Masyarakat Kayu Aro dan Bhabinkamtibmas Dukung Pembentukan Pos Siskamling

0
108

SOLOK, JN- Masyarakat Dusun 4 Jorong Kayu Aro,  Nagari Batang Barus,  Kecamatan Gunung Talang,  Kabupaten Solok,  sepakat untuk mendirikan Pos Siskamling untuk mencegah gangguan Kamtibmas di Jorong Kayu Aro pada khususnya dan Nagari Batang Barus pada umumnya.

Kesepakatan itu didapat saat Giat Bhabinkamtibmas Nagari Batang Barus, Brigadir Eko Handoko, bersama pemuda dan masyarakat Dusun 3 dan Dusun 4, saat mengelar pertemuan dengan masyarakat, Nagari Batang Barus bertempat di Mushalla Baiturrahman,  Dusun 4, pada Jum’at malam (23/11).

“Ronda adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya orang berbuat atau mencegah orang yang ingin berbuat tindakan kriminal. Jadi,  dengan adanya ronda,  kampung kita akan aman, ” jelas Bripka Eko Handoko,  dihadapan masyarakat Kayu Aro dan Walijorong Kayu Aro,  Amral beserta Wakil Ketua Pemuda Jorong Kayu Aro, Riko.

Disebutkan Bripka Eko, jika petugas ronda mendapatkan atau menemukan ada tindakan orang yang mencurigakan,  diminta kepada masyarakat atau petugas ronda untuk menghubungi pihak kepolisian atau Bhabinkamtibmas Nagari.

Sementara Kepala Jorong Kayu Aro,  Amral, atas nama masyarakat menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak kepolisian dari Polsek Gunung Talang dan Polres Solok yang sudah memberi sosialisasi tentang masalah Kamtibmas dan prosedur siskamling di lingkungan jorong Kayu Aro.

“Semoga arahan dari Bapak-Bapak dari Kepolisian ini  bisa menjadi bahan masukan bagi masyarakat kami agar tidak salah melangkah dalam bertindak,” jelas Amral. Namun menurut Amral, saat ini masyarakat di dusun 4 masih terkendala dengan masalah lahan pendirian pos ronda yang permanen dan hingga saat ini pos ronda masih menumpang di rumah salah seorang warga karena belum memiliki lahan yang permanen. Walijorong Admiral juga menyerahkan kepada masyarakat dimana lokasi pos ronda akan dibangun, dan pihaknya juga akan membicarakan hal itu dengan pemerintah nagari agar bisa dibantu penganggarannya pada anggaran nagari tahun 2019. “Saya belum bisa menjelaskan berapa dana pembuatan pos ronda yang bisa dibantu nagari, sebab APB nagari juga belum disahkan,” tambah Amral.

Sementara Wakil Ketua pemuda Jorong Kayu Aro, Riko, juga setuju kalau dana pembuatan untuk pos ronda juga bisa dibantu dana APB nagari dan kalau ada kekurangannya nanti akan dibahas bersama masyarakat, apakah akan ada iyuran atau meminta bantuan ke CSR perusahaan atau ke partai.

“Kalau bisa, kami bermaksud akan mendirikan pos ronda yang permanen dan berada di tempat yang strategis, namun hal itu akan kita bahas nanti bersama masyarajat. Saat ini yang penting bagaimana kami aktif dulu menggelar ronda,  sebab daerah ini sudah mulai rawan aksi kriminal berupa curnak dan curas,  ” ucap Rico.

Namun pada intinya rapat telah menyetujui dan menghasilkan kata sepakat dimana mulai akhir November 2018 ini, ronda malam akan mulai aktif dan untuk sementara sebelum ada pos ronda permanen,  maka ronda akan dipusatkan di Mushalla Baiturrahman,  Dusun 4, Jorong Kayu Aro (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda