Satu Ekor Harimau Lagi Kembali Tertangkap di Simpang Tanjung Nan Ampek

0
551

SOLOK, JNSetelah satu ekor harimau yang membuat resah masyarakat dan petani  di Jorong Rawang Gadang Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok tertangkap pada Minggu pagi, maka pada hari Senin tanggal (7/12), satu ekor lagi harimau Sumatera kembali tertangkap di Lurah Inggu, Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok.

Harimau Sumatera tersebut masuk ke dalam kotak perangkap yang dipasang oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.

“Alhamdulillah, hari ini Senin ini sekira pukul 08.00 Wib, satu ekor harimau lagi tertangkap dan masuk perangkap yang kita pasang,” terang Afrilius, Kepala Resor Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Konservasi Wilayah (RKW) Solok, Senin (7/12).
Dengan demikian kedua harimau yang membuat resah warga Simpang Tanjung Nan Ampek tersebut sudah berhasil diamankan dan selanjutnya akan dibawa ke Dhamasraya untuk di observasi.

Dijelaskan Afrilius, harimau tersebut dikabarkan warga masuk ke perangkap yang dipasang tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam yang dipasang oleh warga bersama pihak BKSDA pada Minggu sore dengan memasang umpan satu ekor ayam.
Menurut Afrilius, harimau yang tertangkap hari Senin pagi  sekira pukul 08.00 Wib itu, berjenis kelamin jantan dan berbadan besar. Sementara yang tertangkap hari Minggu berjenis kelamin betina dan berperawakan agak kecil dan muda.

Disebutkan Afrilus, diduga harimau tersebut berkeliaran, karena habitat mereka banyak yang sudah dirusak oleh tangan-tangan manusia untuk lahan perkebunan.
Harimau tersebut sudah hampir satu Minggu masuk ke pemukiman warga, sehingga sangat meresahkan.
“Harimau sering masuk ke kampung masyarakat, karena makanan mereka berupa babi hutan sering diburu warga,” tambah Afrilius.Kalau tidak terpaksa, harimau jarang sekali berinteragsi dengan manusua. 
Harimau yang disinyalir sudah berkeliaran  lebih dari satu Minggu.

Menurut keterangan dari pihak BKSDA Sumbar yang disampaikan oleh perwakikan Resort Solok seksi konservasi wilayah III, Afrilius Solok, bersama rekannya, Rully Permana dan Rommy Juanda, tertangkapnya satu dari dua Harimau tersebut setelah pemasangan perangkap di Jorong Rawang Gadang dan Jorong Ingu. 
Menurut Afrilius, kedua harimau tersebut hari ini akan dibawa ke Dhamasraya.


Sebelumnya dikabarkan dua ekor Harimau masuk kampung di Jorong Rawang Gadang dan Jorong Lurah Inggu Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok.


Dengan tertangkapnya kedua ekor harimau yang di Jorong Rawang Gadang dan Jorong Lurah Inggu Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, maka sudah membuat masyarakat merasa tenang dan lega.
“Alhamdulillah juga, kita sudah bisa beraktivitas lagi dengan tenang dan tidak takut lagi terhadap gangguan harimau,” sebut Riko Ceper, seorang warga di Simpang Tanjung Nan Ampek.

Sebelumnya kemunculan dua ekor harimau  ini sempat membuat warga dihantui kecemasan. Sesuai informasi yang diperoleh dari Kepala jorong Rawang Gadang, Syamsuir dan sahabatnya Zainal, masyarakat dan pihaknya  melihat satu ekor Harimau di pinggir jalan Baru Danau Kembar menuju arah Pesisir Selatan  pada hari selasa tgl 02 desember 2020 sekira pukul 10.15 Wib dan melaporkan kajadian tersebut ke Kantor Kapolsek Danau Kembar dan Walinagari.
“Harimau tersebut tampak duduk santai sambil memandang ke arah jalan. Mungkin dia kelaparan,” papar Zainal.


Malam harinya bertempat di Jorong Lurah Inggu, Warga setempat Syukur dan Bapak Tap, juga melihat satu ekor harimau pada hari senin 01 Desember 2020 sekira pukul 23.00 wib dan harimau tsb memakan satu ekor itik dan satu ekor anjing peliharaan warga.
Kemudian pada Selasa siang, pihak Kapolsek dan Camat Danau Kembar bersama masyarakat, mendatangi lokasi dan menemukan jejak harimau.
Selanjutnya polisi dan masyarakat menghubungi pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Konservasi Wilayah (RKW) Solok.


“Kita meminta masyakat yang berdomisili di sekitar lokasi Jorong Rawang Gadang dan Jorong Lurah Inggu Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek dan Nagari perbatasan Air Batumbuk agar tetap waspada,” harap Kapolsek Danau Kembar, Iptu Sainol Saprianto, SH,  dan Camat Danau Kembar, Eka Saputra, S. Pd, Rabu (3/12).
Pihak aparat nagari dan Kecamatan  mendatangi lokasi bersama Bhabinkamtibmas Simpang Tanjuang Nan IV, Brigadir  Dwi Hendra dan Kanit Provos Bripka Hari Naldi. K di bantu oleh masyarakat sekitar.

Salah seorang anggota BKSDA Sumbar Resort Solok, Gusman Effendi, saat dihubungi media ini mengaku sedang berada di Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, karena disana juga ada harimau masuk kampung.


“Kita baru sampai di Solok Selatan. Mungkin yang ke Danau Kembar langsung dipimpin oleh Kepala Resort BKSDA Solok, Bapak Afrilus,” sebut Gusman Effendi (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here