Pemko Medan Sambut Mesra Wartawan dan Humas Asal Kabupaten Solok

0
63

MEDAN, JN-Sebanyak 30 orang wartawan yang meliput di Kabupaten Solok bersama dan Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Solok, melakukan studi komperatif ke Pemko Medan, Sumatera Utara, Jum’at (29/3).

Rombongan dari Kabupaten Solok, diterima di ruang Rapat A, Kantor Walikota Medan, oleh Wali Kota Medan, Teuku Dzulmi Eldin yang diwakili Kabag Humas Pemko Medan, Rasyid Ridho Nasution. Selain itu, Kabag Humas Pemko Medan juga didampingi oleh Kasi Komunikasi Massa, Dinas Kominfo kota kMedan, Hendra Syahputra Lubis, dua orang Kasubag Humas serta beberapa orang dari SOPD terkait. Sementara rombongan wartawan Solok dipimpin oleh Kabag Humas, Elafki dan Ketua PWI kabupaten Solok, Riswan Jaya.

Meski belum pulih dari rasa letih dan penat karena menempuh perjalanan darat, namun sambutan mesra yang dilakulan Pemko Medan, membuat rasa pegal dari rombongan wartawan Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo itu jadi hilang.

Usai menyampaikan maksud dan tujuannya, Kabag Humas Pemkab Solok bersama Ketua PWI, juga memperkenalkan rombongan wartawan yang diajak ke Medan.

Sementara Kabag Humas Pemko Medan, selain menyebutkan profil Kota Medan yang merupakan kota Metropolitan terbesar Ketiga di Indonesia dan kota terbesar utama di Pulau Sumatera, juga berharap kunjungan wartawan dan Humas Pemkab Solok ini bermanfaat untuk kedua daerah.

Selain itu, kunjungan juga diisi dengan sesi tanya jawab masalah bagaimana Pemko Medan menjalin kerja sama dengan media tanpa, baik tentang berita membangun atau kritikan.
“Bapak walikota tidak alergi dikritik. Beliau berharap media melakukan fungsinya sesuai peran masing-masing untuk kemajuan daerah, ” terang Rasyid Ridho Nasution. Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan media online, cetak dan elektronik.

“Tidak bisa kita pungkiri, kritikan dari media juga sangat berpengaruh yang cukup baik dalam pembangunan dan kemajuan kota Medan,” terang Rasyid Ridho.

Sebagai kota Metropolitan, Pemerintah kota Medan dan masyarakatnya, xsangat membutuhkan penyebaran informasi dan publikasi ke masyarakat agar mereka tahu sejauh mana pembangunan dan yang telah dicapai oleh pemerintah daerahnya.

“Insan wartawan sangat besat pengaruhnya bagi kemajuan suatu daerah dan bisa juga mempengaruhi suatu kebijakan yang diambil pimpinan daerah,” jelas Rasyid Ridho.

Disebutkannya, Kota Medan terdiri dari 21 Kecamatan dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 jiwa jiwa yang terdiri berbagai suku, ras dan agama. Sehingga warga kota cukup damai dan berdampingan karena beragam.
Sementara di Medan ada sekitar
126 media dengan rincian dengan 25 media harian, 35 mingguan dan 66 online.

Humas Pemko Medan dan wartawan juga sering melakukan aksi bakti sosial, kunjungan wartawan ke luar daerah dan lainnya.

Kabag Humas Kabupaten Solok, Elafki, pada kesempatan itu menyebutkan bahwa kunjungan tersebut adalah untuk bersilaturrahmi dan juga untuk bertukar informasi dari segi pemberitaan dan pembangunan dan bagaimana Pemko Medan menjalin kerjasama dengan media.

“Kami tentu berharap agar ilmu bermanfaat yang ada disini bisa diterapkan di Pemkab Solok,” terang Elafki.
Pihaknya merasa bangga karena bisa belajar bagaimana Pemko Medan bisa menerima dengan baik kritikan dan saran dari wartawan dan menyikapi dengan baik jika ada pemberitaan yang buruk ataupun negatif.
“Pokoknya kami salut dengan Pemko Medan yang bisa menerima kritikan dengan baik, ” terang Ekafki.

Kunjungan ke Medan tersebut, tentu jelas membuat kenangan indah yang tidak mungkin dilupakan wartawan dan Humas Solok.

Petjalanan darat dari Solok menuju Medan dengan melintasi darat serta kondisi jalan yang buruk dan ditempuh dengan bus hampir 32 jam
dan sama dengan perjalan darat menuju Jakarta cukup melelahkan. Bahkan tidak jarang juga sumpah sarapah terlontar dari bibir-bibir wartawan dengan perjalanan darat tersebut (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda