Septrismen dan Kapolresta Solok Ajak Masyarakat Selalu Jaga Kamtibmas

0
59

SOLOK, JN- Wakil KetuA DPRD Kabupaten Solok, Septrismen St Putiah,  meminta masyarakat untuk tetap menjaga suasana sejuk dan kondusif, terutama menjelang  Pemilu Pileg dan Pemilu Pemilihan Presiden tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Mari kita semua, sama-sama menjaga Kamtibamas di lingkungan kita masing-masing, agar Pemilu tanggal 17 April 2019 bisa berjalan aman dan damai,” jelas  Septrismen St Putieh, saat berdialog dengan masyarakat Koto Sani, Sabtu (9/2). Disebutkan Septrismen, meski  berbeda pilihan atau dukungan, namun jangan sampai membuat hubungan kekerabatan menjadi renggang dan hubungan silaturahmi terputus, apalagi selama ini masyarakat Koto Sani sudah dikenal dengan sistim saling suka menolong dan bergoro.

Acara yang juga dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Antara Masyarakat Koto Sani dengan Pengurus Pondok Pesantren Rabbani, yang juga dalam Rangka menjaga Kamtibmas di lingkungan Masing-masing demi menjaga Persaudaraan, persatuan dan kesatuan. MoU damai itu juga ditanda tangani oleh Kapolresta Solok, AKBP Donny Setiawan,SIK.MH,  Kapolsek Singkarak, Iptu Ahmad Ramadhan, Danramil Kecamatan X Koto Singkarak, Dandim 0309, Walinagari Koto Sani, Ketua BPM serta Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Bundo Kanduang nagari setempat. Penandatanganan acara pemilu damai tersebut, dilakukan di halaman Mushalla Nurul Fallah, Koto Sani.

Sementara Kapolresta Solok, AKBP Dony Setiawan, dalam seruannya mengajak semua masyarakat Koto Sani untuk tetap menjaga Kamtibmas dalm memberi dukungan. Disebutkannya, dalam memberi  dukungan, berbeda itu adalah hal biasa, namun persaudaraan tetap nomor satu.

“Berbeda pilihan atau dukungan,  hal biasa dalam politik. Namun  jangan sampai hubungan kekerabatan menjadi renggang hanya karena beda pilihan tersebut,” kata jelas AKBP Dony Setiawan.

Disebutkan AKBP Dony Setiawan, pengalaman Pemilu sebelum ini harus dijadikan sebagai pembelajaran dan bahan koreksi diri sejauh mana kedewasaan dalam berpolitik. Dalam sebuah pemilihan sudah bisa terjadi pro dan kontra, mendukung atau tidak mendukung, tetapi janganlah ini sampai menimbulkan gesekan diantara sesama, apalagi saudara.

“Untuk mewujudkan berbagai harapan itu termasuk pemilu damai, tidak akan bisa dilakukan oleh pemimpin saja, namun semua pihak harus mendukung , termasuk pesaing dan tokoh masyarakat dan juga semua unsur yang ada di masyarakat,” terang AKBP Dony Setiawan. Usai menandatangani perjanjian damai atau pilkada damai, acara dilanjutkan dengan makan bersama secara baropok dan digelar diatas daun pisang. Tampak semua unsur yang hadir sangat menikmati acara tersebut dan semua sepakat agar pilkada damai digelar di Solok  (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda