepasan siswa-siswi yang akan melanjutkan kuliah ke Negeri tirai bambu yakni Cina. Acara yang bertajuk “Mandarin Camp dan Pelepasan Siswa Kuliah ke Cina” tersebut, digelar di Halaman Sekolah SMA 2 Sumbar, dengan dihadiri oleh seluruh Kepala Sekolah SMA yang ada di Kabupaten Solok, majelis guru, orang tua siswa, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar yang diwakili oleh Kabid PLB Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Irman, S.Pd.MM, Konsultan Pendidikan yang menjadi konsultan siswa ke Cina,  Drs. Irfan Sauni, MM, Kepsek SMA 2 Sumbar Irsyad, M. Pd, para Mahasiswa asal Indonesia lulusan dan yang sedang kuliah University Huqiao di  Cina, Komite Sekolah dan siswa-siswi SMA 2 Sumbar lainnya.

Kabid PLB Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Irman, S.Pd.MM

Menurut  Kepsek SMA 2 Sumbar, Irsyad, M. Pd, jumlah Siswa yang lulus tahun ini dari SMA 2 Sumbar atau angkatan kedua yang dilepas tahun ajaran 2017/2018, berjumlah sebanyak 102 orang yang berasal dari beberapa Provinsi yang ada di Indonesia. Dari jumlah sebanyak itu, 11 orang diantaranya, mendapat undangan gratis untuk melanjutkan kuliah ke Universitas Huqiao, di Cina. “Kesebelas orang lulusan SMA 2 Sumbar ini, nantinya di Cina akan mengambil jurusan Bisnis Internasional, E. Commerce dan Akuntansi bisnis,” jelas Irsyad. Acara perlepasan siswa untuk kuliah di Cina, juga diisi dengan acara pertunjukan kesenian bernuansa Minang dan Cina dan juga acara makan bersama sebagai bentuk syukur sekolah, siswa dan orang tua melepas anak-anak mereka untuk menuntut ilmu sampai ke negeri Cina. “Dulu orang tua memang banyak yang cemas kalau anak-anak mereka kuliah ke luar negeri, apalagi ke Cina yang mayoritas komunis. Namun di tempat kuliah itu siswa asal Indonesia juga disediakan asrama dan ada masjid atau mushallanya juga. Jadi jangan cemas, anak-anak dari pulau Jawa saja sudah hampir 20 tahun bekerjasama dengan Universitas yang ada di Cina dan sampai lulus mereka tetap pakai jilbab,” jelas Irsyad, yang didampingi oleh Koordinator TU atau Kepala Tata Usaha SMA 2 Sumbar, Ispitri Rajo Alam, kepada media ini, Sabtu (18/8.

Mahasiswa asal Indonesia lulusan dan yang sedang kuliah University Huqiao di Cina berfhoto bersama Koordinator TU SMA 2 Sumbar

Irsyad juga menjelaskan, meski masih terbilang berusia yang sangat muda bahkan masih terbilang Balita, namun sekolah SMA 2 Sumbar sudah menorehkan berbagai prestasi, baik tingkat Sumbar dan juga tingkat nasional. “Tahun lalu lebih dari 90 persen lulusan SMA 2 Sumbar di terima di perguruan tinggi terbaik  di seluruh Indonesia dan tahun inipun demikian juga, termasuk diantaranya 11 orang yang kita lepas ke Cina yang akan berangkat awal September mendatang,” tambah Irsyad.  Ditambahkannya, tahun lalu saja, juga sudah ada siswa lulusan SMA 2 Sumbar yang diundang untuk melanjutkan kuliah di Luar Negeri seperti ke Cina dan Malaysia.

Bahkan dengan diterimanya lulusan SMAN 2 Sumbar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri, adalah sebuah prestasi yang membanggakan bagi para guru dan kepala sekolah. Diantara mereka kebanyakan lulus melalui  jalur Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN).

 

Acara perpisahan atau perlepasan siswa siswi lulusan SMA 2 Sumbar ke Cina, terlihat sangat meriah karena para siswa menampilkan beragam bakat dan minatnya di hadapan para undangan dan Kadis Pendidikan Sumbar. Sebagai sekolah yang memiliki siswa multitalenta, tanpilan para siswa mampu memukau hadirin yang memadati ruangan, apalagi guru dan siswa menggunakan pakaian yang beragam, sehingga warna-warni pakaian siswa kian menghidupkan suasana perpisahan ini. “Kami berharap, setelah lulus nanti mereka bisa berguna bagi Indonesi,” jelas Iryad.

Sementara Kepala Tata Usaha SMA 2 Sumbar, Ispitri menyampaikan bahwa acara perpisahan ini sengaja dihiasi dengan pakaian aneka warha guna membuat suasana terasa hidup, nyaman dan berkesan bagi siswa. “Kita berharap agar lulusan SMA 2 Sumbar bisa menjadi generasi andalan bagi nusa dan bangsa kedepannya,” terang  Ispitri. Dia juga menjelaskan bahwa acara ini juga selain siswa-siswi dari SMA 2 Sumbar yang dilepas, juga ada sebanyak 6 orang siswa dari SMA 1 Gunung Talang yang ilepas secara simbolis dan juga akan melanjutkan study ke Cina.

Konsultan Pendidikan Sumbar yang akan memfasilitasi siswa siswi asal Ranah Minang untuk kuliah di Cina, Drs. Irfan Sauni, MM, dalam sepatah katanya menyampaikan ucapan selamat dan terimakasih kepada siswa-siswi dari SMA 2 Sumbar yang sudah terpilih mewakili Sumbar untuk kuliah di Cina. “Dulu memang orang tua sangat cemas kalau anaknya kuliah ke Cina karena takut aqidahnya akan berubah. Namun ketahulah, mereka disana sangat menghormati orang kita. Jadi hilangkanlah rasa cemas itu, dan kepada anak-anak kami yang terpilih, kalau nanti sudah tamat kuliah di Cina, janganlah melamar jadi PNS, namun mari ciptakan lapangan kerja bukan menjadi penganguran,” jelas Irfan Sauni.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumbar yang diwakili oleh Kabid PLB Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Irman, S.Pd.MM, dalam arahannya, juga menyampaikan ucapan selamat kepada siswa-siswi dan Kepala Sekolah dan segenap pelaku pendidikan di SMA 2 Sumbar yang telah berhasil menjadikan generasi penerus untuk bisa bersaing di level internasional seperti dengan mengirim siswanya ke luar negeri. “Ini adalah prestasi yang membanggakan, semoga tahun-tahun berikutnya makain banyak putra-putri Ranah Minang yang melanjutkan pendidikan ke negeri orang,” terang Irman.

Berikut adalah nama-nama lulusan SMA 2 Sumbar yang akan melanjutkan kuliah ke University Huqiao di  Cina, Maulana Wahyu Nandra Ibrahim, asal Simpang Rumbio Kota Solok, Halim Khailullah Fadli, asal Sukarami Kabupaten Solok, Wiche Pricilla, asal Batu Sangkar, Nur ‘Aini, asal Batu Sangkar, Ilham Karta Nugraha, asal Kota Solok, Harizal Hamid, asal Alahan Panjang Kabupaten Solok, Ghina Harmy Artha Maevia, asal Alahan Panjang, Rhanty Ummayrha, asal Kota Solok, Haffan, asal Sijunjung, Varetsa Illahi Helia, asal Solok Selatan dan Mico Putindi A yang bersal dari Kota Solok (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here