Peringatan HGN: 4000 Peserta Ikuti Seminar HGN di Kabupaten Solok

0
44

 SOLOK, JN- Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-73 di Kabupaten Solok, diperingati dengan menggelar seminar tentang pendidikan tingkat Sumatera Barat, bertempat di Ruang Solok Nan Indah, Kantor Bupati Solok, Sabtu (24/11)

 

Acara tersebut dibuka oleh Bupati Solok, H. Gusmal, dengan dihadiri oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Eka Putra Wirman, Lc. MA, Ketua PGRI Propinsi Sumbar, Zainal Akil,

Para Ketua PGRI Kab/Kota se Propinsi Sumbar dan undangan lainnya.

 

Setidaknya,  lebih kurang 400 orang yang terdiri dari pengurus PGRI se Prop. Sumbar, para Kepala SMP/SMA sederajat se Kabupaten Solok dan juga para penulis buku. Kegiatan tersebut, menurut panitia pelaksana, bertujuan untuk mengembangkan wawasan guru mengenai perlunya pendidikan karanter bagi generasi muda

 

Ketua PGRI Kabupaten Solok, Dr. H. Asrinur, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Seminar dengan tema, “Peningkatan Kompetnsi Guru dan Tenaga Kependidikan Untuk Penguatan Karakter” ini bertujuan untuk perubahan menuju Indonesia cerdas dan berkarakter

-“Mari secara bersama kita wujudkan Kabupaten Solok yang berkarakter melalui generasi-generasi yang terdidik dan kita akan selalu berusaha menyelesaikan bernagai bentuk persoalan terutama dibidang pendidikan,” jelas Asrinur. Pihaknya berharap agar mari tingkatkan terus  kualitas kita sebagai tenaga pendidik dan kependidikan serta lakukan berbagai inovasi yang kreativ dalam mendidik.

Kepala PGRI Sumbar, Zainal Akil dalam sambutannya juga mengajak agar tenaga pendidik terus menambah wawasan sesuai perkembangan zaman agar tidak tertinggal oleh para anak didik. “Mari kita belajar ilmu pengetahuan dan perbanyak membaca agar tidak ketinggalan oleh siswa,” jelas Zainal Akil.

Sementara Bupati Solok, H. Gusmal dalam sambutannya meminta agar guru perlu memahami setiap nilai yang terkadung dalam pancasila dan UUD 1945 yang merupakan dasar negara. “Kita harus peka terhadap situasi daerah kita saat ini, terlebih pada pendidikan, sebab sudah banyak anak-anak sekarang yang kurang memiliki minat baca.. Kita juga mesti peka dengan berbagai bentuk perkembangan teknologi, sehingga tidak ada generasi muda kita yang terjerumus pada dampak negatif teknologi yang ada,” jelas Gusmal.

 

Disebutkan Gusmal, revolusi karakter bangsa dapat dilakukan dengan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan. “Untuk meningkatkan karakter peserta didik, pemerintah Kabupaten Solok telah melakukan beberapa upaya seperti pembentukan Sekolah Umum Berbasis Pesantren (SUBP), magrib mengaji dan subuh berjamaah, agar dinegeri ini tumbuh generasi bermartabat,” jelas Gusmal.

Bupati juga meminta agar peserta mengikuti seminar ini dengan baik karena banyak materi yang nanti akan bermanfaat yang diberikan narasumber (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda